Boleh Ditiru, One Gate System untuk Mencegah Infeksi Covid-19 di Pesantren

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 16 Oktober 2020 | 15:47 WIB
Boleh Ditiru, One Gate System untuk Mencegah Infeksi Covid-19 di Pesantren
Seorang santri mengecek suhu tubuh para santri lainnya saat akan Shalat Dzuhur di Pondok Pesantren Nurul Hidayah Al Mubarokah, Andong, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (8/06/2020). [ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho]

Suara.com - Pencegahan menjadi cara utama terhindari dari infeksi Covid-19. Di Pondok Pesantren Darunnajah, one gate system alias sistem satu pintu menjadi cara terdepan menghalau virus Corona.

Disampaikan KH Sofwan Manaf, Pimpinan Ponpes Darunnajah, hanya ada satu kasus virus Corona Covid-19 yang dilaporkan terjadi pada santri. Itupun kasus yang dibawa dari luar, bukan penularan di dalam pesantren.

Menurutnya, penerapan one gate system jadi cara terbaik mengatur akses keluar masuk bukan hanya santri, tapi juga guru, pengurus asrama, hingga pengelola pesantren.

"Sebelum masuk pesantren, santri diisolasi 2 minggu di rumah dan melakukan rapid test sebelum masuk ke pesantren. Lalu isolasi lagi 2 minggu setelah di dalam pesantren. Ketika sudah di dalam dan sehat ini kita upayakan untuk tidak keluar," tutur Sofwan, dalam siaran langsung di Channel Youtube BNPB, Jumat (16/10/2020).

Penerapan one gate system memang diakui tidak mudah diterima, terutama oleh orang tua santri. Jika dulu orang tua bebas berkunjung, saat ini Ponpes Darunnajah menerapkan kunjungan terbatas dengan pendaftaran online.

Setiap pekan, jatah kunjungan orang tua hanya 80, jumlah yang sangat sedikit bagi pesantren dengan lebih dari 6.000 santri ini.

Penerapan pembatasan kunjungan ini sempat menuai protes dari orang tua. Tak sedikit pula pengurus pesantren yang akhirnya menjadi sasaran pelampiasan kekecewaan orang tua.

Menurut Sofwan, orang tua harus mengerti bahwa penerapan one gate system dan pembatasan kunjungan dilakukan demi melindungi anak didik dan santri-santri lain di pesantren.

"Maka dari itu orang tua sebaiknya mendoakan saja anaknya di pesantren tetap sehat. Kan kalau mau kirim makanan masih boleh, bertemu juga boleh tapi dibatasi, jarak 2 meter, dan tidak boleh pelukan," ungkapnya.

baca juga

Prof Wiku Adisasmito, Juru Bicara Satgas Covid-19, menyebut penerapan one gate system oleh Ponpes Darunnajah layak ditiru oleh pesantren dan lembaga pendidikan lainnya.

Dengan one gate system, alur keluar masuk setiap orang bisa dipantau dan diatur, demi meminimalisir risiko infeksi Covid-19.

"Yang memiliki risiko tertular dan menularkan ke orang lain kan yang keluar. Jadi kalau sudah di pesantren ya di dalam saja, terutama lagi masa pandemi. Serahkan pada pengurus sambil mendoakan keadaan jadi lebih baik," ujarnya.

Hal senada juga diungkap oleh dr Sonny B. Harmadi, Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Covid-19. Peran ulama, dalam hal ini guru dan pimpinan pesantren, sangat besar dalam mencontohkan protokol kesehatan yang benar.

