alexametrics

Protein hingga Vitamin A, Kenali 5 Kekurangan Nutrisi Paling Umum

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Protein hingga Vitamin A, Kenali 5 Kekurangan Nutrisi Paling Umum
ilustrasi gizi buruk [shutterstock]

Kekurangan nutrisi bisa terjadi dalam berbagai bentuk, apa saja?

Suara.com - Kekurangan nutrisi bisa terjadi di kelompok usia atau gender apapaun. Jika dibiarkan, kekurangan nutrisi dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius serta peningkatan risiko penyakit tertentu.

Oleh karena itu, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan seimbang yang dapat menjamin asupan semua nutrisi yang penting untuk tubuh. Melansir dari NDTV, berikut adalah beberapa kekurangan nutrisi yang paling umum terjadi, antara lain:

1. Protein

Kekurangan protein sebelumnya dikenal sebagai malnutrisi energi protein di mana sering terlihat pada anak-anak usia pertumbuhan yang tidak memiliki akses ke nutrisi. Kekuarangan protein juga terlihat pada orang tua yang memiliki akses terbatas ke nutrisi berkualitas.

Baca Juga: Tingkatkan Kekebalan Tubuh saat Musim Dingin, Ini 4 Nutrisi Terpenting!

Kekurangan protein sendiri bisa menjadikan penurunan berat badan yang disebabkan oleh hilangnya lemak dan otot.

2. Zat Besi

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kekurangan zat besi yang menimbulkan anemia masih menjadi salah satu jenis kekurangan nutrisi teratas.

Kekurangan zat besi adalah penyebab paling umum anemia dan ditentukan oleh konsentrasi hemoglobin rendah dalam tubuh. Anak-anak dan perempuan hamil merupakan kelompok populasi yang paling rentan terhadap kekurangan zat besi.

Anemia pada ibu hamil meningkatkan risiko kematian ibu saat hamil atau melahirkan serta dapat berakibat pada kelahiran bayi dengan berat rendah.

Baca Juga: 5 Fakta Telur Asin, Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Zat besi sendiri bisa didapatkan dari daging merah, kerang, kacang merah, labu, wijen, biji labu, biji selada taman, biji bunga matahari, dan kurma hitam.

3. Vitamin A

Vitamin A bertanggung jawab untuk membantu efektivitas fungsi kekebalan dan kesehatan penglihatan. Kekurangan Vitamin A dapat mengakibatkan kebutaan dan rentan terhadap infeksi.

Penting untuk mengonsumsi vitamin A yang cukup dalam makanan. Dalam hal ini, buah dan sayuran berwarna cerah yang kaya beta karoten seperti wortel, bayam, brokoli, paprika merah kuning, labu, grapefruit, melon, dan ubi jalar merupakan sumber vitamin A yang baik.

4. Vitamin D

Vitamin larut dalam lemak dan memiliki fungsi seperti hormon steroid di dalam tubuh. Vitamin D3 juga bertanggung jawab dalam penyerapan kalsium yang diperlukan untuk menjaga kepadatan mineral tulang, mencegah rakhitis, osteoporosis, hingga menurunkan risiko patah tulang.

Sumber makanan vitamin D adalah suplemen ikan dan minyak ikan, keju, dan susu.

5. Vitamin B12

Vitamin B12 berfungsi dalam menjaga fungsi otak dan neurologis. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia megaloblastik, penyakit Crohn, penyakit celiac, dan lain sebagainya. 

Komentar