Jangan Kebiasaan Bertukar Headset, Ini Bahayanya pada Telinga!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Jangan Kebiasaan Bertukar Headset, Ini Bahayanya pada Telinga!
earphone, headset [pexels].

Banyak orang memiliki kebiasaan bertukar headset yang faktanya bisa membahayakan kulit telinga.

Suara.com - Beberapa orang mungkin terbiasa saling meminjamkan headset atau earphone kepada orang lain. Kebiasaan ini mungkin tidak terlihat menjijikkan dan aman-aman saja.

Faktanya, meminjamkan headset ke orang lain justru menjijikan dan bisa membantu penyebaran kuman jahat yang berbahaya antar orang.

"Saat Anda berbagi headset, kebiasaan itu akan menggandakan flora mikroba di telinga dan memperkenalkan bakteri baru," kata pakar kuman, Kelly Reynolds, dari Universitas Arizona dikutip dari Cosmopolitan.

Menurut Reynolds, penelitian ini telah menunjukkan bahwa flora mikroba di telinga biasanya terdiri dari pseudomonas dan staphylococcus.

Baca Juga: Studi Belgia: Virus Corona Covid-19 Bisa Menular ke Hewan Liar

Banyak orang membawa bakteri jenis ini tanpa masalah. Tapi, jumlah bakteri yang terlalu tinggi hingga melewati ambang batas yang masuk ke telinga bisa menyebabkan infeksi telinga.

ilustrasi headset (shutterstock)
ilustrasi headset (shutterstock)

Selain itu, bakteri itu bisa menyebabkan infeksi kulit telinga lebih serius dan masalah lainnya bila ada luka terbuka atau folikel rambut di telinga yang terbuka.

Meskipun headset itu milik pasangan atau keluarga Anda, tapi bakteri yang ada di tubuh dan telinga setiap orang pasti berbeda-beda.

Jadi, Anda lebih baik mendisinfeksi headset ketika harus meminjamkannya ke orang lain atau Anda meminjamnya dari orang lain.

Cara seperti itu mungkin bisa membantu membunuh bakteri yang tertinggal dalam headset dan melindungi telinga dari infeksi.

Baca Juga: Tidak Hanya Hidup di Permukaan, Virus Corona Juga Bertahan di Kulit 9 Jam!

Komentar