"Salah satu komponen masyarakat yang penting adalah pendidikan. Pesantren diharapkan jadi garda terdepan dan ujung tombak perubahan perilaku masyarakat lewat keteladanan dan edukasi," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren di Kemenag

Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren di Kemenag

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:35 WIB

Yusril Akui Belum Tahu Bechi Bebas Bersyarat, Bakal Koordinasi dengan Kementerian Imipas

Yusril Akui Belum Tahu Bechi Bebas Bersyarat, Bakal Koordinasi dengan Kementerian Imipas

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:52 WIB

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal, Sosok di Balik Sentilan Cari Muka di Hadapan Prabowo

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal, Sosok di Balik Sentilan Cari Muka di Hadapan Prabowo

Video | Selasa, 22 September 2026 | 19:11 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

Profil KH Hasan Abdullah Sahal yang Berani Pidato Singgung Cari Muka Depan Prabowo Subianto

Profil KH Hasan Abdullah Sahal yang Berani Pidato Singgung Cari Muka Depan Prabowo Subianto

News | Minggu, 20 September 2026 | 13:44 WIB

Isi Pidato Hasan Abdullah Sahal di Depan Prabowo, dari Sejarah Gontor Sampai Curhat Soal Cari Muka

Isi Pidato Hasan Abdullah Sahal di Depan Prabowo, dari Sejarah Gontor Sampai Curhat Soal Cari Muka

News | Minggu, 20 September 2026 | 12:07 WIB

Orangtua Kini Bisa Pantau Progres Belajar hingga Kesehatan Santri Lewat HP

Orangtua Kini Bisa Pantau Progres Belajar hingga Kesehatan Santri Lewat HP

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 08:55 WIB

DPR: Aset Sekolah hingga Pesantren Hasil Korupsi Tetap Dirampas Negara!

DPR: Aset Sekolah hingga Pesantren Hasil Korupsi Tetap Dirampas Negara!

News | Senin, 14 September 2026 | 14:50 WIB

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:39 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

Terkini

Ulasan Novel Akan Kulintasi Dunia Untukmu: Surat yang Menjembatani Dua Masa

Ulasan Novel Akan Kulintasi Dunia Untukmu: Surat yang Menjembatani Dua Masa

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:00 WIB

Menang Telak atas Singapura, Timnas Indonesia Belum Mampu Geser Malaysia dari Puncak

Menang Telak atas Singapura, Timnas Indonesia Belum Mampu Geser Malaysia dari Puncak

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 10:54 WIB

3 Rekomendasi Sheet Mask Kolagen Sesuai Review, Wajah Kenyal dan Cerah

3 Rekomendasi Sheet Mask Kolagen Sesuai Review, Wajah Kenyal dan Cerah

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 10:51 WIB

Kenapa Mantan Istri Andre Taulany Laporkan Rieke ke MKD DPR? Ini Duduk Perkaranya

Kenapa Mantan Istri Andre Taulany Laporkan Rieke ke MKD DPR? Ini Duduk Perkaranya

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 10:44 WIB

Perjalanan Panjang Kasus Heroin Mary Jane Veloso, Kini Bebas Murni Lewat Grasi Marcos

Perjalanan Panjang Kasus Heroin Mary Jane Veloso, Kini Bebas Murni Lewat Grasi Marcos

News | Sabtu, 26 September 2026 | 10:41 WIB

Cara Membersihkan Silikon Karet Tupperware yang Berjamur Hitam, Pakai Sabun hingga Baking Soda

Cara Membersihkan Silikon Karet Tupperware yang Berjamur Hitam, Pakai Sabun hingga Baking Soda

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 10:40 WIB

184 Ribu Akun Anak Sudah Dinonaktifkan Meta, Meutya Minta Diperluas ke Usia 16 Tahun

184 Ribu Akun Anak Sudah Dinonaktifkan Meta, Meutya Minta Diperluas ke Usia 16 Tahun

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 10:37 WIB

Review Film Avengers: Endgame Encore, Sajian Spesial Penyambung Babak Baru

Review Film Avengers: Endgame Encore, Sajian Spesial Penyambung Babak Baru

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 10:30 WIB

Berharap Hujan Segera Turun, Operasi Modifikasi Cuaca Jakarta Gunakan 1 Ton Garam Bubuk

Berharap Hujan Segera Turun, Operasi Modifikasi Cuaca Jakarta Gunakan 1 Ton Garam Bubuk

News | Sabtu, 26 September 2026 | 10:29 WIB

Riwayat Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triyono, Pernah Kembalikan Rp200 Juta ke KPK

Riwayat Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triyono, Pernah Kembalikan Rp200 Juta ke KPK

News | Sabtu, 26 September 2026 | 10:25 WIB

×