Terkesan Sama, ini 4 Perbedaan Penyebaran Virus Corona dan Flu

Angga Roni Priambodo, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 29 Oktober 2020 | 15:02 WIB
Terkesan Sama, ini 4 Perbedaan Penyebaran Virus Corona dan Flu
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Suara.com - Musim dingin telah tiba di tengah pandemi virus corona Covid-19 yang masih berlangsung. Para ahli pun mendesak semua orang mendapatkan suntikan vaksin flu untuk mencegah keparahan akibat virus corona.

Tapi, perlu dipahami bahwa flu musiman berbeda dengan virus corona Covid-19 dan jenis flu yang berubah setiap tahunnya. Karena itu, suntikan flu tahun ini mungkin tidak akan bekerja lagi secara maksimal di tahun depan.

Dilansir dari The Sun, flu musiman dan virus corona Covid-19 tidak hanya memiliki gejala yang berbeda, tetapi juga ditularkan dengan cara berbeda.

Umumnya, kedua kondisi ini ditularkan melalui tetesan cairan pernapasan tubuh. Karena itulah penggunaan masker dan jaga jarak fisik diperlukan.

Karena itu, memahami proses penyebaran kedua penyakit itu bisa membantu dan menentukan virus mana yang Anda miliki ketika mulai merasa tidak enak badan.

Ilustrasi virus Corona Covid-19 - (Pixabay/geralt)
Ilustrasi virus Corona Covid-19 - (Pixabay/geralt)

Para ilmuwan masih mempelajari tentang virus corona Covid-19. Tapi, para ahli mengatakan ada 4 cara penyebaran virus corona Covid-19 yang mematikan secara berbeda dibandingkan flu biasa.

Kurangnya kekebalan

Sejauh ini vaksin untuk virus corona belum ditemukan. Sedangkan setiap tahunnya, suntikan flu baru dikembangkan untuk melawan jenis virus terbaru.

Linsey Marr, seorang profesor teknik sipil dan lingkungan di Virginia Tech yang mempelajari virus di udara mengatakan virus corona lebih menyebar daripada flu. Karena faktanya, populasi memiliki kekebalan terhadap virus corona lebih rendah.

baca juga

Asimptomatik

Gejala flu mirip dengan virus corona dan keduanya menyebabkan gejala berupa suhu tinggi. Jika Anda flu, Anda juga mungkin akan mengalami batuk kering dan terus-menerus.

Saat flu, Anda mungkin juga akan mengalami sakit kepala dan hilangnya nafsu makan. Para ahli menemukan bahwa beberapa orang menderita virus corona tidak menunjukkan gejala.

Penyebaran virus

Menurut Marr, seseorang yang terkena flu kemungkinan besar menularkannya pada 1 hingga 1,3 orang. Tapi, risiko penularan ini meningkat hingga 2,5 orang ketika terinfeksi virus corona Covid-19.

Selain itu, ahli juga menemukan virus corona Covid-19 bisa menyebar lebih dari 10 orang. Karena itu, acara yang dihadiri oleh 11 orang bisa dinyatakan positif terinfeksi semuanya jika ada salah satu yang positif.

Anak-anak

Penelitian ekstensif menemukan bahwa penularan virus corona berbeda pada setiap anak-anak dibandingkan orang dewasa. Penelitian pada ahli King's College London juga menemukan bahwa anak-anak memiliki gejala virus yang berbeda dengan orang dewasa.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa anak-anak penting dalam hal flu. Karena, anak-anak adalah pendorong penting dalam penularan virus influenza di masyarakat.ac

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Georgia: Gangguan Kognitif Tingkatkan Risiko Infeksi Virus Corona Parah

Georgia: Gangguan Kognitif Tingkatkan Risiko Infeksi Virus Corona Parah

Health | Kamis, 29 Oktober 2020 | 14:37 WIB

Studi Universitas Emory: Antibodi Pasien Pulih Covid-19 Malah Serang Tubuh

Studi Universitas Emory: Antibodi Pasien Pulih Covid-19 Malah Serang Tubuh

Health | Kamis, 29 Oktober 2020 | 12:15 WIB

Ahli: Vaksin Virus Corona Oxford Bisa Mendorong Kekebalan Tubuh Lansia

Ahli: Vaksin Virus Corona Oxford Bisa Mendorong Kekebalan Tubuh Lansia

Health | Rabu, 28 Oktober 2020 | 19:00 WIB

Terkini

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:18 WIB

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:10 WIB

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Belanda Kembalikan 20 Barang Curian ke Indonesia: dari Berlian hingga Alquran Kuno

Belanda Kembalikan 20 Barang Curian ke Indonesia: dari Berlian hingga Alquran Kuno

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:00 WIB

HUT ke-62 Golkar Digelar Sederhana, Bahlil Larang Acara di Hotel

HUT ke-62 Golkar Digelar Sederhana, Bahlil Larang Acara di Hotel

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Polisi Cimahi Ungkap Peredaran 1 Kg Tembakau Sintetis, Sita Senpi Rakitan

Polisi Cimahi Ungkap Peredaran 1 Kg Tembakau Sintetis, Sita Senpi Rakitan

Jabar | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Dituntut 5 Tahun Penjara, 11 Pengasuh Daycare Little Aresha Minta Keringanan dan Ngaku Korban Sistem

Dituntut 5 Tahun Penjara, 11 Pengasuh Daycare Little Aresha Minta Keringanan dan Ngaku Korban Sistem

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:53 WIB

×