Dalam Waktu 20 Menit, Tubuh Perokok akan Mulai 'Memperbaiki Diri'

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 14 Oktober 2020 | 08:45 WIB
Dalam Waktu 20 Menit, Tubuh Perokok akan Mulai 'Memperbaiki Diri'
Ilustrasi merokok. [Shutterstock]

Suara.com - Merokok bisa merusak hampir setiap organ di dalam tubuh, terutama paru-paru. Ketika perokok berhenti, tubuh akan mulai melakukan 'penyembuhan' dalam waktu 20 menit setelah rokok terakhir mereka.

"Tidak masalah berapa lama Anda merokok," kata Rashelle B. Hayes, PhD, seorang profesor psikiatri dan psikolog kesehatan klinis berlisensi di Virginia Commonwealth University.

Berdasarkan Insider, berikut garis waktu tentang apa yang terjadi ketika seseorang berhenti merokok:

20 menit

Sekitar 20 menit setelah rokok terakhir, tekanan darah dan detak jantung turun kembali ke tingkat normal.

Jika terus merokok, pada akhirnya akan menyebabkan tekanan darah tinggi, penyebab serangan jantung, stroke, dan kerusakan parah di seluruh tubuh.

Ilustrasi merokok.[Unsplash/Irina Iriser]
Ilustrasi merokok.[Unsplash/Irina Iriser]

Dua jam

Beberapa jam kemudian, sirkulasi perifer, atau aliran darah ke seluruh tubuh, mulai membaik.

Di sisi lain, mengirup asap rokok dapat menyempitkan pembuluh darah dan membatasi aliran darah ke tangan dan kaki, menyebabkan penurunan suhu tubuh.

baca juga

Kaki dan tangan mungkin mulai menghangat karena sirkulasi membaik dalam beberapa jam setelah berhenti.

12 jam

Pada dua belas jam setelah rokok terakhir, kadar karbon monoksida, gas beracun yang tidak berbau dan tidak berwarna yang ditemukan dalam rokok, turun kembali ke kisaran normal.

Karbon monoksida mengurangi jumlah oksigen dalam aliran darah yang seharusnya mencapai jantung, paru-paru, otak, dan organ vital lainnya.

Selain itu, peningkatan kadar karbon monoksida dari rokok dapat menyebabkan sakit kepala , pusing, dan mual.

Ilustrasi lelaki merokok (Shutterstock)
Ilustrasi lelaki merokok (Shutterstock)

24 jam

Setelah satu hari bebas dari rokok, risiko serangan jantung menurun karena terjadinya peningkatan sirkulasi darah, denyut nadi, dan tekanan darah, yang semuanya membantu fungsi jantung secara optimal.

Namun, batuk mungkin meningkat sekitar waktu ini karena tubuh bekerja untuk mengeluarkan lendir berlebih dari paru-paru.

48 jam

Dua hari setelah berhenti, indera perasa dan penciuman mulai membaik saat ujung saraf tumbuh kembali di hidung dan mulut.

Gejala mengidam dan penarikan diri (withdrawal) saat berhenti merokok meningkat selama waktu ini karena kadar nikotin menurun dalam tubuh.

"Ada begitu banyak manfaat yang terjadi, bahkan dalam satu jam setelah berhenti merokok. Stres akan membaik, kesehatan mental mungkin meningkat," tandas Hayes.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sama Halnya Merokok, Berciuman Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Mulut

Sama Halnya Merokok, Berciuman Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Mulut

Health | Selasa, 13 Oktober 2020 | 10:44 WIB

Merokok Sambil Naik Motor, Aksi Gadis Ini Endingnya Bikin Warganet Ngakak

Merokok Sambil Naik Motor, Aksi Gadis Ini Endingnya Bikin Warganet Ngakak

Jogja | Rabu, 07 Oktober 2020 | 13:15 WIB

Efek Kesepian saat Pandemi Virus Corona, Bisa Tingkatkan Kebiasaan Merokok

Efek Kesepian saat Pandemi Virus Corona, Bisa Tingkatkan Kebiasaan Merokok

Health | Selasa, 06 Oktober 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Peserta JKN Capai 284 Juta, Cak Imin Soroti Tantangan Layanan Kesehatan yang Setara

Peserta JKN Capai 284 Juta, Cak Imin Soroti Tantangan Layanan Kesehatan yang Setara

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:28 WIB

Seram! Bayar Uang atau Keluarga Dibunuh, Kiper Ini Terpaksa Buat Timnya Kalah 0-6

Seram! Bayar Uang atau Keluarga Dibunuh, Kiper Ini Terpaksa Buat Timnya Kalah 0-6

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 15:27 WIB

Amanda Rigby Blasteran Mana? Ternyata Statusnya WNA

Amanda Rigby Blasteran Mana? Ternyata Statusnya WNA

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 15:22 WIB

Dicopot dari Menkeu, Dirjen Bea Cukai Bantah Ada Konflik Internal dengan Purbaya

Dicopot dari Menkeu, Dirjen Bea Cukai Bantah Ada Konflik Internal dengan Purbaya

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 15:20 WIB

Manfaatkan Potongan Harga Belanja Harian dari BRI JCB Platinum

Manfaatkan Potongan Harga Belanja Harian dari BRI JCB Platinum

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 15:19 WIB

Amerika Serikat Tunda Aturan Baru Pembatasan Visa Pelajar dan Jurnalis Asing

Amerika Serikat Tunda Aturan Baru Pembatasan Visa Pelajar dan Jurnalis Asing

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:17 WIB

Danantara Mau Genggam Saham BEI 40%, Keluarkan Dana Rp517,5 Miliar

Danantara Mau Genggam Saham BEI 40%, Keluarkan Dana Rp517,5 Miliar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 15:16 WIB

9 Rekomendasi Mesin Cuci Front Loading Inverter Terbaik dan Murah

9 Rekomendasi Mesin Cuci Front Loading Inverter Terbaik dan Murah

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 15:15 WIB

Respons Aduan Kekeringan, Pemprov DKI Kirim 5.000 Liter Air ke Pondok Labu

Respons Aduan Kekeringan, Pemprov DKI Kirim 5.000 Liter Air ke Pondok Labu

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:14 WIB

'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur

'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur

Kaltim | Selasa, 15 September 2026 | 15:13 WIB

×