Alami Post Covid-19 Syndrome, Ini yang Harus Dilakukan

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:35 WIB
Alami Post Covid-19 Syndrome, Ini yang Harus Dilakukan
Ilustrasi post Covid-19 syndrome. (Shutterstock)

Suara.com - Setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19, bukan berarti Anda terbebas sepenuhnya dari virus corona dan masalah kesehatan lainnya. Anda harus waspada terhadap post Covid-19 syndrome, yakni dampak sisa dari sakit Covid-19.

Spesialis rehab medik dr. Kevin Triangto, Sp.KFR mengatakan dari beragam gejala post Covid-19 syndrome, gejala yang paling sering terjadi adalah kelelahan. Bukan kelelahan biasa, tapi perbedaanya sangat terasa dari sebelum sakit dan setelahnya. Misalnya, jika sebelumnya seseorang kuat bekerja rutin di depan layar komputer hingga 8 jam, namun kini 4 jam sudah sangat melelahkan dan kondisi fisik akan menurun drastis.

"Karena paling sering dikeluhkan sama semua orang, kalau di luar negeri, banyak yang merasakan itu atlet. Jadi mereka sangat sehat, tapi habis itu mereka nggak bisa latihan atau berolahraga, maupun pekerjaan mereka sebelumnya. (Kelelahan) ini kurang lebih dialami 40 persen (dari semua gejala post Covid-19 syndrome)," ujar dr. Kevin saat dihubungi suara.com, Rabu (21/10/2020).

Mereka yang mengalami post Covid-19 syndrome ini, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), 26 persennya berusia 18 hingga 34 tahun, yang merupakan usia produktif. Ini artinya kelelahan bisa sangat berdampak pada produktivitas mereka.

Lalu, apa yang harus dilakukan oleh mereka yang memiliki post Covid-19 syndrome? Menurut dokter yang pernah meraih penghargaan Best Poster ASEAN Stroke Trainee Award di Singapura itu, ia meminta pasien untuk lebih dulu mencaritahu penyebab kelelahannya atau sampai di batas mana ia akan merasakan lelah.

"Misalnya naik tangga membuat lelah. Pertanyaan selanjutnya, naik tangga berapa langkah yang membuat Anda lelah? Ini yang harus dikenali dulu oleh pasien. Kalau saya naik tangga 10 langkah maka saya akan merasa lelah, jadi bagaimana biar saya nggak capek," ungkap dr. Kevin.

Setelahnya, dokter akan memberikan latihan dan kiat agar lelah ini tidak mudah timbul, seperti tidak boleh menarik napas atau menahan napas saat menginjak anak tangga, karena akan terasa berat dan melelahkan.

"Kita akan menyesuaikan berikan latihan, atau misalnya sebelum naik tangga tarik napas dulu, jangan pas capek. Ketika narik napas, pas naik tangganya harus sambil buang napas. Jadinya nggak boleh tarik napas pas lagi melakuan beban berat," terang dr. Kevin. Termasuk juga jika mudah lelah saat menatap layar, baiknya beri jeda 5 menit sekali setiap 20 menit setelah menatap layar, agar lelah berkurang.

Sementara itu, meski dr. Kevin bukanlah dokter gizi, dokter lulusan Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) ini tetap meminta mereka yang mengalami post Covid-19 syndrome untuk mengonsumsi gizi seimbang. Tapi lagi-lagi, rekomendasinya harus berdasarkan kondisi tubuh, khususnya mereka yang menderita penyakit komorbid seperti jantung, diabetes atau hipertensi.

baca juga

"Misalnya makan banyak karbohidratnya, tapi kan kalau misalnya pasien kena Covid-19 dia ada komorbid lain, ada darah tinggi, hipertensi jadi butuh penyesuaian, konsultasikan ke dokter gizi," pungkas dr. Kevin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkaca dari Brasil, PB IDI Minta Menkes Hati-hati Pilih Vaksin Covid-19

Berkaca dari Brasil, PB IDI Minta Menkes Hati-hati Pilih Vaksin Covid-19

Health | Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:30 WIB

Kasus Covid-19 di Spanyol Tembus Satu Juta, Pertama di Eropa Barat

Kasus Covid-19 di Spanyol Tembus Satu Juta, Pertama di Eropa Barat

Health | Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:20 WIB

Belajar Pandemi COVID-19 dari Wabah Kusta Mematikan di Zaman Nabi Muhammad

Belajar Pandemi COVID-19 dari Wabah Kusta Mematikan di Zaman Nabi Muhammad

Kalbar | Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:20 WIB

Terkini

Tinjau Penanganan Karhutla Kalimantan, Gibran Minta Maaf Kondisi Udara Belum Pulih

Tinjau Penanganan Karhutla Kalimantan, Gibran Minta Maaf Kondisi Udara Belum Pulih

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:26 WIB

Jalan Sore Pukul Panci, Suara Ibu Indonesia Protes MBG di Jogja

Jalan Sore Pukul Panci, Suara Ibu Indonesia Protes MBG di Jogja

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 17:26 WIB

Memahami Model Komunikasi Lasswell untuk Analisis Media Massa

Memahami Model Komunikasi Lasswell untuk Analisis Media Massa

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:25 WIB

Cara Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Beda Penyebut yang Wajib Dikuasai

Cara Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Beda Penyebut yang Wajib Dikuasai

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 17:24 WIB

Muncul Isu Aksi Massa Black September, Analis Yakin Polri Mampu Tangani

Muncul Isu Aksi Massa Black September, Analis Yakin Polri Mampu Tangani

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:20 WIB

Film "Istimewa" Segera Tayang, Mathias Muchus Sampaikan Pesan Menyentuh dan Berbagi Kisah Syuting

Film "Istimewa" Segera Tayang, Mathias Muchus Sampaikan Pesan Menyentuh dan Berbagi Kisah Syuting

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 17:18 WIB

Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi

Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:16 WIB

6 Cara Membedakan Flek Hitam Biasa dengan Nevus of Hori

6 Cara Membedakan Flek Hitam Biasa dengan Nevus of Hori

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:15 WIB

AI Digunakan Sehari-hari, Sleman Dorong Kampus dan UMKM Bertransformasi Digital

AI Digunakan Sehari-hari, Sleman Dorong Kampus dan UMKM Bertransformasi Digital

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 17:13 WIB

IHSG Merosot Tajam Balik ke Level 6.500, Ini Biang Keroknya

IHSG Merosot Tajam Balik ke Level 6.500, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:10 WIB

×