Kopi Kekinian Tinggi Gula, Ini Caranya Agar Jadi Lebih Sehat

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 05 Oktober 2020 | 11:17 WIB
Kopi Kekinian Tinggi Gula, Ini Caranya Agar Jadi Lebih Sehat
Sajian es kopi susu. (Shutterstock)

Suara.com - Kopi kekinian semakin digemari. Berbagai macam olahannya semakin populer, mulai dari sekadar kopi susu, kopi susu gula aren, kopi boba, dan masih banyak lagi. Meski kopi merupakan jenis minuman yang memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan, bahan-bahan yang ditambahkan pada kopi kekinian bisa berdampak buruk pada kesehatan.

"Kopi memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, antara lain bisa mengurangi gangguan fungsi otak, risiko diabetes tipe 2, menurunkan risiko kanker, melindungi hati, sampai mencegah depresi,” kata ahli gizi dari Mayapada Hospital Kuningan, Ika Setyani, seperti dikutip dari Antara.

Nah, menimbang berbagai bahan campuran di dalam kopi kekinian, masih amankah jika kita mengonsumsinya? “Kopi sebenarnya sehat, tapi terkadang bahan campuran di dalamnya yang kerap membuat kopi jadi berkurang khasiatnya, dan mungkin berbahaya,” kata Ika.

Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk membuat konsumsi kopi kekinian jadi lebih sehat? Simak tipsnya berikut ini.

1. Pilih less sugar
Salah satu masalah yang kerap muncul ketika minum kopi kekinian adalah penambahan gula atau sirup yang cenderung berlebihan. Solusinya, pilihlah minuman kopu tanpa gula, atau kurangi pilih opsi less sugar.

2. Minum kopi sehabis makan
Meski pahit, kopi mengandung asam. Dan meski tingkat keasamannya biasanya berkisar pada pH 5 dan aman dikonsumsi, namun minum kopi ketika perut kosong tidak dianjurkan. “Minum kopi harus setelah makan. Minum kopi sebelum makan bisa meningkatkan kadar asam lambung yang bersifat korosif. Saat belum makan asam lambung akan meningkat, asamnya makin naik kalau ditambah kopi,” jelas Ika.

3. Sekali sehari
“Kopi itu mengandung kafein tinggi dan sifatnya diuretik (mengeluarkan cairan tubuh) yang ditandai dengan sering buang air kecil,” kata Ika.

Selain itu, minum kopi terus-menerus, apalagi tidak diimbangi dengan minum air putih yang banyak, akan menyebabkan dehidrasi. Jadi, jika ingin minum kopi kekinian, batasi maksimal satu kali sehari. “Ingat juga bahwa kafein itu bukan cuma ada di kopi, tapi juga ada di teh, cokelat, minuman energi, sampai minuman soda. Itu juga harus dihitung sebagai caffein intakes per hari,” katanya lagi.

4. Pilih susu non-fat
Susu full cream, krimer, atau kental manis memang akan membuat rasa kopi jadi lebih creamy. Tapi ingatlah kalau itu semua mengandung lemak yang tinggi. “Krimer itu isinya lemak. Jadi ketika banyak pakai krimer di kopi, lemaknya semakin banyak juga yang masuk ke tubuh,” kata Ika.

Dalam 1 sendok teh kopi, krimer bubuk mengandung 11 kalori dengan kandungan lemak 0,71 gram. Sementara kebutuhan lemak lima sendok makan (67 gram) per hari. “Ini total per hari ya, sedangkan biasanya orang pakai krimer rata-rata lebih dari satu sendok teh, dan makanan mereka sudah tinggi lemak, jadi hati-hati lah.”

Agar lebih sehat, ganti krimer dengan susu non-fat, susu low-fat, susu kedelai, atau susu almond.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diterpa Pandemi, Begini Siasat Pengusaha Kedai Kopi di Palembang Bertahan

Diterpa Pandemi, Begini Siasat Pengusaha Kedai Kopi di Palembang Bertahan

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2020 | 18:16 WIB

Hobi Minum Kopi sebelum Sarapan? Awas Diabetes Mengancam!

Hobi Minum Kopi sebelum Sarapan? Awas Diabetes Mengancam!

Health | Senin, 05 Oktober 2020 | 07:35 WIB

Bisnis Kopi Terdampak Pandemi, Yuk Ikutan Program Bibit Untuk Indonesia

Bisnis Kopi Terdampak Pandemi, Yuk Ikutan Program Bibit Untuk Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 21:02 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB