Ini Alasan Masih Banyak Orang Meragukan Vaksin Covid-19

Vania Rossa, Luthfi Khairul Fikri

Selasa, 17 November 2020 | 05:43 WIB
Ini Alasan Masih Banyak Orang Meragukan Vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

Suara.com - Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Dr.dr Cissy Rachiana Sudjana Prawira Kartasasmita, Sp.A (K), M.Sc, menyebut bahwa masih banyak masyarakat yang meragukan vaksin Covid-19. Jumlahnya pun cukup banyak, yaitu sekitar 30%. Apa alasannya?

Alasan terbesar keraguan ini adalah karena kurangnya informasi yang benar terkait perkembangan vaksin Covid-19. Tentu saja hal ini sangat disayangkan, karena menurutnya, untuk mencapai herd immunity atau kekebalan komunal, standarnya adalah 70% dari jumlah penduduk suatu negara harus dilakukan vaksinasi guna mencegah penyebaran virus tersebut.

“Mudah-mudahan nanti yang belum tahu kapan vaksinnya datang, masyarakat bisa menerimanya.dan mencari informasi yang baik dan hindari membaca informasi yang belum terbukti kebenarannya,” katanya ketika berbicara pada forum dialog dengan tema ‘Keamanan Vaksin dan Menjawab Mitos dengan Fakta, Senin (16/11/2020).

Rachiana juga menegaskan, vaksin yang diberikan kepada masyarakat ini sedang memasuki tahap ketiga. Prosedurnya pun terbilang ketat, karena perlu mendapatkan izin dari Badan POM dan juga Majelis Ulama Indonesia terkait dengan kehalalannya.

“Diharapkan masyarakat bisa menerimanya dengan baik. Sehingga kita bisa mencapai 70% herd immunity minimal. Sehingga yang tidak bisa divaksin pun bisa terlindungi. Itu yang kita inginkan,” ucap dia.

Dia juga menerangkan pemberian vaksin ini akan diperuntukan pada orang sehat di usia 18-59 tahun. Dirinya memberi alasan mengapa lansia dan anak-anak dib awah usia 18 tahun belum diperkenankan diberi vaksin, yaitu karena mereka terbilang lamban respon imunnya.

“Tidak pada anak-anak dan tidak pada wanita hamil. Kemudian vaksin ini juga ditujukan kepada garda terdepan karena untuk mencegah mereka tertular Covid-19 dari pasiennya, itu semua didahulukan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Pfizer Tak Cocok untuk Negara Berkembang? Ini Penjelasan Pakar

Vaksin Pfizer Tak Cocok untuk Negara Berkembang? Ini Penjelasan Pakar

Health | Senin, 16 November 2020 | 17:43 WIB

Mengenal Emergency Use Authorization pada Vaksin Covid-19 di Indonesia

Mengenal Emergency Use Authorization pada Vaksin Covid-19 di Indonesia

Health | Senin, 16 November 2020 | 16:12 WIB

Guru Besar FK Unpad Yakinkan Masyarakat Soal Aspek Keamanan Vaksin Covid-19

Guru Besar FK Unpad Yakinkan Masyarakat Soal Aspek Keamanan Vaksin Covid-19

Health | Senin, 16 November 2020 | 15:36 WIB

Terkini

MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:04 WIB

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Sinopsis Shadows of Desire, Dracin Daniel Zhou dan Zhao Qing di iQiyi

Sinopsis Shadows of Desire, Dracin Daniel Zhou dan Zhao Qing di iQiyi

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:00 WIB

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

×