Batasi Kunjungan di Tempat Ramai, Turunkan Risiko Covid-19 hingga 80 Persen

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 11 November 2020 | 13:33 WIB
Batasi Kunjungan di Tempat Ramai, Turunkan Risiko Covid-19 hingga 80 Persen
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Suara.com - Sejumlah tempat-tempat yang banyak dikunjungi orang merupakan penyebab sebagian besar kasus infeksi virus corona Covid-19 di dunia.

Studi yang diterbitkan di jurnal Nature, menunjukkan bahwa mengurangi jumlah kunjung di tempat-tempat ramai ini bisa memperlambat penyebaran virus corona, termasuk restoran, gym, cafe, dan hotel.

"Model studi kami memprediksi bahwa membatasi orang yang berkunjung di tempat-tempat ramai dengan batas maksimum 20 persen bisa mengurangi infeksi virus corona sebesar 80 persen," jelas Jure Leskovec, seorang penulis studi dan profesor ilmu komputer di Universitas Stanford dikutip dari CNN.

Para peneliti Stanford University dan Northwestern University menggunakan data lokasi ponsel dari SafeGraph untuk memodelkan potensi penyebaran Covid-19 dalam 10 wilayah metropolitan terbesar di Amerika Serikat, yakni Atlanta, Chicago, Dallas, Houston, Los Angeles , Miami, New York, Philadelphia, San Francisco dan Washington DC.

Data tersebut mewakili pergerakan 98 juta orang per jam, termasuk pola mobilitas dari Maret hingga Mei 2020. Para peneliti memeriksa jumlah kasus Covid-19 untuk setiap area dan mengamati seberapa sering orang bepergian ke lokasi non-hunian atau tempat ramai tertentu.

Ilustrasi pasar (Pixabay)
Ilustrasi pasar (Pixabay)

Lokasi tersebut termasuk toko kelontong, pusat kebugaran, kafe dan bar makanan ringan, kantor dokter, lembaga keagamaan, hotel dan motel serta restoran dengan layanan lengkap.

"Rata-rata di seluruh wilayah metro, restoran dengan layanan lengkap, pusat kebugaran, hotel, kafe, organisasi keagaman dan restoran dengan layanan terbatas menghasilkan prediksi peningkatan infeksi terbesar ketika dibuka kembali," tulis para peneliti.

Model tersebut memperkirakan bahwa infeksi terjadi sangat tidak merata. Karena, ada sekitar 10 persen tempat ramai yang menyumbang lebih dari 80 persen dari semua infeksi.

Model tersebut juga memperkirakan bahwa orang yang tinggal di lingkungan dengan pendapatan terendah lebih mungkin terinfeksi virus corona.

baca juga

Hal itu disebabkan oleh tempat-tempat itu cenderung berukuran lebih kecil, menyebabkan kepadatangan dan peningkatan populasi. Sehingga risiko penyebaran virus corona jauh lebi cepat dan besar.

"Model kami memprediksi berkunjung ke toko bahan makanan sekali waktu justru 2 kali lebih berbahaya bagi individu berpenghasilan rendah dibandingkan orang yang lebih kaya," kata Leskovec.

Hal itu terjadi karena toko grosir lebih banyak dikunjungi oleh individu berpenghasilan rendah memiliki rata-rata 60 persen lebih banyak orang dan pengujung 17 persen akan berbelanja lebih lama.

Tapi studi ini tidak mencakup semua tempat yang mungkin dikunjungi banyak orang lainnya, seperti sekolahan, panti jompo, dan penjara. Karena itu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hentikan Penyebaran Virus Corona dari Cerpelai, Inggris Lakukan Langkah Ini

Hentikan Penyebaran Virus Corona dari Cerpelai, Inggris Lakukan Langkah Ini

Health | Selasa, 10 November 2020 | 09:08 WIB

Peneliti Oxford Sebut Virus Corona Tingkatkan Risiko Masalah Kejiwaan

Peneliti Oxford Sebut Virus Corona Tingkatkan Risiko Masalah Kejiwaan

Health | Selasa, 10 November 2020 | 08:33 WIB

Wagub Riza Khawatir Pulangnya Habib Rizieq Picu Klaster Corona di Jakarta

Wagub Riza Khawatir Pulangnya Habib Rizieq Picu Klaster Corona di Jakarta

News | Senin, 09 November 2020 | 17:07 WIB

Terkini

Home in a Lunchbox: Saat Bekal Makan Siang Menjadi Simbol Kasih Sayang

Home in a Lunchbox: Saat Bekal Makan Siang Menjadi Simbol Kasih Sayang

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Striker Singapura Ilhan Fandi: Indonesia Selalu di Hati, Tapi Nanti Malam Kita Rival

Striker Singapura Ilhan Fandi: Indonesia Selalu di Hati, Tapi Nanti Malam Kita Rival

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Gara-gara Es Rp10 Ribu, Dua Sales di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa

Gara-gara Es Rp10 Ribu, Dua Sales di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa

Lampung | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Iran Ancam Blokir Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak

Iran Ancam Blokir Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:57 WIB

Mau Beli Motor Bekas? Ini Deretan Dokumen Wajib yang Harus Kamu Periksa Biar Nggak Ketipu

Mau Beli Motor Bekas? Ini Deretan Dokumen Wajib yang Harus Kamu Periksa Biar Nggak Ketipu

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Bukan Orang Kaya Saja, Semua Keluarga Perlu Siapkan Warisan Sejak Dini

Bukan Orang Kaya Saja, Semua Keluarga Perlu Siapkan Warisan Sejak Dini

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:42 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Makin Pedas, Beras Mulai Merangkak Naik

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Makin Pedas, Beras Mulai Merangkak Naik

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Apakah Wardah Tinted Sunscreen Waterproof dan Tahan Lama? Ini Perbedaan Klaim 2 Variannya

Apakah Wardah Tinted Sunscreen Waterproof dan Tahan Lama? Ini Perbedaan Klaim 2 Variannya

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:32 WIB

Ulasan Totto-Chan: Gadis Cilik di Jendela,Kisah Pendidikan yang Membebaskan

Ulasan Totto-Chan: Gadis Cilik di Jendela,Kisah Pendidikan yang Membebaskan

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Singapura vs Timnas Indonesia: Eks Bek MU Sebut The Lions Lapar Bakal Terkam Garuda

Singapura vs Timnas Indonesia: Eks Bek MU Sebut The Lions Lapar Bakal Terkam Garuda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:30 WIB

×