Tak Cukup Hanya Skill, Anak Indonesia Butuh Ini Buat Bersaing di Abad 21

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 06 Oktober 2020 | 18:15 WIB
Tak Cukup Hanya Skill, Anak Indonesia Butuh Ini Buat Bersaing di Abad 21
Ilustrasi anak Indonesia (Shutterstock)

Suara.com - Literasi jadi keterampilan yang dibutuhkan anak Indonesia agar bisa bertahan di abad 21 ini. Hal ini dikatakan oleh Direktur Pendidikan Masayarakat dan Pendidikan Khusus Kemendikbud, Dr. Samto, menyusul fakta bahwa minat membaca Indonesia berada di peringkat kedua terbawah dunia, tepatnya di rangking 60 dari 61 negara.
Bahkan, Indeks Literasi Nasional menyebutkan rata-rata indeks aktivitas literasi membaca nasional saat ini masih berada di angka 37,32 persen, dan ini tergolong dalam aktivitas literasi rendah.

Literasi rendah ini kemudian diduga menjadi akar dari mudahnya masyarakat Indonesia termakan hoaks atau berita palsu yang marak beredar.

"Keterampilan yang sangat dibutuhkan salah satu di antaranya adalah literasi, bahwa literasi ini menjadi dasar pondasi bagi semua anak Indonesia untuk bisa bertahan di abad 21," ujar Dr. Samto dalam acara Kompas Talks dan Prudential, Selasa (6/10/2020).

Literasi sendiri, menurut Dr. Samto, bukan sekadar mampu mengeja dan membaca huruf, tapi bagaimana anak Indonesia mampu memahami konteks secara utuh dalam materi yang dibahas.

"Dia harus memahami konteks dari apa yang dibacanya, jadi membaca bukan sekedar membaca teks, tapi membaca konteks. Ini harus dimulai sejak awal," papar Dr. Samto.

Bersyukur, sejak tahun 1965-an, di mana 95 persen penduduk Indonesia masih buta huruf, kini di tahun 2020 hanya tersisa 1,78 persen yang masih buta huruf, atau tepatnya 3 juta penduduk Indonesia yang belum bisa membaca.

"Tetapi kita tidak cukup hanya sekadar bisa membaca, tapi harus mampu menerapkan, memanfaatkan kecakapan baca itu peningkatan kualitas hidup," terang dia.

Namun untuk bersaing, literasi saja tidak cukup. Diperlukan juga kompetensi dasar, yakni kritis, komunikatif, kolaborasi dan kreativitas.

"Jadi agar bisa menang, harus memiliki karakter, minimal ada 2 karakter dasar yang harus dimiliki anak-anak Indonesia, yaitu karakter kinerja dan karakter moral," lanjut Dr. Samto.

Adapun karakter kinerja, menyangkut tentang ketekunan, keingintahuan, dan disiplin. Kemudian yang kedua adalah karakter moral terkait dengan integritas sesama manusia dan integritas kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru dan Ortu, Yuk Cari Tahu Tips Mendongeng dari Pendongeng Profesional!

Guru dan Ortu, Yuk Cari Tahu Tips Mendongeng dari Pendongeng Profesional!

Riau | Senin, 05 Oktober 2020 | 17:04 WIB

Pegiat Literasi: Sejak Sekolah Anak Indonesia Tidak Diwajibkan Baca Buku

Pegiat Literasi: Sejak Sekolah Anak Indonesia Tidak Diwajibkan Baca Buku

Health | Minggu, 04 Oktober 2020 | 20:05 WIB

Hari Literasi Internasional: Yuk Budayakan Membaca!

Hari Literasi Internasional: Yuk Budayakan Membaca!

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2020 | 19:30 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB