Pakai Earphone Lebih dari 8 Jam Bisa Sebabkan Telinga Stres, Ini Tandanya

Vania Rossa Suara.Com
Sabtu, 21 November 2020 | 05:47 WIB
Pakai Earphone Lebih dari 8 Jam Bisa Sebabkan Telinga Stres, Ini Tandanya
Ilustrasi perempuan mendengarkan musik dengan earphone. (Shutterstock)

Suara.com - Earphone menjadi salah satu benda yang akrab dengan kita di tengah pandemi, seiring dengan meningkatnya penggunaan gadget baik untuk bekerja, belajar, bersosialisasi, hingga mencari hiburan. Sayangnya,
akibat penggunaan earphone dalam waktu yang lama, keluhan nyeri, iritasi, dan infeksi pada telinga jadi meningkat.

Dilansir dari Indian Express, dr. Shrinival Chavan, kepala departemen THT di rumah sakit J J, Mumbai mengatakan seseorang yang menggunakan earphone, earpod, ataupun headphone lebih dari delapan jam akan membuat telinga stres. Dan jika earphone tidak pernah dibersihkan, hal ini berisiko menyebarkan infeksi.

"Mendengarkan secara terus-menerus pada volume suara yang tinggi dalam waktu yang lama juga dapat melemahkan kemampuan mendengar," kata dr. Shrinival Chavan.

Dan jika kebiasaan ini tidak diubah, maka dapat menyebabkan kerusakan permanen pada telinga.

"Kami menyarankan orang untuk melepas earphone. Udara segar harus masuk ke dalam telinga agar tetap aman," katanya.

Sementara itu, dr. Rahul Kulkarni, kepala unit THT di Rumah Sakit St George, mengatakan bahwa gangguan telinga ini tidak hanya terjadi pada pekerja profesional, tetapi anak-anak sekolah yang harus mengikuti kelas online juga mengalami keluhan yang sama.

"Idealnya, anak sekolah sama sekali tidak menggunakan headphone. Kalau mereka mengikuti kelas online di laptop atau PC, maka volume perangkatnya sudah cukup," kata dr. Rahul.

"Jika siswa sekolah menggunakan earphone dengan suara lebih dari 60 desibel, secara alami itu akan membebani daya pendengaran mereka," ujarnya lagi.

Anak-anak sekolah harus mendengarkan volume suara dengan tingkat yang sama seperti saat mereka belajar di kelas. Jika mereka mendengarkan suara dengan volume yang lebih tinggi, hal itu dapat menyebabkan komplikasi.

Baca Juga: Gunakan Kotoran Telinga, Ilmuwan Bisa Mendeteksi Tingkat Stres Seseorang!

"Bahkan orang dewasa pun datang dengan keluhan iritasi di telinga. Paparan suara keras dalam waktu lama membuat orang cemas dan mudah marah. Keluhan seperti itu juga terlihat saat ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI