Masalah Otak hingga Jantung, Kenali Lima Dampak Stres pada Kesehatan

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Kamis, 29 Oktober 2020 | 14:00 WIB
Masalah Otak hingga Jantung, Kenali Lima Dampak Stres pada Kesehatan
Ilustrasi stres. (Shutterstock)

Suara.com - Stres memang pada dasarnya adalah masalah mental. Namun, stres nyatanya juga memiliki konsekuensi untuk kesehatan fisik.

"Diketahui bahwa stres dan penyebab stres secara langsung memengaruhi kesehatan kita," kata Dr. Sherry Ross MD, pakar kesehatan wanita di Pusat Kesehatan Providence Saint John, kepada Bustle.

Melansir dari Bustle, berikut adalah beberapa konsekuensi kesehatan yang diakibatkan oleh stres. Apa saja?

1. Memengaruhi Kekebalan

Stres kronis dapat merusak kekebalan tubuh yang melawan virus dan infeksi. Sebuah tinjauan tentang efek ketegangan pada tubuh yang diterbitkan dalam jurnal EXCLI pada tahun 2017 menemukan bahwa penelitian telah mengaitkan stres dengan fungsi sistem kekebalan.

Masalah stres dan kekebalan bisa disebabkan karena tubuh mengubah cara mengeluarkan hormon yang membantu sistem kekebalan tubuh saat cemas. Hal ini dapat menyebabkan sesuatu yang disebut aktivasi kekebalan kronis di mana sistem kekebalan Anda bereaksi berlebihan dan malah menyerang sel-sel sehat.

Ilustrasi menderita flu, pilek dan batuk. (Shutterstock)
Ilustrasi menderita flu, pilek dan batuk. (Shutterstock)

"Stres menyebabkan peradangan sistemik yang dapat meningkatkan rasa sakit kronis dan merusak sistem kekebalan, membuat orang lebih rentan terhadap infeksi seperti flu," kata Dr. Julia Blank MD, seorang dokter pengobatan keluarga juga di Providence St. John's Health Center.

2. Mengganggu Tidur

Hidup di bawah tekanan stres dapat merusak pola tidur. Hal ini disebabkan karena stres membuat kita waspada dan panik, sehingga merusak kemampuan kita untuk rileks dan mendapatkan istirahat yang berkualitas.

baca juga

"Kecemasan kronis dapat menyebabkan orang mengalami insomnia," kata Dr. Blank.

Kadar adrenalin dan kortisol yang meningkat saat stres membuat Anda lebih sulit untuk tenang dan tertidur.

3. Pengaruhi Otak

Setres bisa memengaruhi otak yang membuat Anda pusing saat merasa khawatir. "Bagi mereka yang menderita stres terus-menerus, mereka bisa mengalami komplikasi medis fisik dan mental dalam jangka panjang," kata Dr. Ross kepada Bustle.

Penelitian pada tahun 2018 menemukan bahwa orang yang cemas menunjukkan sedikit penyusutan otak dibandingkan dengan orang yang rileks.

4. Masalah Pencernaan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Sudah Berubah, Isu Kesehatan Mental di Dunia K-Pop Masih Tabu

Meski Sudah Berubah, Isu Kesehatan Mental di Dunia K-Pop Masih Tabu

Health | Rabu, 28 Oktober 2020 | 19:30 WIB

Anak Perempuan Tak Tinggal Bersama Orang Tua Lengkap, Berisiko Puber Dini

Anak Perempuan Tak Tinggal Bersama Orang Tua Lengkap, Berisiko Puber Dini

Health | Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:57 WIB

Rentan terhadap Penyakit, Berikut Tanda Lingkungan Kerja Beracun

Rentan terhadap Penyakit, Berikut Tanda Lingkungan Kerja Beracun

Health | Rabu, 28 Oktober 2020 | 07:05 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB