Update Covid-19 Global: Rekor Baru, Kematian Harian Hampir 10 Ribu per Hari

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 13 November 2020 | 08:06 WIB
Update Covid-19 Global: Rekor Baru, Kematian Harian Hampir 10 Ribu per Hari
Aktivitas pemakaman jenazah pasien Covid-19 TPU Pondok Ranggon. (Suara.com/Novian Ardiansyah)

Suara.com - Penambahan kasus harian dan angka kematian virus corona kembali pecah rekor. Dari situs worldometers.info tercatat kasus Covid-19 di dunia bertambah 634.670 infeksi.

Sedangkan jumlah orang meninggal akibat terinfeksi Covid-19 sebanyak 9.546 jiwa dalam 24 jam terakhir. Hingga 13 November 2020 pukul 00.26 GMT atau 07.26 WIB, total kasus Covid-19 di dunia mencapai 53.066.146 infeksi dengan angka kematian lebih dari 1,29 juta jiwa dan yang telah dinyatakan sembuh 37,17 juta orang.

Lonjakan infeksi baru maupun kematian paling banyak terjadi Amerika Serikat. Negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak itu mengalami penambahan 157.121 infeksi dalam satu hari, membuat total kasusnya kini 10,86 juta. 

Angka kematian harian di AS juga paling banyak di antara negara lain, dengan jumlah 1.117 jiwa. Total telah ada 248.515 jiwa di AS meninggal akibat terinfeksi virus corona SARS COV-2. 

Penampilan luar dan dalam virus corona Covid-19 (KAUST Discovery)
Penampilan luar dan dalam virus corona Covid-19 (KAUST Discovery)

Ilmuwan AS Anthony Fauci mengatakan pada vaksin virus corona "kavaleri" akan membawa harapan baru dalam menyelesaikan persoalan kematian akibat Covid-19.

Pakar penyakit menular itu mengingatkan, publik tetap taat dengan protokol kesehatan untuk mencegah infeksi virus corona, walaupun ada harapan pada vaksin.

"Kavaleri akan datang, tetapi jangan meletakkan perlindungan Anda," kata Fauci melalui tautan video ke sebuah diskusi di London, dikutip dari Channel News Asia.

Jumlah infeksi baru yang terus melonjak membuat sejumlah rumah sakit di beberapa negara kewalahan. Salah satunya Perancis. 

Negara itu melaporkan, jumlah orang di rumah sakit karena Covid-19 sekarang lebih tinggi dari puncak sebelumnya pada April lalu. Perancis juga menjadi negara dengan infeksi paling banyak di antara negara Eropa, lebih dari 1,89 juta kasus. 

baca juga

Sementara itu di negara lain, Menteri Kesehatan Serbia Zlatibor Loncar memperingatkan bahwa tidak ada lagi tempat tidur rumah sakit yang tersedia untuk pasien virus corona di ibu kota Beograd.

Sayangnya walaupun sudah diberi peringatan, masyarakatnya masih mengabaikan pembatasan yang diberlakukan oleh pemerintah untuk meminimalkan risiko infeksi.

Di Perancis, sebuah survei mengungkapkan bahwa lebih dari separuh populasi telah melanggar peraturan penguncian wilayah. Itu menunjukkan bahwa 60 persen telah melanggar aturan setidaknya satu kali, baik untuk alasan yang jelas atau pun hanya sekadar bertemu dengan keluarga dan teman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Ajak MUI ke China untuk Pastikan Vaksin Covid-19 Halal

Pemerintah Ajak MUI ke China untuk Pastikan Vaksin Covid-19 Halal

News | Jum'at, 13 November 2020 | 08:02 WIB

Cari Tahu Kabar Vaksin Covid-19, Simak Webinar Suara.com Siang Nanti!

Cari Tahu Kabar Vaksin Covid-19, Simak Webinar Suara.com Siang Nanti!

Health | Jum'at, 13 November 2020 | 07:15 WIB

Dua Nakes Positif Covid-19, RSUD Raja Ahmad Tabib Lockdown

Dua Nakes Positif Covid-19, RSUD Raja Ahmad Tabib Lockdown

Batam | Jum'at, 13 November 2020 | 07:05 WIB

Terkini

Ketua DPRD dan Sekda Kuansing Dicecar KPK Soal Pengembalian Amplop Raja Juli

Ketua DPRD dan Sekda Kuansing Dicecar KPK Soal Pengembalian Amplop Raja Juli

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:46 WIB

Gara-gara Tuduhan Curi Sawit, Nyawa Satpam Way Kanan Melayang di Tangan Tetangga

Gara-gara Tuduhan Curi Sawit, Nyawa Satpam Way Kanan Melayang di Tangan Tetangga

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:43 WIB

Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?

Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa

Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les

Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi

Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi

Jatim | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro

Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari

Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:59 WIB

Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen

Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:54 WIB

×