Studi Inggris: Sekolah Daring Malah Turunkan Risiko Kecemasan Remaja

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Senin, 02 November 2020 | 14:25 WIB
Studi Inggris: Sekolah Daring Malah Turunkan Risiko Kecemasan Remaja
Ilustrasi remaja melakukan sekolah daring (Shutterstock).

Suara.com - Umumnya, banyak orang menduga bahwa remaja yang melakukan sekolah daring selama virus corona Covid-19 mungkin akan mengalami stres karena menurunnya komunikasi sosial. Namun, penelitian baru menunjukkan bahwa beberapa anak-anak mungkin malah merasa lega saat mereka melakukan sekolah daring.

Melansir dari Healthline, studi yang dilakukan oleh para peneliti di University of Bristol menunjukkan bahwa sekolah daring nyanyata malah mengurangi kecemasan pada remaja.

Pada penelitian ini, setidaknya ada lebih dari 1.000 siswa kelas sembilan dari 17 sekolah menengah di Inggris Barat Daya yang berpartisipasi.

Melalui analisis dan wawancara, tim peneliti menemukan bahwa 54 persen anak perempuan berusia 13 hingga 14 tahun yang berisiko mengalami kecemasan sebelum pandemi angkanya turun 10 persen selama lockdown atau belajar di rumah.

Ilustrasi lelah belajar di rumah. (Shutterstock)

Sementara 26 persen anak laki-laki dalam kelompok usia yang sama dengan risiko mengalami kecemasan, angkanya turun jadi 18 persen selama lockdown atau belajar di rumah.

Namun, perlu dicatat bahwa tingkat depresi tetap konsisten, di mana anak perempuan mengalami peningkatan risiko sebesar 3 persen dan anak laki-laki mengalami penurunan 2 persen selama pandemi.

Emily Widnall, MSc yang merupakan penulis utama studi tersebut mengatakan bahwa ia dan timnya terkejut saat melihat hasil survei tersebut. Sebab banyak pakar kesehatan anak, memperkitakan kecemasan meningkat sekolah daring dilakukan.

"Kami tahu bahwa sekolah bagi banyak remaja mungkin malah dapat menimbulkan kecemasan dalam hal tekanan ujian dan hubungan teman sebaya termasuk perundungan," kata Widnall.

"Ini benar-benar kesempatan yang unik untuk memahami perasaan banyak remaja yang lebih muda tanpa tekanan kehidupan sekolah sehari-hari," imbuhnya.

baca juga
Ilustrasi Remaja Depresi. (Shutterstock)
Ilustrasi Remaja Depresi. (Shutterstock)

Frank A. Ghinassi, PhD, ABPP, Presiden dan CEO Perawatan Kesehatan Perilaku Universitas Rutgers Health yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut menjelaskan bahwa ada beberapa faktor kunci yang mendorong depresi dan kecemasan di kalangan remaja.

Di antaranya adalah kekurangan makanan, tekanan ekonomi, ketidakstabilan di rumah, perselisihan antara orang tua, kekerasan dalam rumah tangga, masalah harga diri, perundungan, status sosial, harapan akademis, masalah hubungan romantis hingga perasaan tidak dimiliki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadapi Kekerasan Seksual pada Anak dengan Kesiagaan Mental

Hadapi Kekerasan Seksual pada Anak dengan Kesiagaan Mental

Your Say | Senin, 02 November 2020 | 10:41 WIB

Sering Muncul Pemikiran yang Tak Diinginkan? Coba Kurangi dengan Tidur

Sering Muncul Pemikiran yang Tak Diinginkan? Coba Kurangi dengan Tidur

Health | Minggu, 01 November 2020 | 18:15 WIB

Melihat Foto-foto Lama Bisa Bikin Bahagia, Foto Mantan Juga?

Melihat Foto-foto Lama Bisa Bikin Bahagia, Foto Mantan Juga?

Jabar | Minggu, 01 November 2020 | 13:55 WIB

Terkini

Pemimpin Arab Sampaikan Duka Cita Atas Tragedi KMP Virgo Transport 8

Pemimpin Arab Sampaikan Duka Cita Atas Tragedi KMP Virgo Transport 8

News | Senin, 28 September 2026 | 10:30 WIB

Mau Ikut Fun Run 5K? Ini 5 Rekomendasi Sepatu Lari Nyaman dari Lokal Sampai Global

Mau Ikut Fun Run 5K? Ini 5 Rekomendasi Sepatu Lari Nyaman dari Lokal Sampai Global

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:29 WIB

Rebutan Lahan Parkir Berujung Bentrok di Garut, Satu Orang Terkena Sajam

Rebutan Lahan Parkir Berujung Bentrok di Garut, Satu Orang Terkena Sajam

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 10:25 WIB

Enam Lokasi Pasar Murah di Pekanbaru Periode Sepekan ke Depan

Enam Lokasi Pasar Murah di Pekanbaru Periode Sepekan ke Depan

Riau | Senin, 28 September 2026 | 10:23 WIB

Tak Takut Atmosfer GBK, Pelatih Malaysia Kenang Pernah Bikin Timnas Indonesia Terluka

Tak Takut Atmosfer GBK, Pelatih Malaysia Kenang Pernah Bikin Timnas Indonesia Terluka

Bola | Senin, 28 September 2026 | 10:22 WIB

Cari Serum Wardah untuk Samarkan Kerutan? Ini Pilihannya, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Cari Serum Wardah untuk Samarkan Kerutan? Ini Pilihannya, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:20 WIB

Hamzah Batik Malioboro Terbakar Lagi Setelah 2004, Ini Sejarahnya dengan Sosok Raminten dan Mirota

Hamzah Batik Malioboro Terbakar Lagi Setelah 2004, Ini Sejarahnya dengan Sosok Raminten dan Mirota

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:19 WIB

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:13 WIB

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:10 WIB

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Bola | Senin, 28 September 2026 | 10:09 WIB

×