Studi AS: Covid-19 Bisa Sebabkan Masalah Kulit Jangka Panjang

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 30 Oktober 2020 | 10:47 WIB
Studi AS: Covid-19 Bisa Sebabkan Masalah Kulit Jangka Panjang
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona Covid-19 disebut dapat memicu masalah kulit yang bisa bertahan lama. Hal ini dinyatakan oleh sebuah penelitian yang diperesentasikan pada Kongres ke-29 Akademi Dermatologi dan Venereologi Eropa oleh para peneliti di Rumah Sakit Umum Massachusetts (MGH), Amerika Serikat.

Melansir dari Healthshots, terinfeksi SARS-CoV-2 virus corona penyebab Covid-19 dapat berdampak pada kulit. Penemuan yang dipresentasikan tersebut berfokus pada penularan jangka panjang dari Covid-19.

Untuk menganalisis, para peneliti Amerika Serikat (AS) membuat daftar internasional untuk melihat manifestasi kulit Covid-19 pada April 2020. Dalam hal ini para dokter dihubungi pada bulan Juni hingga Agustus untuk memperbarui hasil tes laboratorium Covid-19 dan durasi gejala kulit pasien. Tim peneliti juga mengevaluasi hampir 1.000 kasus pasien dengan manifestasi kulit covid-19.

Tim peneliti menemukan bahwa mereka yang mengalami gejala jangka panjang setidaknya merasakan masalah kulit selama 60 hari.

Berbagai gejala seperti ruam mirip campak dan urtikaria berlangsung selama rata-rata tujuh hingga dan empat. Namun mereka yang bergejala panjang bisa mengalami masalah kulit tersebut hingga maksimum 28 hari.

Masalah papula dan plak bersisik pada kulit juga berlangsung selama rata-rata 20 hari sementara pada orang yang bergejala panjang mengalami selama 70 hari.

Ruam pasien Covid-19 (Twitter/Dennis Porto)
Ruam pasien Covid-19 (Twitter/Dennis Porto)

Kemerahan dan pembengkakan pada kaki dan tangan, umumnya dikenal sebagai jari kaki covid (covidtoes), berlangsung selama rata-rata 10-15 hari. Namun pada pasien bergejala lama mengalami masalah kemerahan dan pembengkakan pada kaki tangan selama 60 hingga 130 hari.

"Kulit berpotensi menjadi jendela mengenai peradangan yang bisa terjadi di dalam tubuh akibat Covid-19," kata penulis senior Esther E. Freeman, MD, PhD, direktur Global Health Dermatology di MGH

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Aktif Terbanyak, 10 Kota Ini Jadi Prioritas Satgas Covid-19

Kasus Aktif Terbanyak, 10 Kota Ini Jadi Prioritas Satgas Covid-19

Health | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 10:14 WIB

Airlangga Hartarto: Vaksinasi Covid-19 Tetap Menunggu Sertifikasi Aman BPOM

Airlangga Hartarto: Vaksinasi Covid-19 Tetap Menunggu Sertifikasi Aman BPOM

Video | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 10:08 WIB

Dampak Covid-19, Industri Pakaian Formal di AS Terpukul dari Hulu ke Hilir

Dampak Covid-19, Industri Pakaian Formal di AS Terpukul dari Hulu ke Hilir

Video | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB