Dokter Sebut Penularan Virus Corona di Ruang Perawatan Melalui Udara

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 09 November 2020 | 15:36 WIB
Dokter Sebut Penularan Virus Corona di Ruang Perawatan Melalui Udara
dr Muhammad Fajri Adda'i (Youtube Suara.com)

Suara.com - Tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan melawan virus corona Covid-19 adalah kelompok yang paling berisiko tertular penyakit mematikan tersebut.

Tim koordinator relawan penanganan Covid-19, dr Muhammad Fajri Adda'i pun mengakui bahwa tenaga kesehatan memang kelompok yang paling berisiko tinggi, terutama yang bertugas di ruang penanganan khusus Covid-19.

Sebelumnya, dr Fajri mengatakan bahwa penanganan virus corona di Indonesia melibatkan seluruh bagian di bidang kesehatan, termasuk bidan. Semua tenaga kesehatan itu terbagi di rumah sakit layanan primer dan wilayah isolasi lain, seperti wisma atlet.

Tapi, dr Fajri menekankan bahwa tenaga kesehatan yang berisiko tinggi tertular virus corona adalah mereka yang bertugas di ruang ICU. Sebab, pasien virus corona yang mereka tangani jauh lebih berat daripada di ruangan lainnya.

"Karena, pasiennya jelas CPR dan kondisinya berat. Kemudian, (pasien) pakai ventilator, alat bantu napas dan sebagainya. Lalu, mereka (tenaga kesehatan) terpapar dalam durasi yang sangat panjang jadi risiko penularannya tinggi," jelas dr Fajri dalam webinar Suara.com berjudul "Jibaku Tenaga Kesehatan dan Satgas Tangani Covid-19 di Lapangan".

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Bahkan tingginya risiko tenaga kesehatan tertular virus corona Covid-19 sudah terbukti di berbagai jurnal. Tenaga kesehatan terbukti memiliki risiko 11,5 kali lipat tertular virus corona dibandingkan masyarakat umum yang tidak terjun menangani kasus secara langsung.

Belum lagi, beban tugas pada tenaga kesehatan selama merawat pasien virus corona Covid-19. Fajri mengatakan bahwa tenaga kesehatan sama sekali tidak boleh melepas APD (Alat Pelindung Diri) selama jam kerjanya.

Bahkan mereka tidak bisa leluasa buang air kecil atau besar selama bekerja. Sebab, mereka harus mengganti APD bila membukanya di tengah segala keterbatasan.

"Misalnya, mereka kerja 8 jam ya selama waktu itu (APD) tidak boleh dilepas, tidak boleh buang air kecil atau BAB. Kalau dia (nakes) buka, maka dia harus ganti lagi APD-nya dengan yang baru," jelas dr Fajri.

baca juga

Sedangkan, dr Fajri menegaskan pemakaian APD juga tidak menjamin 100 persen mampu melindungi para nakes dari virus corona Covid-19.

Bahkan masker N95 yang disebut memiliki kelebihan mampu menangkal partikel kecil virus sebesar 95 persen, tetap ada peluang risiko 5 persen.

"Ketika pakai APD, itu pun juga nggak jamin. Tidak ada APD yang bisa menjamin 100 persen," tegasnya.

Di sisi lain, penularan virus corona Covid-19 di ruang perawatan juga sudah terbukti melalui udara. Artinya, penularan bukan lagi melalui cairan pernapasan tubuh yang mengontaminasi orang lain atau permukaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Covid-19 Jangan Asal Isolasi Mandiri, Ini Aturannya Kata Dokter!

Pasien Covid-19 Jangan Asal Isolasi Mandiri, Ini Aturannya Kata Dokter!

Health | Senin, 09 November 2020 | 16:07 WIB

Terinfeksi Virus Corona, Wanita Ini Curhat Rasanya seperti Mabuk Perjalanan

Terinfeksi Virus Corona, Wanita Ini Curhat Rasanya seperti Mabuk Perjalanan

Health | Minggu, 08 November 2020 | 17:29 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×