Meski Sudah Sembuh, Pasien Covid-19 Masih Bisa Bawa Virus Tanpa Gejala

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 30 Oktober 2020 | 17:45 WIB
Meski Sudah Sembuh, Pasien Covid-19 Masih Bisa Bawa Virus Tanpa Gejala
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - MEski telah pulih dari covid-19, SARS-CoV-2 bisa tetap bersama Anda. Hal itu terungkap dari sebuah penelitian di Italia.

Dilansir dari Healthshots, penelitian yang menilai 131 pasien covid-19 yang memenuhi kriteria Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk penghentian karantina.

Peneliti menemukan bahwa hampir 17 persen dari mereka, yang dianggap pulih sepenuhnya, dinyatakan positif terkena virus.

“Temuan kami menunjukkan bahwa tingkat yang patut dicatat dari pasien yang sembuh dengan Covid-19 masih bisa menjadi pembawa virus tanpa gejala,” kata rekan penulis studi Francesco Landi dari Fondazione Policlinico Universitario di Italia.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Dalam studi tersebut, para peneliti mengikuti pasien covid-19 setelah pemulihan mereka untuk menilai dampak virus pada tubuh mereka.

Ditemukan bahwa pasien yang terus mengalami gejala pernapasan, terutama sakit tenggorokan dan rinitis, lebih cenderung mendapatkan hasil tes positif baru.

Para peneliti mengatakan persistensi dari dua gejala ini tidak boleh diremehkan dan harus dinilai secara memadai pada semua pasien yang dianggap pulih dari covid-19.

“Dokter dan peneliti telah fokus pada fase akut COVID-19, tetapi pemantauan lanjutan setelah keluar dari rumah sakit diperlukan untuk efek jangka panjang,” Landi menjelaskan.

Para ilmuwan juga mengumpulkan informasi demografis, medis, dan klinis dari pasien dengan penekanan pada gejala dan tanda yang terkait dengan Covid-19 seperti batuk, kelelahan, diare, sakit kepala, gangguan bau, kehilangan nafsu makan, sakit tenggorokan, dan rinitis.

baca juga

Analisis mereka menemukan bahwa 16,7 persen pasien dinyatakan positif lagi. Studi tersebut tidak menemukan perbedaan yang signifikan antara pasien dengan hasil tes positif dan negatif dalam hal usia atau jenis kelamin.

Studi itu mencatat bahwa tidak ada pasien yang demam dan semua melaporkan perbaikan dalam kondisi klinis mereka secara keseluruhan. Mereka juga mengatakan beberapa gejala seperti kelelahan (51 persen), sesak napas (44 persen) dan batuk (17 persen) masih ada dalam persentase yang signifikan dari pasien yang diteliti.

“Pertanyaan utama penanggulangan infeksi pandemi SARS-CoV-2 yang masih perlu dijawab adalah apakah dengan keberadaan fragmen virus yang terus-menerus berarti pasien masih tertular,” kata Landi.

Para ilmuwan menjelaskan bahwa tes RT-PCR mencari fragmen kecil dari materi genetik virus, RNA itu, dan tes usap yang positif dapat mengungkapkan apakah pasien masih menumpahkan fragmen virus.

“Tetapi tidak dapat membedakan apakah itu benar atau tidak. tidak menular, ”tambah Landi.

Untuk pasien yang terus memiliki gejala yang berpotensi terkait dengan COVID-19, para peneliti mengatakan masuk akal untuk berhati-hati dan menghindari kontak dekat dengan orang lain, memakai masker wajah, dan mungkin menjalani usap nasofaring tambahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WNI di Melbourne Manfaatkan Tes dan Isolasi Covid Demi Insentif Rp4,6 Juta

WNI di Melbourne Manfaatkan Tes dan Isolasi Covid Demi Insentif Rp4,6 Juta

News | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 14:05 WIB

Cerita Sekeluarga Isolasi Mandiri: Tak Ada Bantuan, Tetangga Antar Makanan

Cerita Sekeluarga Isolasi Mandiri: Tak Ada Bantuan, Tetangga Antar Makanan

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 13:37 WIB

Relawan: Uji Klinis Belum Selesai Kok Sudah Pesan Vaksin Jadi?

Relawan: Uji Klinis Belum Selesai Kok Sudah Pesan Vaksin Jadi?

News | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 13:31 WIB

Terkini

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB