Hati-Hati, Stunting Dapat Turunkan IQ Anak

Vania Rossa, Luthfi Khairul Fikri

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 20:29 WIB
Hati-Hati, Stunting Dapat Turunkan IQ Anak
Stunting Menurunkan IQ Anak. (Shutterstock)

Suara.com - Angka kasus stunting pada anak di Indonesia masih cukup tinggi. Para calon orangtua pun disarankan waspada pada risiko stunting ini, mengingat dampaknya selain mengganggu kondisi pertumbuhan fisik anak, juga membuat kecerdasan intelektual atau IQ anak menurun.

Hal itu yang dikatakan oleh staf pengajar dari Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara, dr. Wiyarni Pambudi, SpA, IBCLC, saat melakukan live youtube di akun Ayah ASI Indonesia, Sabtu (24/10/2020).

“Akibat dari stunting ini juga membuat si anak mengalami penurunan IQ sebanyak 3 sampai 4 poin. Bila ini terus berlanjut tanpa ditangani dengan baik oleh orangtua, maka akan terus menyusut dengan defisit berkurang 15 poin,” tegas dia.

Tak hanya itu, selain IQ yang menurun, juga akan mengganggu dan berdampak pada kondisi tumbuh kembang anak, yang menjadikan anak lebih pendek postur tubuhnya. Hal ini dialami oleh anak di bawah 5 tahun. Sehingga, upaya penanganan dan pencegahan stunting harus dilakukan sedini mungkin.

“Artinya, dalam 1000 hari anak sesudah lahir jangan sampai kekurangan nutrisi. Jika usia anak lebih dari itu, maka proses pemulihannya lebih sulit. IQ dan postur tubuhnya akan selalu di bawah rata-rata anak normal,” katanya.

Lebih lanjut, dr. Wiyarni juga mengatakan bahwa stunting ini terjadi karena gizi seorang ibu yang kurang terjamin, lalu jarak persalinan kehamilan sangat dekat, hingga kehamilan di usia remaja. Faktor-faktor itulah yang perlu dihindari.

Tak hanya itu, seorang ibu juga perlu memberikan asupan nutrisi yang banyak saat sebelum atau sedang hamil, lalu perlu melakukan pemeriksaan ke dokter untuk memastikan mereka tidak mengalami anemia selama hamil. Pasalnya, anemia meningkatkan risiko bayi mengalami stunting.

Dia menambahkan, bayi perlu mendapat ASI eksklusif selama enam bulan bersamaan dengan imunisasi dasar lengkap sesuai jadwal, lalu asupan MPASI atau makanan pendamping ASI yang bergizi.

“Ini untuk memenuhi kuantitas dan kualitas pada anak di 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) mereka, untuk mencegah terjadinya anak mengalami stunting,” tuturnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter: Stunting Bukan Hanya Persoalan Tubuh Anak Pendek

Dokter: Stunting Bukan Hanya Persoalan Tubuh Anak Pendek

Health | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 18:02 WIB

Tahun 2024, Pemerintah Targetkan Prevalensi Stunting Turun Jadi 14 Persen

Tahun 2024, Pemerintah Targetkan Prevalensi Stunting Turun Jadi 14 Persen

Health | Kamis, 22 Oktober 2020 | 07:57 WIB

Selesaikan Masalah Stunting, Pemerintah Godok Perpres Baru

Selesaikan Masalah Stunting, Pemerintah Godok Perpres Baru

News | Rabu, 21 Oktober 2020 | 11:47 WIB

Terkini

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 07:00 WIB

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan, Ini Tanggung Jawab Kapten Menurut UU Pelayaran

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan, Ini Tanggung Jawab Kapten Menurut UU Pelayaran

News | Jum'at, 25 September 2026 | 06:45 WIB

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 06:30 WIB

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 06:15 WIB

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 06:00 WIB

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

×