-
Pentagon menandatangani kesepakatan dengan Northrop Grumman untuk meningkatkan produksi komponen rudal PAC-3 dan THAAD.
-
Kerja sama ini melipatgandakan produksi PAC-3 hingga tiga kali lipat dan THAAD empat kali lipat.
-
Strategi ini memperkuat rantai pasok alutsista sekaligus menambah sumber manufaktur kedua motor roket.
Suara.com - Departemen Pertahanan Amerika Serikat resmi menandatangani kesepakatan strategis bersama Northrop Grumman guna mendongkrak kapasitas produksi komponen inti interseptor rudal pertahanan. Langkah ini diambil untuk menjamin kestabilan pasokan jangka panjang sekaligus memicu lonjakan manufaktur rudal PAC-3 hingga tiga kali lipat dan THAAD hingga empat kali lipat.
Melalui kemitraan yang dikoordinasikan bersama Lockheed Martin ini, Pentagon menargetkan penguatan rantai pasok global serta percepatan pengiriman alutsista udara. Kebijakan ini menjadi strategi krusial untuk memperkokoh benteng pertahanan udara dan rudal nasional Amerika Serikat.
Wakil Menteri Pertahanan untuk Pengadaan dan Keberlanjutan AS, Michael P. Duffey, menegaskan pentingnya kolaborasi industri pertahanan ini.

"Membangun Arsenal of Freedom membutuhkan rantai pasok yang tangguh dan dinamis di setiap tingkatan basis industri," kata Michael P. Duffey dalam pernyataan resminya, dikutip dari Anadolu, Rabu (5/8/2026).
"Perjanjian kerangka kerja dengan pemasok komponen amunisi seperti Northrop Grumman sangat penting untuk mempercepat penggandaan produksi interseptor PAC-3 hingga tiga kali lipat dan THAAD hingga empat kali lipat."
Untuk program Patriot Advanced Capability-3 (PAC-3) Missile Segment Enhancement (MSE), kerja sama ini menghadirkan sumber manufaktur kedua bagi motor roket padat. Kehadiran produsen sekunder ini dirancang khusus guna meningkatkan ketahanan rantai pasokan dan mendorong iklim kompetisi industri yang sehat.
Selain memperkuat pasokan roket, poin kerja sama tersebut juga mendongkrak volume manufaktur perangkat keselamatan pengapian (ignition safety devices) pada interseptor PAC-3. Skema ini memastikan setiap unit rudal memiliki standar keamanan teknis yang lebih tinggi saat diproduksi.
Sementara itu, kesepakatan pada program THAAD difokuskan pada lonjakan produksi komponen struktural interseptor hingga empat kali lipat dari kapasitas sebelumnya. Cakupan manufaktur ini meliputi pembuatan selongsong bagian tengah (mid-body shells), penutup moncong (muzzle covers), hingga perakitan gerbong rel (rail car assemblies).
Keputusan Pentagon memperluas rantai produksi ini berakar dari meningkatnya kebutuhan sistem pertahanan udara berbasis rudal pencegat yang andal. PAC-3 dan THAAD merupakan dua pilar utama dalam arsitektur pertahanan rudal Amerika Serikat dan sekutunya untuk mengantisipasi ancaman bahaya serangan udara serta rudal balistik.
Dengan memberikan sinyal permintaan jangka panjang kepada para pemasok utama, pemerintah AS berupaya mengeliminasi kemacetan pasokan komponen vital yang selama ini membatasi kapasitas pabrik. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Pentagon dalam memodernisasi basis industri pertahanan guna menghadapi dinamika keamanan global.