Sering Muncul Pemikiran yang Tak Diinginkan? Coba Kurangi dengan Tidur

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 01 November 2020 | 18:15 WIB
Sering Muncul Pemikiran yang Tak Diinginkan? Coba Kurangi dengan Tidur
Ilustrasi perempuan tidur (shutterstock)

Suara.com - Sering kali menghadapi pemikirian yang tak diinginkan? Lebih banyak beristirahat dan tidur mungkin bisa membantu.

"Bagi kebanyakan orang, gangguan pikiran berlalu dengan cepat, tetapi bagi mereka yang mengalami kondisi mental seperti gangguan stres pascatrauma (PTSD), bisa mengalami pemikian negatif yang berulang dan tidak terkendali," kata psikolog Marcus Harrington dari Departemen Psikologi di Universitas York di Inggris kepada Medical News Today.

Studi yang dilakukan oleh Harrington dan timnya menemukan bahwa kurang tidur meningkatkan frekuensi pikiran yang tidak diinginkan dan mengurangi kemampuan individu untuk mengelola pemikiran negatif.

Melansir dari Medical News Today, penelitian ini telah diterbitkan pada Clinical Psychological Science. Pikiran yang tidak diinginkan dapat mengingatkan kita pada pengalaman yang tidak menyenangkan.

"Misalnya, mobil yang melaju terlalu cepat di jalan raya dapat menyebabkan kita mendapatkan kembali kenangan yang tidak diinginkan seperti kecelakaan mobil," kata Harrington.

"Studi kami menunjukkan bahwa kurang tidur berdampak besar pada kemampuan untuk menjauhkan pikiran yang tidak diinginkan dari pikiran," imbuhnya.

Ilustrasi perempuan merasa stres dan depresi (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan merasa stres dan depresi (Shutterstock)

Pada studi ini, para peneliti merekrut 60 orang sehat dengan usia rata-rata 20 tahun untuk berpartisipasi. Tim peneliti kemudian secara acak memisahkan mereka ke kelompok tidur cukup dan kurang tidur. 

Hasilnya, orang yang tidur cukup dapat berhasil menekan pikiran yang tidak diinginkan. Para partisipan juga melaporkan penurunan respons emosional mereka terhadap pikiran negatif.

Sementara individu dari kelompok kurang tidur melaporkan mengalami kesulitan untuk menekan pikiran negatif. Mereka juga melaporkan bahwa mengalami pikiran yang mengganggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melihat Foto-foto Lama Bisa Bikin Bahagia, Foto Mantan Juga?

Melihat Foto-foto Lama Bisa Bikin Bahagia, Foto Mantan Juga?

Jabar | Minggu, 01 November 2020 | 13:55 WIB

Cara Buat Polisi Tidur Tak Boleh Sembarangan, Ada Aturannya!

Cara Buat Polisi Tidur Tak Boleh Sembarangan, Ada Aturannya!

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 21:15 WIB

Kurang Tidur Bisa Sebabkan Masalah Kesehatan Mental, Benarkah?

Kurang Tidur Bisa Sebabkan Masalah Kesehatan Mental, Benarkah?

Health | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 15:35 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB