Tingkatkan Potensi Kehamilan, Simak Pola Makan untuk Kesuburan Perempuan

Arendya Nariswari | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 12 November 2020 | 17:14 WIB
Tingkatkan Potensi Kehamilan, Simak Pola Makan untuk Kesuburan Perempuan
Ilustrasi hamil anak kembar. (unsplash)

Suara.com - Bagi banyak orang, hamil bisa menjadi tantangan tersendiri karena masalah kesuburan. Tetapi Anda dapat meningkatkan peluang hamil dengan mengonsumsi makanan sehat.

"Tidak ada diet atau makanan khusus untuk kesuburan yang secara ajaib akan menyebabkan Anda hamil, tetapi diet seimbang yang tinggi nutrisi dapat mendukung kesehatan secara keseluruhan baik pada pria maupun wanita," kata Soma Mandal, MD, ahli penyakit dalam kepada Insider.

Melansir dari Insider, berikut beberapa makanan yang perlu Anda konsumsi untuk meningkakan kesuburan bagi perempuan, antara lain:

Hindari lemak trans dan lemak jenuh

Lemak trans dan lemak jenuh adalah lemak tak sehat yang ditemukan dalam makanan olahan dan daging.  "Lemak ini dapat menyebabkan penyakit jantung dan kemandulan," kata Mandal.

Gantilah dengan konsumsi lemak tak jenuh tunggal seperti minyak zaitun, kacang-kacangan, dan salmon. "Ini membantu menurunkan resistensi insulin dan mengurangi peradangan, dua hal yang dapat mempengaruhi kesuburan," kata Mandal.

Konsumsi buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.

Fokus pada konsumsi buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian juga baik untuk kesuuran.

"Makanan ini dapat meningkatkan kesuburan dengan mengatur kadar gula darah dan insulin," ujar Mandal.

Tingkatkan Zat Besi

Sebuah studi tahun 2006 menemukan zat besi dapat membantu mengatur ovulasi dan mengurangi risiko infertilitas pada perempuan. Anda dapat menemukan zat besi dalam makanan seperti bayam dan kacang-kacangan atau mengonsumsi vitamin prenatal.

Makanan mengandung tinggi zat besi. (Shutterstock)
Makanan mengandung tinggi zat besi. (Shutterstock)

Konsumsi Folat

Mengonsumsi asam folat dalam bentuk suplemen folat atau vitamin B9 dianggap penting untuk membantu memastikan kesehatan calon bayi. "Ini mengurangi risiko bayi mengalami cacat otak dan tulang belakang, termasuk spina bifida," kata Mandal.

"Anda juga bisa menemukan folat dalam makanan seperti biji bunga matahari, brokoli, kubis brussel, kangkung, dan bayam," imbuhnya.

Itu dia tadi deretan makanan untuk tingkatkan kesuburan perempuan. Semoga informasi ini bermanfaat ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Berhubungan Seks, Ini Proses yang Harus Dilewati Sebelum Hamil

Usai Berhubungan Seks, Ini Proses yang Harus Dilewati Sebelum Hamil

Jawa Tengah | Kamis, 12 November 2020 | 15:57 WIB

Waspada! Madu Bisa Jadi Racun Jika Dicampur Air Panas

Waspada! Madu Bisa Jadi Racun Jika Dicampur Air Panas

Health | Kamis, 12 November 2020 | 15:38 WIB

Hari Kesehatan Nasional 2020, Pentingnya Gaya Hidup Sehat bagi Lansia

Hari Kesehatan Nasional 2020, Pentingnya Gaya Hidup Sehat bagi Lansia

Health | Kamis, 12 November 2020 | 09:33 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB