Jaga Kesehatan! 5 Penyakit Ini Bisa Merusak Kehidupan Seksual

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:25 WIB
Jaga Kesehatan! 5 Penyakit Ini Bisa Merusak Kehidupan Seksual
Ilustrasi berhubungan intim. (Shutterstock)

Suara.com - Memiliki hubungan intim dengan pasangan Anda tidak hanya penting secara fisik tetapi juga memuaskan secara emosional. Sayangnya berbagai kondisi kesehatan malah bisa menurunkan libido dan masalah reproduksi yang pada akibatnya bisa menurunkan kualitas kehidupan seksual.

Berbagai kondisi kesehatan tertentu juga bisa memicu pergeseran hormon yang menyebabkan penurunan gairah seks.

Melansir dari Healthshots, berikut adalah beberapa masalah kesehatan yang bisa berpengaruh pada kehidupan seksual Anda, antara lain:

1. Diabetes

Gula darah tinggi pada penderita diabetes bisa sangat berbahaya bagi kesehatan. Saat berhubungan seks, darah mengalir ke organ reproduksi dan bagian tubuh lainnya. Tapi, pembuluh darah yang rusak menghambat aliran darah yang berdampak pada penurunan libido.

"Diabetes diketahui menyebabkan disfungsi seksual, baik pada pria maupun wanita. Tidak hanya menurunkan gairah seks, tetapi juga menurunkan lubrikasi yang membuatnya sangat menyakitkan untuk berhubungan seks," jelas Dr. Sudeshna Ray, konsultan kebidanan dan ginekolog di Rumah Sakit dan Pusat Penelitian Jaslok, Mumbai.

2. Depresi

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Social and Personal Relationships menemukan bahwa depresi dan masalah kesehatan mental lainnya memiliki efek pada kehidupan seks seseorang.

3. Kanker

Saat mengalami kanker, seseorang mungkin tidak akan memikirkan seks. Apalagi obat-obatan kanker yang memengaruhi dorongan seks.

"Ditambah lagi karena kemoterapi dan terapi hormonal lainnya, tingkat energinya sangat rendah sehingga orang tersebut tidak dapat memikirkan tentang seks," kata dokter Ray.

4. Multiple Sclerosis

Multiple sclerosis (MS) adalah penyakit kronis progresif yang memengaruhi otak. Gairah seksual sendiri dimulai dari otak dengan pelepasan hormon tertentu tetapi karena MS, sinyal tersebut berhenti bekerja dengan baik. Hal ini yang menyebabkan rendahnya gairah seks.

5. Penyakit Jantung

Untuk melakukan hubungan seksual, seseorang harus memiliki stamina baik perempuan pria maupun wanita. "Tetapi, jika Anda memiliki masalah jantung, maka jantung akan berdebar, sesak, dan kekurangan energi," jelas Dr Ray.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Berhubungan Seks Bisa Meredakan Stres? Ini Faktanya

Benarkah Berhubungan Seks Bisa Meredakan Stres? Ini Faktanya

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2020 | 20:15 WIB

Apa Itu Galaktosemia, Penyakit Langka yang Baru Ditemukan di Indonesia?

Apa Itu Galaktosemia, Penyakit Langka yang Baru Ditemukan di Indonesia?

Health | Selasa, 13 Oktober 2020 | 17:01 WIB

Peneliti Ungkap Penyebab Munculnya Perasaan Bosan Bercinta dengan Pasangan

Peneliti Ungkap Penyebab Munculnya Perasaan Bosan Bercinta dengan Pasangan

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2020 | 21:10 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB