Hentikan Penyebaran Virus Corona dari Cerpelai, Inggris Lakukan Langkah Ini

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 10 November 2020 | 09:08 WIB
Hentikan Penyebaran Virus Corona dari Cerpelai, Inggris Lakukan Langkah Ini
Cerpelai (Pixabay/toadienaulls)

Suara.com - Kasus infeksi virus corona Covid-19 yang menular dari cerpelai ke manusia ditemukan di Denmark. Pada 5 November 2020, sebanyak 12 kasus virus corona dari cerpelai ke manusia terjadi di North Jutland, Denmark.

NHS telah memeringatkan dokter, perawat dan dokter umum telah diperintahkan untuk mengambil tindakan segera. Karena, ada kekhawatiran bahwa mutasi virus corona dari cerpelai bisa kebal dari vaksin.

Rumah sakit Inggris pun hendak mengisolasi pasien yang dicurigai terinfeksi Covid-19 dari cerpelai untuk menghentikan penyebaran jenis mutasi virus corona Covid-19 tersebut.

Wakil kepala petugas medis Inggris, Jonathan Vam Tam juga meminta pasien virus corona Covid-19 yang baru saja kembali dari Denmark harus lapor dan diisolasi.

Berdasarkan surat perintah yang ditandatangani oleh direktur medis HNS, Profesor Steve Powis dan Jonathan Vam, petugas medis juga didesak untuk merawat pasien virus corona dari cerpelai di pusat spesialis dan harus melakukan tes gen untuk memeriksa strain baru tersebut.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Sementara itu dilansir dari The Sun, pemerintah Denmark memerintahkan petani untuk memusnahkan cerpelai secara massal, setelah ditemukan kasus 12 orang terinfeksi mutasi virus corona Covid-19 ini.

Para dokter hewan juga turut mendapat tugas untuk menangani 17 juta cerpelai dalam upaya mencegah penyebaran mutasi virus corona Covid-19 lebih lanjut dari hewan tersebut.

NHS memeringatkan para dokter bahwa strain baru virus corona dari cerpelai ini menunjukkan sensitivitas yang kurang untuk menetralkan antibodi.

Hal ini menyatakan bahwa orang yang baru saja melakukan perjalanan ke Denmark dalam dua minggu terakhir tidak boleh berkeliaran atau harus isolasi diri.

baca juga

Bila ada pasien yang membutuhkan perawatan medis di rumah sakit, mereka harus dipisahkan dengan pasien virus corona lainnya. Pasien virus corona dari cerpelai harus diisolasi di ruangan tersendiri dengan fasilitas kamar mandi dalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wagub Riza Khawatir Pulangnya Habib Rizieq Picu Klaster Corona di Jakarta

Wagub Riza Khawatir Pulangnya Habib Rizieq Picu Klaster Corona di Jakarta

News | Senin, 09 November 2020 | 17:07 WIB

Update Corona RI 9 November: Kasus Positif 2.853, Pasien Sembuh 3.968 Orang

Update Corona RI 9 November: Kasus Positif 2.853, Pasien Sembuh 3.968 Orang

News | Senin, 09 November 2020 | 16:59 WIB

Pasien Covid-19 Jangan Asal Isolasi Mandiri, Ini Aturannya Kata Dokter!

Pasien Covid-19 Jangan Asal Isolasi Mandiri, Ini Aturannya Kata Dokter!

Health | Senin, 09 November 2020 | 16:07 WIB

Dokter Sebut Penularan Virus Corona di Ruang Perawatan Melalui Udara

Dokter Sebut Penularan Virus Corona di Ruang Perawatan Melalui Udara

Health | Senin, 09 November 2020 | 15:36 WIB

Terkini

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:01 WIB

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?

DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?

Video | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba

Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:49 WIB

15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?

15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:39 WIB

Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala

Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:30 WIB

Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku

Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku

Lampung | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:21 WIB

Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia

Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:18 WIB

Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China

Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China

Otomotif | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:15 WIB

Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal

Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:10 WIB

×