Bisa Jadi Makanan Pokok, Ini 6 Manfaat Kesehatan Mengonsumsi Sagu

Risna Halidi | Suara.com

Rabu, 21 Oktober 2020 | 16:48 WIB
Bisa Jadi Makanan Pokok, Ini 6 Manfaat Kesehatan Mengonsumsi Sagu
Dokumen foto sagu dalam proses pengolahan. (pusat-pkkp.bkp.deptan.go.id/Antara)

Suara.com - Masyarakat Indonesia Timur seperti di Maluku dan Papua telah lama mengonsumsi sagu sebagai makanan pokok mereka. Dikatakan, sekitar 30 persen masyarakat di sana masih menggunakan sagu sebagai menu sehari-harinya.

Dikutip Suara.com dari Hellosehat.com, sagu tak hanya mengenyangkan tetapi juga kaya akan ragam manfaat kesehatan.

Kandungan nutrisi terbanyak dalam sagu adalah karbohidrat murni. Sebagai tolok ukur, dalam 100 gram sagu terdapat setidaknya 86 gram karbohidrat; 1 gram serat; 0,5 gram protein; 350 kalori; 3 miligram sodium; 5 miligram potasium; 0,2 gram lemak total; 0,1 gram lemak jenuh.

Meski tidak mengandung banyak vitamin dan mineral, namun sagu juga mengandung lemak jenuh yang sangat sedikit. Berikut ini adalah enam manfaat sagu bagi kesehatan seperti yang telah Suara.com kutip dari Hellosehat.

1. Sumber energi
Sagu dapat membantu mengisi kembali energi yang hilang. Hal ini diketahui karena sagu dapat meningkatkan produksi glukosamin alami dalam tubuh yang dapat memperbaiki keseluruhan pergerakan sendi dan pemulihan otot.

2. Mencegah darah tinggi
Sejak zaman kuno akar tapioka telah digunakan untuk menyembuhkan stres, hipertensi, serta memegang peranan penting dalam perawatan alami untuk masalah kardiovaskular. 100 gram sagu mengandung sekitar lima miligram potasium. Kandungan potasium di dalam sagu dipercaya bisa meningkatkan sirkulasi darah dan keseluruhan sistem kardiovaskular. Jadi tidak heran, jika sagu menjadi salah satu pengobatan terkenal untuk masalah hipertensi.

3. Memperlancar sistem pencernaan
Sagu juga membantu perbaikan sistem pencernaan. Sagu telah lama digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit pencernaan seperti kembung, sembelit, asam lambung, maag, dan gangguan pencernaan lainnya. Sagu meningkatkan produksi enzim pencernaan dan pergerakan usus secara keseluruhan dengan melindungi usus agar tidak kering. 

4. Meningkatkan kesehatan tulang dan sendi
Sagu mengandung kalsium, zat besi dan mineral yang membantu perbaikan tulang dan persendian. Selain itu, sagu juga meningkatkan produksi glukosamin, yang memengaruhi kepadatan tulang, fleksibilitas dan gerakan sendi. Kadar glukosamin yang meningkat ini akan meningkatkan produksi cairan sinovial yang ditemukan dalam jumlah kecil antara selubung sendi dan selubung tendon sehingga berfungsi untuk fleksibilitas gerakan persendian.

5. Menjaga suhu tubuh agar tetap dingin
Sagu memiliki efek pendinginan yang menenangkan tubuh dengan mengendalikan kelebihan produksi empedu. Bahkan menurut “The New Oxford Book of Food Plants,” obat tradisional India menggunakan sagu yang dicampur dengan nasi untuk membantu mendinginkan tubuh. Karena itu, sagu bisa berfungsi sebagai obat herbal untuk mengobati penyakit akibat suhu panas yang terlalu tinggi di dalam tubuh seperti demam.

6. Masker wajah alami
Di Indonesia, manfaat sagu untuk kecantikan sudah tidak bisa diragukan lagi. Banyak produk kecantikan yang menjadikan sagu sebagai bedak dan masker wajah. Nyatanya sagu memang bisa bekerja sebagai exfoliator kulit yang sangat bagus. Anda bisa membuat masker wajah menggunakan tepung sagu atau sagu yang berbentuk mutiara yang dicampur dengan beberapa tetes susu untuk membuat pasta kental. Selain sebagai exfoliator alami, sagu juga bisa membantu mempercepat penyembuhan bekas luka dan menghaluskan kulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Aroma Makanan Sedap, Ternyata Ini Manfaat Kesehatan Daun Pandan

Bikin Aroma Makanan Sedap, Ternyata Ini Manfaat Kesehatan Daun Pandan

Bali | Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:56 WIB

Sedang Digandrungi, Cek 6 Manfaat Kesehatan Teh Kombucha

Sedang Digandrungi, Cek 6 Manfaat Kesehatan Teh Kombucha

Health | Kamis, 15 Oktober 2020 | 06:56 WIB

Tetap Kenyang dan Enak, 5 Bahan Pengganti Nasi Ini Layak untuk Dicoba

Tetap Kenyang dan Enak, 5 Bahan Pengganti Nasi Ini Layak untuk Dicoba

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2020 | 21:09 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB