alexametrics

Dokter Ini Tertipu Lampu Ajaib Aladin hingga Rp 4,8 Miliar

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus
Dokter Ini Tertipu Lampu Ajaib Aladin hingga Rp 4,8 Miliar
Seorang dokter tertipu lampu ajaib Aladin hingga Rp 4,8 miliar.[Facebook]

Seorang dokter tertipu sebuah lampu Aladin hingga Rp 4,8 miliar.

Suara.com - Seorang dokter di India tertipu Rp 4,8 miliar ketika dijanjikan sebuah lampu ajaib Aladin yang ia beli bisa mengabulkan semua permintaannya dan menjadikannya menjadi miliarder.

Menyadur Times Now News, dua pria yang dikatakan sebagai 'tantriks' menipu seorang dokter dengan menjual sebuah lampu ajaib Aladin seharga 2,5 crore rupee atau sekitar Rp 4,8 miliar.

Kedua pelaku asal distrik Meerut di Uttar Pradesh, menjual lampu yang mereka sebut 'Aladdin Ka Chirag' dengan janji bahwa benda tersebut dapat memenuhi semua keinginannya.

Insiden itu terjadi di daerah Khairnagar di bawah kantor polisi kota Brahmpuri. Korban yang diidentifikasi sebagai Dr Laeek Khan telah melapor kepada polisi untuk memburu para penipu.

Baca Juga: Pasien Perempuan Diperkosa saat Menjalani Perawatan di RS

Menurut sebuah laporan di harian Hindi Navbharat Times, polisi telah menangkap dua tersangka dan menemukan lampu ajaib.

Pada 2018, seorang pasien bernama Sameena melakukan kontak dengan dokter tersebut. Kemudian, dokter mulai sering mengunjungi rumahnya untuk melakukan perawatan pasca dioperasi.

Dokter mengatakan dia bertemu dengan seorang tantrik bernama Islamuddin di rumah wanita itu. Tantrik membuat janji besar tentang kekuatan magisnya.

Belakangan, Islamuddin berjanji kepada dokter tersebut untuk menjadikannya miliarder melalui bantuan lampu 'Aladdin Ka Chirag' tersebut.

Menurut dokter, kedua penipu tersebut sering membuatnya melihat 'jin' yang muncul dari dalam lampu.

Baca Juga: Terjerat Kemiskinan, Orang Tua Tega Jual Bayi Usia Sebulan Rp 2,9 Juta

Namun anehnya, ketika dokter meminta membawa lampu tersebut ke rumahnya, mereka menolak dengan dalih takut terjadi hal buruk jika ia menyentuh lampu tersebut.

Komentar