alexametrics

Seminggu Terakhir, Hampir 500.000 Orang Tertular COVID-19 di AS

M. Reza Sulaiman
Seminggu Terakhir, Hampir 500.000 Orang Tertular COVID-19 di AS
Amerika Serikat [Shutterstock]

Amerika Serikat masih menjadi negara dengan kasus virus Corona Covid-19 terbanyak di dunia. Bahkan, jumlah kasus baru meningkat pesat dalam seminggu terakhir.

Suara.com - Amerika Serikat masih menjadi negara dengan kasus virus Corona Covid-19 terbanyak di dunia. Bahkan, jumlah kasus baru meningkat pesat dalam seminggu terakhir.

Dilansir ANTARA dari Reuers, Illinois, yang menjadi zona merah dalam beberapa pekan terakhir, melaporkan lebih dari 31.000 kasus baru dalam tujuh hari terakhir. Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan dengan di negara-negara bagian lain, kecuali Texas.

Guna membendung lonjakan tersebut, Gubernur Illinois J.B. Pritzker memberlakukan putaran baru pembatasan di enam dari 11 wilayah.

Makan dalam ruangan di bar dan restoran akan dihentikan sementara pada Rabu dan pertemuan akan dibatasi untuk maksimal 25 orang. Daerah-daerah yang terkena pemberlakuan itu termasuk beberapa di pinggiran Chicago.

Baca Juga: Studi Inggris: Antibodi Covid-19 Turun Dalam 3 Bulan, Ada Risiko Reinfeksi

Sejumlah negara bagian lain telah menarik rencana untuk membuka kembali ekonomi demi mengekang penyebaran virus, pada saat suhu lebih dingin melanda sebagian besar negeri.

Gubernur Idaho Brad Little pada Senin (26/10) mengumumkan pertemuan dalam ruangan hanya boleh dihadiri maksimal 50 orang. Jumlah orang yang hadir pada pertemuan di luar ruangan juga akan dibatasi menjadi 25 persen dari kapasitas penuh.

Para pakar kesehatan meyakini bahwa kasus penularan virus melonjak akibat pertemuan sosial secara pribadi, suhu yang lebih dingin sehingga mendorong orang berada di dalam ruangan, serta kelelahan warga atas tindakan pencegahan COVID-19.

Di luar kawasan Midwest, Kota El Paso di Texas juga menghadapi lonjakan kasus yang membebani rumah sakit setempat.

Otoritas setempat mendirikan sebuah fasilitas perawatan alternatif untuk membantu meringankan pusat medis.

Baca Juga: Alami Lebih dari 5 Gejala, Awas Pasien Berisiko Covid-19 Jangka Panjang

"Kami menangani semua jenis pasien. Secara historis, usia mereka di atas 65, mereka dengan beberapa penyakit penyerta. Tapi ada juga yang berusia 20 tahunan. Ada yang berusia 30 tahunan, 40 tahunan," kata Dr. Ogechika Alozie, spesialis penyakit menular di El Paso, kepada Reuters.

Komentar