Alasan Kenapa Pasien dengan HIV AIDS Kerap Alami Bintil di Kulit

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 04 November 2020 | 15:58 WIB
Alasan Kenapa Pasien dengan HIV AIDS Kerap Alami Bintil di Kulit
Ilustrasi .(Shutterstock)

Suara.com - Infeksi kulit moluskum kontagiosum merupakan salah satu masalah kesehatan kulit yang kerap dialami pengidap HIV-AIDS. 

Dikutip dari Alodokter.com, moluskum kontagiosum atau molluscum contagiosum adalah infeksi virus yang menyebabkan tumbuhnya bintil di kulit yang tidak terasa nyeri, namun menimbulkan rasa gatal.

Dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Anthony Handoko Sp. KK. menjelaskan, moluskum pada pasien HIV biasanya berjumlah banyak. 

"Karena infeksi virus yang berhubungan dengan status imun, moluskum bisa jadi salah satu tanda, bagi dokter kulit, kalau orang dewasa punya moluskum banyak jangan-jangan itu HIV. Karena pada pasien HIV moluskumnya banyak," kata Anthony dalam webinar Eugenia Communication, Rabu (4/11/2020).

Cara penularan moluskum pada orang dewasa juga paling banyak disebabkan karena kontak seksual. Selain itu, penyakit moluskum mudah menyebar pada area tubuh pada pasien dengan sistem imun rendah, salah satunya pasien HIV-AIDS. 

"Kalau pasien terkena (moluskum) harus memerhatikan status imunnya. Sering terjadi laporan yang dermatitis atopi atau eksema sering ditemukan yang banyak," ujarnya. 

Bukan hanya terjadi pada pasien dengan HIV-Aids, moluskum kontagiosum juga bisa terjadi pada anak-anak yang menular melalui kontak kulit seperti jabat tangan atau bersentuhan erat dengan pasien moluskum. Namun berbeda dengan orang dewasa, moluskum pada anak-anak umumnya muncul di area lipatan tangan, kaki, juga ketiak. 

Menurut dokter Anthony, moluskum kontagiosum sebenarnya hanya menginfeksi pada area kulit lapisan atas. Sehingga tidak akan menganggu kesehatan secara umum, serta tidak akan menjadi penyakit berat, tidak menyerang organ dalam, dan tidak membuat status imun turun. 

"Tapi kalau imunnya memang sudah turun kena moluskum akan menyebar secara luas. MK sendiri memang tidak akan menyerang organ dalam. Secara medis tentu harus dibuang karena dia menular," tutupnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Moluskum Kontagiosum, Infeksi Kulit Mirip Jerawat yang Jarang Diketahui

Moluskum Kontagiosum, Infeksi Kulit Mirip Jerawat yang Jarang Diketahui

Health | Rabu, 04 November 2020 | 14:29 WIB

Kulit Sekujur Tubuh seperti Tersetrum, Awas Gejala Virus Corona Covid-19

Kulit Sekujur Tubuh seperti Tersetrum, Awas Gejala Virus Corona Covid-19

Health | Rabu, 04 November 2020 | 13:44 WIB

Berpulang, Ki Seno Nugroho Baru Manggung Dua kali November Ini

Berpulang, Ki Seno Nugroho Baru Manggung Dua kali November Ini

Jabar | Rabu, 04 November 2020 | 11:53 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×