Ketua Satgas Covid-19: Pilkada Bukan Klaster Covid-19

Vania Rossa | Luthfi Khairul Fikri | Suara.com

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 16:13 WIB
Ketua Satgas Covid-19: Pilkada Bukan Klaster Covid-19
Ketua Gugus Tugas Satgas Covid-19, Doni Monardo. (FB BNPB)

Suara.com - Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengatakan banyaknya orang yang positif terpapar Covid ini terjadi karena tingkat kesadaran masyarakat dalam melakukan protokol kesehatan masih rendah. Salah satu contohnya adalah kerumunan massa demontran yang terjadi beberapa hari lalu di beberapa kota besar. Menurutnya, ini bisa jadi klaster Covid-19 baru.

Namun, ia menampik kalau pilkada disebut sebagai klaster Covid-19. Doni menceritakan bahwa dirinya melihat fenomena unik menjelang pilkada. Daerah yang akan melangsungkan pilkada justru menunjukkan penurunan jumlah kasus, sementara di daerah yang tidak ada pilkada, kasus positif justru meningkat.

“Tetapi ini tentunya bukan suatu kesimpulan. Justru jadi sangat mungkin dipengaruhi faktor disiplin. Ada tidak ada Pilkada, asalkan disiplin, maka kasus Covid-19 pasti bisa dicegah atau dikurangi," kata Doni dalam keterangannya melalui virtual dari kantor Graha BNPB Jakarta, Jumat (9/10/2020).

Dia mencontohkan 3 provinsi yang melangsungkan pilkada, dan terlihat menurun tidak lagi berada di zona merah. Ketiga provinsi itu adalah Jawa Timur dengan 38 kabupaten/kota yang mana 19 daerah akan melaksanakan pilkada. Kedua, provinsi Sulawesi Selatan ada 24 kabupaten/kota yang mana 12 daerah di antaranya melaksanakan pilkada. Dan ketiga, Sulawesi Utara terdapat 15 kabupaten/kota yang mana sekitar 7-8 daerah diantaranya akan melaksanakan pilkada.

Di Sulawesi Utara yang akan melaksanakan pemilihan bupati, wali kota, dan gubernur sehingga akan melibatkan seluruh kabupaten/kota, tercatat malah terjadi penurunan dari zona merah menjadi zona oranye, dan ada yang turun lagi menjadi zona kuning.

Dengan demikian, ia menilai fenomena ini menunjukkan daerah yang ada pilkada tidak serta-merta berpengaruh dalam mengalami kenaikan kasus Covid-19. Justru ada juga daerah yang tidak melangsungkan pilkada, malah mengalami peningkatan kasus, seperti misalnya di Aceh.

“Kami tidak serta-merta membuat kesimpulan Pilkada menjadi penyebab. Namun kalau seandainya ada kesungguhan dari seluruh komponen untuk patuh protokol kesehatan, kami yakin bahwa kasus bisa dikendalikan," paparnya.

Doni meminta semua komponen turut bersama melawan virus ini. “Semua perlu disiplin, karena obat belum ada, dan vaksin juga masih dalam proses. Sekali lagi jangan anggap enteng Covid-19. Disiplin itu kunci agar bisa selamat. Covid ini menyerang kita, kita lalai bisa saja terkena virus,” kata Doni.

Ia mengimbau agar semua elemen, mulai dari tokoh agama, pemerintah daerah, media, hingga masyarakat harus sama-sama berkolaborasi dalam menekan penularan virus corona. Doni juga meminta agar pimpinan di tingkat pusat dan daerah tak lagi membiarkan adanya kerumunan seperti yang terjadi beberapa hari lalu.

“Saya selaku Ketua Gugus Tugas, mengajak tokoh agama, media, seluruh pimpinan di berbagai lapisan baik di pusat dan daerah untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan,” jelasnya. Doni juga menegaskan bagi siapa saja, seperti dokter, tokoh agama, musisi, media, kepala daerah, maupun masyarakat yang peduli untuk saling mengingatkan terhadap bahayanya Covid-19 ini, maka mereka sudah dikategorikan sebagai pahlawan kemanusiaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Protokol Kesehatan Pilkada 2020, KPU Siapkan Bilik Khusus

Protokol Kesehatan Pilkada 2020, KPU Siapkan Bilik Khusus

Jawa Tengah | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 16:05 WIB

Pelanggaran Kampanye Jabar: Pertemuan Terbatas Abaikan Protokol Kesehatan

Pelanggaran Kampanye Jabar: Pertemuan Terbatas Abaikan Protokol Kesehatan

Jabar | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 15:39 WIB

Satgas Covid-19: Demonstrasi Berisiko Timbulkan Klaster Baru Penularan

Satgas Covid-19: Demonstrasi Berisiko Timbulkan Klaster Baru Penularan

Health | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 22:00 WIB

Terkini

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB