Shanghai: Pasien Virus Corona yang Pulih Punya Kekebalan Terus-menerus

Rauhanda Riyantama | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 15 Oktober 2020 | 19:39 WIB
Shanghai: Pasien Virus Corona yang Pulih Punya Kekebalan Terus-menerus
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Pasien virus corona Covid-19 yang berhasil sembuh sempat disebut tidak bisa memiliki kekebalan, setelah beberapa pasien mengalami infeksi ulang kedua kalinya.

Studi yang berbasis di Shanghai menemukan bahwa sebagian besar pasien virus corona Covid-19 yang pulih memiliki perlindungan kekebalan yang terus-menerus dan vaksinasi bisa memicu respos kekebalan yang tahan lama.

Hasil studi tersebut dipublikasikan di Frontiers of Medicine, sebuah jurnal medis umum internasional yang disponsori oleh Kementerian Pendidikan China.

Dilansir dari Global Times, hasilnya menunjukkan bahwa antibodi yang bisa memberikan perlindungan bagi pasien virus corona Covid-19 dari infeksi kedua bisa bertahan sekitar 6 bulan.

Temuan itu berdasarkan analisis sampel dari 3 kelompok pasien ditemukan sebanyak 15 kasus pada dua minggu hingga satu bulan, 20 kasus pada satu hingga dua bulan dan 17 kasus pada enam hingga tujuh bulan setelah infeksi virus corona Covid-19.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Peneliti pun menemukan semua sampel plasma dari 17 kasus. Hasil tesnya positif untuk kedua antibodi IgG enam hingga tujuh bulan setelah diagnosis, tetapi kadarnya lebih rendah daripada sampel yang dikumpulkan pada dua minggu hingga dua bulan setelah diagnosis.

Studi ini juga menemukan bahwa antibodi penawar, yang dianggap sebagai antibodi pelindung terhadap virus corona ada di antara semua sampel yang dikumpulkan dari 8 kasus pada dua minggu hingga dua bulan.

Selain itu, ditemukan pula di antara 14 kasus pada enam hingga tujuh bulan setelah diagnosis. Bahkan antibodinya tetap tinggi pada enam hingga tujuh kasus virus corona, tepat tujuh bulan pasca infeksi.

Hasil studi ini bisa menjadi relevansi klinis dalam menilai kemungkinan infeksi ulang dan kemanjuran vaksinasi.

Seorang pria berusia 33 tahun yang tinggal di Hong Kong dilaporkan telah terinfeksi untuk kedua kalinya pada bulan Agustus 2020. Laporan media mengatakan bahwa infeksi kedua pria itu terjadi 142 hari setelah yang infeksi pertama.

Kemudian kasus individu serupa dilaporkan di seluruh dunia, yang juga memicu kekhawatiran publik tentang kemungkinan pasien COVID-19 yang pulih dapat terinfeksi untuk kedua kalinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anomali di Liga Super China:9Klub Jalani Musim Baru dengan Poin Minus, Kok Bisa?

Anomali di Liga Super China:9Klub Jalani Musim Baru dengan Poin Minus, Kok Bisa?

Bola | Senin, 09 Maret 2026 | 09:11 WIB

Buriram FC Lolos ke16Besar AFC Champions League Elite, Sandy Walsh Berperan!

Buriram FC Lolos ke16Besar AFC Champions League Elite, Sandy Walsh Berperan!

Bola | Rabu, 18 Februari 2026 | 10:21 WIB

7 Merk Vitamin Anak untuk Kekebalan Tubuh, Booster Imunitas Rekomendasi Dokter

7 Merk Vitamin Anak untuk Kekebalan Tubuh, Booster Imunitas Rekomendasi Dokter

Lifestyle | Jum'at, 02 Januari 2026 | 14:13 WIB

Pentingnya Imunitas: Panduan Lengkap Menjaga Daya Tahan Tubuh

Pentingnya Imunitas: Panduan Lengkap Menjaga Daya Tahan Tubuh

Your Say | Rabu, 17 Desember 2025 | 20:15 WIB

6 Kebiasaan Sederhana untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh Setiap Hari

6 Kebiasaan Sederhana untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh Setiap Hari

Your Say | Kamis, 04 Desember 2025 | 12:38 WIB

Wakili Indonesia, Kader PSI Soroti Masalah Ini di Konferensi Dunia di Shanghai

Wakili Indonesia, Kader PSI Soroti Masalah Ini di Konferensi Dunia di Shanghai

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 12:12 WIB

Penemuan Sains: Protein Unik Naked Mole Rat Mampu Memperlambat Penuaan dan Kanker

Penemuan Sains: Protein Unik Naked Mole Rat Mampu Memperlambat Penuaan dan Kanker

Tekno | Senin, 13 Oktober 2025 | 18:31 WIB

Jangan Disepelekan, 6 Kebiasaan Ini Diam-diam Merusak Sistem Kekebalan Tubuh

Jangan Disepelekan, 6 Kebiasaan Ini Diam-diam Merusak Sistem Kekebalan Tubuh

Lifestyle | Rabu, 14 Mei 2025 | 14:00 WIB

Revolusi AI di Industri Otomotif: XPENG Luncurkan 'Otak' Mobil Generasi Terbaru

Revolusi AI di Industri Otomotif: XPENG Luncurkan 'Otak' Mobil Generasi Terbaru

Otomotif | Minggu, 27 April 2025 | 14:19 WIB

Geely Auto Luncurkan Galaxy Cruiser, Mobil Berteknologi Full AI di Auto Shanghai 2025

Geely Auto Luncurkan Galaxy Cruiser, Mobil Berteknologi Full AI di Auto Shanghai 2025

Otomotif | Jum'at, 25 April 2025 | 23:32 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB