Ahli Gizi: Ibu Menyusui Boleh Diet 3 Bulan Pascamelahirkan

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 14 Oktober 2020 | 12:37 WIB
Ahli Gizi: Ibu Menyusui Boleh Diet 3 Bulan Pascamelahirkan
Ilustrasi diet. (Shutterstock)

Suara.com - Makanan yang dikonsumsi ibu menyusui akan sangat mempengaruhi kualitas dan jumlah ASI. Itu sebabnya, ibu menyusui disarankan untuk tidak melakukan diet apapun di masa menyusui, terutama di bulan-bulan awal pascamelahirkan.

"Kalau (bayi) baru satu bulan, konsentrasi pada kualitas dan kecukupan ASI dulu. Jangan berpikir untuk weight lost dulu," kata dokter spesialis gizi klinik dr. Juwalita Surapsari M. Gizi, Sp.GK dalam webinar bersama RS Pondok Indah, Rabu (14/10/2020).

Meski begitu, menurut Juwalita, berat badan sebenarnya akan menurun jika ibu menyusui secara ekslusif. Bukan melakukan diet, Juwalita menyarankan agar ibu menyusui memperbaiki jenis makanan yang dikonsumsi, seperti menghentikan konsumsi makanan dan minuman manis. Kemudian, jadwal makan tetap dilakukan dengan benar, 2-3 kali sehari dan dua kali selingan.

"Karena ibu menyusui biasanya lebih lapar. Tapi cari identitas kalori rendah supaya ASI lancar, berat badan ikut turun. Nanti kalau suplai ASI sudah stabil, ibu mau menurunkan berat badan di bulan tiga, bulan keempat boleh," ujarnya.

Juwalita menyarankan diet yang bisa dilakukan oleh ibu menyusui dengan tetap mempertahankan jadwal makan tiga kali sehari. Ia menjelaskan bahwa makan besar tidak harus selalu nasi, tetapi yang terpenting asupan karbohidrat tercukupi.

"Karbohidrat ada macam-macam. Bisa pilih karbohidrat lain seperti kentang, ubi, singkong. Bisa ganti 2 kali makan karbo tinggi serat dan mineral dengan umbi atau jagung. Sekali lagi baru nasi," ucapnya.

Melakukan diet seimbang juga bisa membantu produksi ASI tetap banyak, lanjutnya. Asupan protein juga harus cukup dan rendah lemak.

Juwalita mencontohkan makanan yang tinggi protein seperti ikan, ayam tanpa kulit, daging, dan putih telur. Protein nabati juga baik dikinsumai seperti tahu dan tempe.

Sementara itu makanan selingan, disarankan cari cemilan yang mengandung nutrisi lebih banyak dan baik. Misalnya kacang hijau dan buah. Terakhir, Juwalita mengingatkan untuk tetap lakukan olahraga setiap hari, paling tidak jalan kaki selama 45 menit.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rendah Kalori, Kamu Bisa Pesan Menu Starbucks Ini saat Diet

Rendah Kalori, Kamu Bisa Pesan Menu Starbucks Ini saat Diet

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2020 | 11:57 WIB

Enaknya Kebangetan, Ternyata 5 Menu Makanan Ini Cocok untuk Diet

Enaknya Kebangetan, Ternyata 5 Menu Makanan Ini Cocok untuk Diet

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2020 | 20:56 WIB

Rahasia Langsing Masyarakat Jepang: Jarang Minum Soda dan Sering Jalan Kaki

Rahasia Langsing Masyarakat Jepang: Jarang Minum Soda dan Sering Jalan Kaki

Video | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 07:30 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×