Anak Perempuan Tak Tinggal Bersama Orang Tua Lengkap, Berisiko Puber Dini

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:57 WIB
Anak Perempuan Tak Tinggal Bersama Orang Tua Lengkap, Berisiko Puber Dini
Ilustrasi Remaja perempuan. (Shutterstock)

Suara.com - Anak perempuan yang tidak tinggal bersama kedua orangtuanya sejak lahir hingga usia dua tahun berisiko lebih tinggi mengalami pubertas dini. Hal ini dinyatakan oleh penelitian yang diterbitkan pada jurnal akses terbuka BMC Pediatrics.

Dengan begitu, peneliti menyarankan bahwa mendukung kesejahteraan mental dapat membantu menekan risiko pubertas dini pada anak yang tak tinggal dengan keluarga lengkapnya.

Melansir dari Medicalxpress, tim peneliti dari Kaiser Permanente Divisi Riset California Utara Amerika Serikat menemukan bahwa anak perempuan yang tidak tinggal dengan kedua orang tua sejak lahir hingga usia dua tahun memiliki kemungkinan 38 persen lebih besar untuk mengalami menstruasi sebelum usia 12 tahun.

Sementara anak perempuan yang tidak tinggal dengan kedua orangtuanya antara usia dua dan enam tahun, berisiko 18 persen menstruasi sebelum usia 12 tahun daripada mereka yang tinggal dengan orangtuanya.

"Stres yang dialami sebelum usia dua tahun mungkin memiliki pengaruh yang lebih kuat pada permulaan pubertas daripada stres yang dialami oleh anak-anak yang lebih tua," kata Ai Kubo, penulis penelitian.

"Pubertas dini dikaitkan dengan peningkatan risiko masalah mental dan emosional selama masa remaja. Selain itu, perempuan yang memulai pubertas dini berisiko tinggi untuk berbagai kondisi seperti penyakit jantung serta kanker payudara dan rahim," imbuhnya.

Penulis penelitian juga menemukan bahwa anak perempuan yang tidak tinggal dengan kedua orangtuanya sejak lahir hingga usia dua tahun memiliki kemungkinan 29 persen lebih besar mengalami mengembangkan payudara lebih awal. Tak hanya itu, mereka juga disebut 21 persen lebih cepat mengalami pertumbuhan rambut kemaluan.

Ilustrasi anak tak tinggal dengan orangtua
Ilustrasi anak tak tinggal dengan orangtua

Sementara anak perempuan yang tidak tinggal dengan kedua orangtuanya antara usia dua hingga enam tahun memiliki kemungkinan 13 pesen lebih besar untuk mulai mengembangkan payudara dan 15 persen lebih cepat mulai mengembangkan rambut kemaluan.

Pada penelitian ini, para peneliti menggunakan data catatan kesehatan elektronik anak perempuan yang lahir antara tahun 2003 hingga 2010 dalam sistem perawatan kesehatan Kaiser Permanente Northern California. Dari 26.044 anak perempuan yang dilibatkan dalam penelitian ini, 2.034 atau 8 persen tinggal dengan satu orang tua sebelum usia dua tahun dan 2.186 atau 8 persen tinggal dengan satu orangtua antara usia dua dan enam tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Instagram Ajak Orangtua 'Melek' Isu Kesehatan Mental pada Anak Remaja

Instagram Ajak Orangtua 'Melek' Isu Kesehatan Mental pada Anak Remaja

Health | Selasa, 27 Oktober 2020 | 19:19 WIB

Studi: Sinar Matahari Pengaruhi Kesehatan Mental

Studi: Sinar Matahari Pengaruhi Kesehatan Mental

Health | Selasa, 27 Oktober 2020 | 15:03 WIB

Dokter Anak: Menstruasi Bukan Tanda Pubertas pada Anak Perempuan

Dokter Anak: Menstruasi Bukan Tanda Pubertas pada Anak Perempuan

Health | Senin, 26 Oktober 2020 | 13:51 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB