Bantu Kemampuan Belajar, Coba Konsumsi 5 Makanan Sehat Ini

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 13 Oktober 2020 | 13:36 WIB
Bantu Kemampuan Belajar, Coba Konsumsi 5 Makanan Sehat Ini
Ilustrasi stroberi

Suara.com - Pola konsumsi makanan sehat secara keseluruhan memang penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan otak. Namun beberapa makanan nyatanya lebih bisa meningkatkan konsetntrasi dan daya ingat.

Melansir dari Healthline, ada beberapa makanan yang bisa meningkatkan kesehatan otak dan kinerja mental, antara lain:

1. Beri

Buah beri kaya akan berbagai senyawa yang dapat membantu meningkatkan kinerja akademis dan melindungi kesehatan otak. Buah beri seperti blueberry, stroberi, dan blackberry, sangat kaya akan senyawa flavonoid yang disebut antosianin.

Antosianin dipercaya dapat meningkatkan kinerja mental dengan meningkatkan aliran darah ke otak Anda, melindungi dari peradangan, dan meningkatkan jalur sinyal tertentu yang mendorong produksi sel saraf.

2. Buah Sitrus

Asupan buah sitrus dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk meningkatkan kesehatan otak.

Sama halnya dengan beri, buah sitrus seperti jeruk dan grapefruit kaya akan flavonoid seperti hesperidin, naringin, quercetin, dan rutin. Senyawa tersebut memiliki kemampuan untuk meningkatkan pembelajaran dan ingatan. Senyawa ini juga bisa melindungi sel saraf dari cedera yang menangkal penurunan mental.

Buah citrus. (Shutterstock)
Buah citrus. (Shutterstock)

Studi menunjukkan bahwa asupan buah jeruk dapat membantu meningkatkan kinerja mental dan meningkatkan fungsi otak secara keseluruhan.

3. Cokelat Hitam

Cokelat hitam yang menganudng setidaknya 70 persen kakao memiliki kandungan flavonoid tinggi. Kandungan ini secara signifikan dapat berkontribusi mempengaruhi kesehatan otak.

Penelitian lain menunjukkan bahwa asupan kakao dapat membantu mengurangi kelelahan mental, meningkatkan aliran darah ke otak, dan meningkatkan daya ingat.

4. Kacang

Kacang mengandung nutrisi vitamin E dan zinc yang penting untuk kesehatan otak. Kacang juga mengandung lemak sehat, protein, dan serat. Ditambah lagi, beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengemil kacang dapat membantu meningkatkan aspek fungsi otak tertentu.

Seorang perempuan sedang menikmati kacang kenari. [Shutterstock]
Seorang perempuan sedang menikmati kacang kenari. [Shutterstock]

Sebuah studi pada 64 mahasiswa menemukan bahwa menambahkan kenari ke dalam makanan selama 8 minggu menyebabkan peningkatan kemampuan menafsirkan informasi verbal sebesar 11,2 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Jenis Sayuran yang Wajib Ada di Piring Anda Saat Diet

5 Jenis Sayuran yang Wajib Ada di Piring Anda Saat Diet

Jakarta | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 18:20 WIB

Lagi Diet? 5 Jenis Sayuran Ini Harus Ada Dalam Menu Makanan Anda

Lagi Diet? 5 Jenis Sayuran Ini Harus Ada Dalam Menu Makanan Anda

Health | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 06:05 WIB

Konsumsi Sekarang, 7 Makanan untuk Jaga Kesehatan Mata selama Pandemi

Konsumsi Sekarang, 7 Makanan untuk Jaga Kesehatan Mata selama Pandemi

Health | Rabu, 07 Oktober 2020 | 14:34 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB