Pemerintah RI Tengah Siapkan Vaksin Covid-19, Sudah Halal Belum Sih?

Bimo Aria Fundrika, Luthfi Khairul Fikri

Senin, 19 Oktober 2020 | 19:25 WIB
Pemerintah RI Tengah Siapkan Vaksin Covid-19, Sudah Halal Belum Sih?
Ilustrasi vaksin. [ANTARA FOTO/M Agung Rajasa]

Suara.com - Pemerintah Indonesia melalui kerjasama dengan berbagai pihak tengah menyiapkan vaksin Covid-19 untuk kebutuhan dalam negeri. 

Selain soal efektivitas, ada kekhawatiran lain yang muncul di masyarakat, yakni soal kehalalan vaksin tersebut. Lantas bagaimana dengan status kehalalannya?

Wakil Direktur Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), Ir Muti Arintawati, M.Si, mengatakan saat ini vaksin yang sedang diteliti oleh pemerintah belum bisa terjamin kehalalannya.

“Kita masih menunggu hasil dari tim, setelah hasilnya keluar kemudian bisa ditimbang dan dinilai apakah memang semua persyaratan bisa diikuti dengan baik dari industri vaksin,” ujar Muti dalam diskusi secara virtual, Senin (19/10/2020).

Petugas kesehatan memberikan pengarahan dan evaluasi kepada relawan saat simulasi uji klinis vaksin COVID-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020). [ANTARA FOTO/M Agung Rajasa]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [ANTARA FOTO/M Agung Rajasa]

Lebih lanjut, dia mengaku pihaknya saat ini bersama Kemenag serta BPOM telah bertemu dengan produsen vaksin yang sudah selesai uji klinis fase 3. Namun, untuk kepastian halalnya masih dalam kajian bersama.

“Jadi kalau ditanya sekarang belum bisa dijawab, apakah memang produknya halal atau tidak. Kita masih menunggu hasil pemeriksaannya seperti apa, dan hasilnya akan dibawa dan dirapatkan kemudian hasilnya akan disampaikan oleh komisi fatwa,” pungkasnya.

Adapun, ketiga vaksin itu diantaranya sinovac. Perusahaan ini sudah selesai uji klinis fase 3 di beberapa tempat, yakni di Brasil, dan China. Dari karakteristik vaksin dilakukan pada 1 orang disuntik 2 kali vaksin dasar dan 14 hari kemudian diberikan booster. 

Sinovac ini kabarnya akan dikirim sebanyak 2 kali pengiriman. Rencana awal di November sebanyak 1,5 juta vaksin. Kemudian di Desember 1,5 juta vaksin.

Kedua, Sinopharm, yang juga telah menyelesaikan uji klinis fase 3 di Uni Emirat Arab dan Turki. Vaksin tersebut telah digunakan oleh tenaga kesehatan di China dan sudah keluar izin Emergency Use Authorization (EUA) dari otoritas kesehatan China.

Sinopharm harus disuntikkan dua kali kepada satu orang. Vaksin ini akan dikirim pada Desember dalam jumlah 15 juta dosis, sehingga jika disuntikkan dua kali bisa digunakan oleh 7,5 juta orang.

Kemudian, cansino juga sudah selesai uji klinis fase 3 di China, kemudian di Kanada, Arab Saudi, dan beberapa negara lain.Vaksin tersebut juga sudah mendapatkan EUA dan sudah digunakan untuk tentara China. Penggunaannya berbeda dari kedua vaksin sebelumnya, cansino hanya sekali suntik terhadap satu orang.

Kesepakatannya cansino menyanggupi 100.000 dosis. Sehingga total November dan Desember pemerintah sudah mendapatkan kepastian akan memberikan vaksinasi tersebut kepada  9,1 juta orang secara gratis yang menggunakan dana APBN

Terkhusus untuk tenaga medis akan lebih dulu diprioritaskan. Kemudian dilanjutkan kelompok pegawai pelayanan publik seperti Satpol PP, Polri, TNI. Serta, pelayanan publik lain misalnya pegawai yang memberikan layanan terhadap pengguna jasa bandara, stasiun, dan pelabuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulan November, Jutaan Warga Indonesia akan Disuntik Vaksin Covid-19

Bulan November, Jutaan Warga Indonesia akan Disuntik Vaksin Covid-19

Foto | Senin, 19 Oktober 2020 | 18:46 WIB

Perda Penanganan Covid-19 Berlaku, Warga Tak Mau Divaksin Didenda Rp 5 Juta

Perda Penanganan Covid-19 Berlaku, Warga Tak Mau Divaksin Didenda Rp 5 Juta

News | Senin, 19 Oktober 2020 | 18:25 WIB

Capai Herd Immunity, Haruskah Seluruh Masyrakat RI Divaksin Corona?

Capai Herd Immunity, Haruskah Seluruh Masyrakat RI Divaksin Corona?

Health | Senin, 19 Oktober 2020 | 18:45 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB