Sedang Dikembangkan, Simak 5 Vaksin Covid-19 Paling Potensial

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 24 November 2020 | 13:51 WIB
Sedang Dikembangkan, Simak 5 Vaksin Covid-19 Paling Potensial
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

Suara.com - Dalam memerangi pandemi, pengembangan vaksin Covid-19 dilakukan di berbagai negara. Setidaknya ada lebih dari 45 kandidat vaksin potensial yang sedang berada dalam fase pengembangan hingga fase III.

Melansir dari Times of India, berikut ulasan lima vaksin Covid-19 potensial yang sejauh ini telah melaporkan kemajuannya, antara lain:

1. Moderna Therapeutics Inc.

Vaksin Covid-19 Moderna yang menggunakan mRNA baru (teknologi messenger RNA) telah merilis laporan yang menunjukkan efektivitas mencapai 94,5 persen. Vaksin ini sedang dalam pengujian fase III yang melibatkan 30.000 sukarelawan.

Tak hanya memiliki efektivitas tinggi, vaksin moderna juga hanya memberikan efek samping ringan seperti demam, sakit kepala, hingga nyeri di bagian yang disuntik.

2. Pfizer-BionTech

Vaksin virus corona Pfizer BionTech yang disebut BNT162b2 adalah vaksin pertama yang merilis hasil sementara uji coba skala besar. Menurut para ahli, vaksin tersebut memiliki tingkat efektivitas lebih dari 90 persen.

Laporan dari uji klinis menemukan bahwa suntikan eksperimental mencegah perkembangan gejala Covid-19 pada 90 persen relawan yang menerima dosis vaksin tersebut.

3. Sputnik V

Vaksin Covid-19 pertama Rusia yang pertama kali didaftarkan untuk digunakan pada Agustus memiliki tingkat efektivitas lebih dari 92 persen. Para ahli juga menunjukkan bahwa studi klinis kecil membuktikan vaksin tersebut memiliki respons imunogenisitas yang aman.

4. Covaxin

Covaxin dari India juga tengah berada di tengah pengujian fase III. Laporan awal membuktikan bahwa vaksin tidak memberikan efek samping dan memicu tanggapan kekebalan yang cukup.

Sai D Prasad, President Quality Operations di Bharat Biotech dalam sebuah wawancara dengan India Today TV mengatakan bahwa perusahaan tersebut bertujuan untuk mendapatkan tingkat efektivitas lebih dari 60 persen.

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

5. Oxford-Astrazeneca

Para ahli dari Universitas Oxford merilis hasil sementara yang membuktikan bahwa vaksin itu lebih dari 70,4 perseb efektif dan berpotensi memberikan tingkat kemanjuran hingga 90 persen saat disuntikkan sebanyak dua dosis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksinolog : Rencanakan Pencegahan Penyakit dengan Vaksin

Vaksinolog : Rencanakan Pencegahan Penyakit dengan Vaksin

Health | Selasa, 24 November 2020 | 12:19 WIB

Mengintip Tim Ilmuwan di Balik Pengembangan Vaksin Covid-19 Oxford

Mengintip Tim Ilmuwan di Balik Pengembangan Vaksin Covid-19 Oxford

Tekno | Selasa, 24 November 2020 | 12:30 WIB

Pakar Imunisasi: Banyak Penyakit Menular Hilang Berkat Vaksin

Pakar Imunisasi: Banyak Penyakit Menular Hilang Berkat Vaksin

Health | Selasa, 24 November 2020 | 11:51 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB