Menkes Terawan Target 107 Juta Masyarakat Indonesia dapat Vaksin Covid-19

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 19 November 2020 | 15:52 WIB
Menkes Terawan Target 107 Juta Masyarakat Indonesia dapat Vaksin Covid-19
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Jakarta, Senin (4/5). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta]

Suara.com - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menargetkan 67 persen dari total 160 juta penduduk Indonesia berusia 18 sampai 59 tahun mendapatkan vaksin Covid-19

Dengan begitu akan ada kurang lebih 107 juta orang yang disasar untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

“Vaksin Covid-19 sampai saat ini diperuntukkan kepada sasaran umur 18-59 tahun dan sehat," kata Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dikutip dari situs resmi Kemenkes, Kamis (19/11/2020).

Menkes Terawan menjelaskan, yang dimaksud sehat artinya orang mendapatkan vaksin tidak boleh memiliki penyakit komorbid, bukan ibu hamil, dan yang sudah terkena infeksi SARS CoV-2.

Kriteria itu sesuai rekomemdasi dengan rekomendasi Komite Oenasihat Ahli Imunisasi atau ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization).

Jumlah sasaran juga, menurut Menkes Terawan, sudah sesuai dengan rekomendasi dari Scientific Advisory Group for Emergencies (SAGE) WHO yang dilakukan secara bertahap. 

Pelaksanaannya nanti dilakukan pendekatan melalui dua skema. Pertama melalui vaksin program dengan sasaran 32 juta lebih orang yang membutuhkan 73,96 juta dosis. Sesuai petunjuk WHO Indicate Rate Global untuk vaksin maka wastage rate-nya sebesar 15 persen.

Sedangkan skema kedua melalui vaksin mandiri dengan sasaran sekitar 75 juta orang yang membutuhkan 172,6 juta dosis (2 dosis per orang) dengan menambahkan wastage rate 15 persen.

Wastage rate termasuk antara lain vaksin sisa, tidak terpakai, rusak, hilang dan bisa dimanfaatkan sebagai buffer stock untuk kemungkinan kurang, kebutuhan emergency, dan relokasi antar daerah.

Saat ini, Indonesia terlibat dalam pembuatan vaksin Sinovac asal China yang telah masuk fase 3 dengan pengujian terhadap 1.260 relawan. 

Selain itu, vaksin Covid-19 Merah Putih yang dikembangkan secara mandiri di Indonesia ditargetkan akan mulai produksi pada 2021. 

"Kita targetkan vaksin Merah Putih bisa diproduksi 2021. Faktor yang menjadi fokus pengembangan vaksin Merah Putih tentu keamanannya, kemudian tingkat efektivitasnya. Stabilitas vaksin Merah Putih itu sendiri, implementasi, hingga ketersediaannya nanti juga akan terus dipantau," kata ketua Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 Kemenristek BRIN Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik, Dua Vaksin Covid-19 Siap Diluncurkan di Amerika Serikat

Kabar Baik, Dua Vaksin Covid-19 Siap Diluncurkan di Amerika Serikat

Health | Kamis, 19 November 2020 | 14:43 WIB

Pemerintah Siapkan Mekanisme Vaksinasi Covid-19, Warga Bisa Daftar Online

Pemerintah Siapkan Mekanisme Vaksinasi Covid-19, Warga Bisa Daftar Online

Riau | Kamis, 19 November 2020 | 13:55 WIB

Ujian Relawan Vaksin: Saya Dibilang Kok Berani Sih Jadi Kelinci Percobaan?

Ujian Relawan Vaksin: Saya Dibilang Kok Berani Sih Jadi Kelinci Percobaan?

Jawa Tengah | Kamis, 19 November 2020 | 13:34 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB