Inggris Membuat Tes Air Liur untuk Deteksi Virus Corona Hanya 15 Menit!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 08:31 WIB
Inggris Membuat Tes Air Liur untuk Deteksi Virus Corona Hanya 15 Menit!
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Ahli kesehatan di Inggris menemukan tes air liur untuk deteksi virus corona Covid-19 yang bisa memberikan hasil dalam 15 menit. Alat tes ini kemungkinan akan tersedia sebelum Natal 2020 nanti.

Para pejabat Inggris mengatakan tes air liur ini diharapkan bisa membantu perkantoran dan sekolah bisa tetap beroperasi selama gelombang kedus virus corona.

Tes air liur ini juga diharapkan bisa membantu meringankan pedoman isolasi yang ketat. Sehingga seseorang bisa mengujungi keluarga atau kerabat dekatnya yang sudah diisolasi lama atau menjalani tes air liur tersebut.

Beberapa alat tes telah diuji coba di seluruh wilayah Inggris. Uji coba lapangan ini berlangsung setelah alat tes melewati pemeriksaan ketat di laboratoirum pemerintah.

Para pelajar di Universitas De Montford dan Durham sudah menggunakannya. Bahkan anak-anak di tiga sekolah di wilayah selatan Inggris juga sudah menggunakannya.

Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Para ilmuwan mengklaim bahwa mereka berada di jalur yang tepat untuk mencapai target uji coba, yakni setiap tes air liur pada 10 ribu orang dalam hitungan minggu.

"Alat tes ini sangat menarik, karena cepat dan relatif lebih murah. Kami bisa mengetahui hasilnya hanya dalam hitungan 15 menit," kata seorang sumber pemerintah Inggris menyadur dari laman The Sun, Sabtu (24/10).

Ia juga mengatakan alat tes virus corona ini juga tidak rumit. Seseorang bisa melakukannya di sekolah atau tempat kerja tanpa pelatihan atau peralatan khusus.

Caranya, pengguna cukup mengambil kapas untuk mengusap bagian dalam mulut atau lubang hidung. Lalu, mencampurkannya dengan larutan.

Lalu, tempatkan beberapa tetes pada alat pengujian dan garis akan terbentuk dalam 15 menit untuk menunjukkan positif atau negatif virus corona.

Para ilmuwan juga sudah memberikan satu set alat atau kit pengujian virus corona itu pada anak remaja. Supaya, mereka lebih mudah menggunakan dan mewaspadai kondisinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli Spanish Sebut Virus Corona Covid-19 Bisa Sebabkan Diabetes

Ahli Spanish Sebut Virus Corona Covid-19 Bisa Sebabkan Diabetes

Health | Rabu, 21 Oktober 2020 | 09:31 WIB

Benarkah Sikat Gigi selama 2 Menit Bisa Cegah Virus Corona? Ini Buktinya!

Benarkah Sikat Gigi selama 2 Menit Bisa Cegah Virus Corona? Ini Buktinya!

Health | Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:07 WIB

Terinfeksi Virus Corona, Wanita Ini Meninggal di Pesawat saat Lepas Landas

Terinfeksi Virus Corona, Wanita Ini Meninggal di Pesawat saat Lepas Landas

Health | Selasa, 20 Oktober 2020 | 13:55 WIB

Terkini

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB