Agar Tak Mudah Sakit Setelah Kehujanan, Segera Lakukan 5 Langkah Ini!

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 23 November 2020 | 17:12 WIB
Agar Tak Mudah Sakit Setelah Kehujanan, Segera Lakukan 5 Langkah Ini!
Ilustrasi hujan - (Pixabay/JillWellington)

Suara.com - Saat musim seperti sekarang ini, mungkin masih banyak anak-anak yang suka bermain hujan di halaman rumah atau tak sengaja kehujanan ketika berpergian.

Akibatnya, tidak sedikit dari mereka mengalami sakit pilek usai kehujanan. Tapi, kenapa pilek termasuk masalah identik yang muncul setelah anak-anak kehujanan?

Dua kondisi ini terkait dengan perpaduan antara biologi dan fisika. Saat hujan, suhu akan lebih dingin dari biasanya.

Hidung yang berfungsi melembabkan udara yang masuk ke paru-paru terasa seperti bernapasa di dalam freezer yang terbuka.

Di awal, rasanya mungkin kurang nyaman. Seiring berjalannya waktu, hidung akan menyesuaikan dan menambahkan kelembapan pada udara kering agar ramah terhadap paru-paru.

Ilustrasi hujan - (Pixabay/StockSnap)
Ilustrasi hujan - (Pixabay/StockSnap)

Selama cuaca dingin seperti inilah, hidung akan menghasilkan terlalu banyak kelembapan sehingga mudah meler atau pilek. Namun melansirdari Doc2us, ada cara yang bisa membantu anak atau Anda tidak akan sakit setelah kehujanan.

Basah kuyup karena kehujanan bukanlah masalah utama. Permasalahan utamanya bila Anda mengabaikan hipotermia.

Karena itu, Anda bisa mengeringkan anak setelah kehujanan agar tidak sakit. Tapi, bukan berarti Anda membiarkan anak mengeringkan tubuhnya di ruangan atau cuaca dingin.

Selain itu, mandir air hangat juga bagus untuk membuat tubuh terasa hangat dan halus kembali. Anda juga harus menghindari pertemuan dengan anak-anak lain yang sedang sakit.

Berikut ini poin-poin yang harus diperhatikan sebagai cara mencegah anak sakit setelah kehujanan.

  1. Basah karena hujan tidak akan membuat anak sakit
  2.  Perkuat kekebalan anak dengan makan dan tidur nyenyak
  3. Keringkan tubuh setelah kehujanan
  4. Pilek ketika cuaca dingin adalah respons fisiologis yang normal
  5. Biarkan anak menikmati hujan dengan cara yang aman dan benar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Hujan Es Terjang Buleleng Bali, Padahal Cuaca Lagi Panas

Viral Hujan Es Terjang Buleleng Bali, Padahal Cuaca Lagi Panas

Bali | Senin, 23 November 2020 | 13:28 WIB

5 Tips Merawat Jas Hujan Agar Awet

5 Tips Merawat Jas Hujan Agar Awet

Otomotif | Senin, 23 November 2020 | 13:05 WIB

Cara Mencuci Jas Hujan yang Benar Agar Awet

Cara Mencuci Jas Hujan yang Benar Agar Awet

Otomotif | Senin, 23 November 2020 | 11:59 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB