Apa yang Terjadi Jika Anak Belum Siap Masuk Sekolah? Ini Jawaban Psikolog

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 18 November 2020 | 09:10 WIB
Apa yang Terjadi Jika Anak Belum Siap Masuk Sekolah? Ini Jawaban Psikolog
Ilustrasi . (Shutterstock)

Suara.com - Psikolog anak Dr. Rose Mini A.P M.Psi. menjelaskan alasan mengapa anak tidak perlu pandai membaca, menulis, dan berhitung saat masuk Sekolah Dasar atau SD. Lebih penting dari hal-hal tersebut, kata Rose, anak harus lebih siap dengan tugas perkembangan diri.

"Gimana kalau anak masuk sekolah belum siap? Dia akan sulit beradaptasi, sulit memahami pelajaran karena kemampuan bahasanya juga kurang, sulit konsentrasi, dan merasa tidak nyaman di sekolah jadi demotivasi," papar psikolog yang akrab disapan Bunda Romi itu dalam webinar bersama Kodomo Challange, Selasa (17/11/2020) kemarin.

Bunda Romi menegaskan bahwa anak yidak bisa dipaksa untuk masuk SD jika memang secara tugas perkembangannya belum siap. Ia menuturkan, umumnya indikator kematangan anak masuk SD, yang juga ditetapkan Pemerintah, adalah usia minimal tujuh tahun.

Tetapi, setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda-beda.

Menurut Bunda Romi, kematangan perkembangan anak tergantung dari simulasi yang diberikan orangtua juga sekolah TK saat anak mengenyam usia dini. Simulasi cukup dilakukan dengan cara yang sederhana, salah satunya dengan mengajarkan anak berani bicara.

"Anak harus diajak bicara supaya berani ngomong. Ibunya sering nanya 'adek ceritain dong di sekolah ngapain aja'. Ya si anak akan bingung karena banyak yang dilakukannya. Orangtua harusnya lebih detail bertanya 'tadi waktu makan duduk dengan siapa', karena sifat kognitifnya anak masih kinkret. Jadi perlu menerangkan dengan sesuatu," paparnya.

Sebelum masuk SD, anak sebaiknya telah mengetahui angka dan bisa membedakan berbagai warna dasar. Selain itu anak juga mampu mandiri, atau tidak selalu bergantung dengan orangtuanya.

"Kalau mau tes anak coba buka baju bagian atas lalu suruh dia mengancingkan lagi. Itu melihat motorik halus dan kemandirian. Juga dapat teratur dengan rutinitas. Ini kesiapan sekolah. Kesemua aspek ini harus disimulasi," ujarnya

Bunda Romi mengingatkan, orangtua tidak perlu memaksa anak agar selalu mendapat peringkat teratas di sekolah. Terpenting dari sekolah adalah bagaimana anak paham dengan pelajaran dan merasa bahagia.

baca juga

"Kalau ranking belum tentu juga akan berhasil di masyarakat. Ternyata ada faktor lain yang menentukan," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Masuk SD Tak Perlu Bisa Baca Tulis dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lain

Anak Masuk SD Tak Perlu Bisa Baca Tulis dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lain

Health | Selasa, 17 November 2020 | 21:20 WIB

Sederet Pejabat dan Aparat  yang Kena Imbas dari Acara Habib Rizieq

Sederet Pejabat dan Aparat yang Kena Imbas dari Acara Habib Rizieq

Kalbar | Selasa, 17 November 2020 | 20:50 WIB

Viral Pengasuh Potong Kuku Bayi hingga Luka dan Kesakitan

Viral Pengasuh Potong Kuku Bayi hingga Luka dan Kesakitan

News | Selasa, 17 November 2020 | 20:57 WIB

Terkini

Penyidikan Rampung, Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

Penyidikan Rampung, Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:32 WIB

Anak Buah Terjaring OTT KPK di Bogor, Wamen ATR/BPN Minta Publik Tak Berspekulasi

Anak Buah Terjaring OTT KPK di Bogor, Wamen ATR/BPN Minta Publik Tak Berspekulasi

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:28 WIB

Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026

Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:28 WIB

Duh! Gunungkidul Sampai Ajukan Tambahan Stok BBM, Pemda DIY Lakukan Efisiensi Transportasi

Duh! Gunungkidul Sampai Ajukan Tambahan Stok BBM, Pemda DIY Lakukan Efisiensi Transportasi

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 17:28 WIB

Ekonom Ungkap Baik Buruk harga Pertalite Naik

Ekonom Ungkap Baik Buruk harga Pertalite Naik

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:25 WIB

15.722 Gempa Susulan Terjadi Usai Flores Diguncang M7,7, BMKG Ungkap Kondisi Terkini

15.722 Gempa Susulan Terjadi Usai Flores Diguncang M7,7, BMKG Ungkap Kondisi Terkini

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:23 WIB

Jadi Takut Makan karena Tayangan di Media Sosial? Waspadai Konten Kesehatan yang Menakut-nakuti

Jadi Takut Makan karena Tayangan di Media Sosial? Waspadai Konten Kesehatan yang Menakut-nakuti

Health | Selasa, 15 September 2026 | 17:20 WIB

Industri Telekomunikasi Diminta Perkuat Kolaborasi, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Industri Telekomunikasi Diminta Perkuat Kolaborasi, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 17:19 WIB

Di Mana Nusron Wahid? Absen Rapat DPR Usai Pejabat Kementerian ATR Kena OTT KPK

Di Mana Nusron Wahid? Absen Rapat DPR Usai Pejabat Kementerian ATR Kena OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:19 WIB

Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar

Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:18 WIB

×