141 Dokter Meninggal, Satgas Covid-19 Minta Dokter Istirahat Sejenak

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 30 Oktober 2020 | 12:46 WIB
141 Dokter Meninggal, Satgas Covid-19 Minta Dokter Istirahat Sejenak
Ilustrasi dokter. (Shutterstock)

Suara.com - Data terakhir dari survei Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) per 25 Oktober 2020, sudah ada 141 dokter Indonesia yang meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19. Padahal menurut Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Doni Monardo, berdasarkan target Satgas Covid-19, tim medis adalah kelompok rentan yang harus dilindungi.

Melihat dokter yang berguguran, Doni akhirnya menganalisis dan mencaritahu penyebabnya. Ia melihat rata-rata angka kematian dokter terbanyak terjadi pada periode Juli, Agustus, dan Septembar 2020. Pada periode itu, di Indonesia memang terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 yang cukup tinggi, dan cukup banyak pasien yang dirawat di rumah sakit.

Maka, solusi mencegah dokter bertumbangan adalah dengan mengurangi jumlah pertambahan kasus Covid-19 baru.

"Pada periode itu, angka kasus positif dan masyarakat yang dirawat di rumah sakit itu termasuk cukup tinggi. Dan kita harapkan kasus positif bisa berkurang, kemudian yang dirawat di rumah sakit tidak terlalu banyak," ujar Doni dalam acara Seminar Nasional Persatuan Rumah Sakit Indonesia (PERSI), Jumat (30/10/2020).

Doni bercerita saat mengunjungi RS Wisma Atlet beberapa hari lalu, jumlah pasien yang dirawat dan diisolasi berkurang dratis. Dari yang tadinya tower 6 dan 7, kapasitasnya terisi 90 persen, kini hanya terisi 43, 7 persen.

Menurunnya jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit seperti di RS Wisma Atlet, kata Doni, dokter harus memanfaatkan kesempatan ini untuk relaksasi atau beristirahat sejenak mengembalikan energi. Sehingga sistem imun tetap baik dan mampu melawan virus corona penyebab sakit Covid-19.

"Saya sampaikan kepada mereka momentum ini supaya dimanfaatkan untuk relaksasi, bukan cuti tetapi istirahat," terang Doni.

Mirisnya, Doni juga mendapat kabar jika ada beberapa dokter yang sejak awal pandemi Covid-19 merebak di Indonesia hingga akhir Oktober 2020 belum beristirahat dan pulang ke kampung halaman, bertemu sanak keluarga.

"Jadi kita minta untuk bisa mengatur waktu ketemu keluarga, orangtua, memohon doa restu dan juga untuk rileks dengan melakukan kegiatan yang sifatnya personal. Sehingga nanti ketika ada kasus yang meningkat kita harapkan para dokter sudah lebih siap. Sehingga dengan penurunan kasus akan mengurangi kelelahan dari para dokter," tutup Doni.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Ini Tertipu Lampu Ajaib Aladin hingga Rp 4,8 Miliar

Dokter Ini Tertipu Lampu Ajaib Aladin hingga Rp 4,8 Miliar

News | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 10:30 WIB

Kasus Aktif Terbanyak, 10 Kota Ini Jadi Prioritas Satgas Covid-19

Kasus Aktif Terbanyak, 10 Kota Ini Jadi Prioritas Satgas Covid-19

Health | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 10:14 WIB

Satgas Covid-19: Terapkan Tiga Hal Utama Guna Memutus Penyebaran Virus

Satgas Covid-19: Terapkan Tiga Hal Utama Guna Memutus Penyebaran Virus

Video | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 09:36 WIB

Terkini

Lowongan Minta Paket Lengkap, Gaji Paket Hemat: Ada Apa dengan Pasar Kerja?

Lowongan Minta Paket Lengkap, Gaji Paket Hemat: Ada Apa dengan Pasar Kerja?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:50 WIB

Komite IV DPD RI Tuntaskan Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota BPK RI

Komite IV DPD RI Tuntaskan Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota BPK RI

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:44 WIB

Rekam Jejak Yoseph Jhon Ferry, Pejabat Lapas Cibinong yang Kariernya Disorot DPR

Rekam Jejak Yoseph Jhon Ferry, Pejabat Lapas Cibinong yang Kariernya Disorot DPR

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:43 WIB

Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi

Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:42 WIB

Pimpinan DPR Temui Perwakilan Buruh, 11 Tuntutan Bakal Dibawa ke Panja RUU Ketenagakerjaan

Pimpinan DPR Temui Perwakilan Buruh, 11 Tuntutan Bakal Dibawa ke Panja RUU Ketenagakerjaan

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:37 WIB

Aksi Demo di DPR: Transjakarta Alihkan 8 Rute via Tol dan Setop Sementara Sejumlah Layanan

Aksi Demo di DPR: Transjakarta Alihkan 8 Rute via Tol dan Setop Sementara Sejumlah Layanan

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:36 WIB

Weton Tertinggi Hari Apa? Begini Cara Menghitung Weton

Weton Tertinggi Hari Apa? Begini Cara Menghitung Weton

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:35 WIB

Media Belanda Ikut Gemes Thom Haye Dikartu Merah

Media Belanda Ikut Gemes Thom Haye Dikartu Merah

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:32 WIB

Perekrutan ABK di Jakarta Disorot, Belum Ada Agen yang Dinilai Punya Legalitas

Perekrutan ABK di Jakarta Disorot, Belum Ada Agen yang Dinilai Punya Legalitas

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:32 WIB

Teknologi Cold Chain Curi Atensi di Franchise Meet Up Day, Jadi Strategi Mixue Jaga Kualitas Produk

Teknologi Cold Chain Curi Atensi di Franchise Meet Up Day, Jadi Strategi Mixue Jaga Kualitas Produk

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 14:30 WIB

×