Olahraga Lancarkan Metabolisme, Kurangi Risiko Diabetes hingga Peradangan

Selasa, 24 November 2020 | 15:39 WIB
Olahraga Lancarkan Metabolisme, Kurangi Risiko Diabetes hingga Peradangan
Ilustrasi peregangan. (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian baru menemukan bahwa olahraga singkat dapat secara signifikan meningkatkan tingkat metabolisme dalam tubuh. Metabolisme sendiri merupakan indikator masalah kesehatan fisik utama dalam tubuh.

Melansir dari Medical News Today, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Circulation menunjukkan bahwa ada keuntungan olahraga terhadap kesehatan seseorang terutama dalam tingkat metabolisme.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mencatat bahwa olahraga teratur dapat meningkatkan kesehatan otak, membantu mengatur berat badan, mengurangi risiko terkena berbagai penyakit, termasuk diabetes, kanker, dan penyakit kardiovaskular. Berolahraga juga memperkuat otot dan tulang, serta meningkatkan kesehatan mental.

“Banyak yang diketahui tentang efek olahraga pada sistem jantung, pembuluh darah, dan inflamasi tubuh, tetapi penelitian kami memberikan gambaran menyeluruh tentang dampak olahraga terhadap sistem metabolik dengan menghubungkan jalur metabolisme tertentu," kata Dr. Gregory Lewis, kepala seksi Gagal Jantung di Rumah Sakit Umum Massachusetts (MGH) dan penulis senior studi tersebut.

"Apa yang mengejutkan kami adalah bahwa olahraga singkatpun memiliki efek pada tingkat sirkulasi metabolit yang mengatur fungsi tubuh utama seperti resistensi insulin, stres oksidatif, reaktivitas vaskular, peradangan, dan umur panjang," imbuhnya.

Secara umum, para peneliti menemukan bahwa latihan singkat secara signifikan mengubah 80 persen metabolisme peserta penelitian. Hal ini yang kemudian berefek pada resistensi insulin sehingga menurunkan risiko diebates, stres oksidatif, reaktivitas vaskular, peradangan, dan umur panjang

Ilustrasi Olahraga (today.com)
Ilustrasi Olahraga (today.com)

"Kami mulai lebih memahami dasar molekuler tentang bagaimana olahraga memengaruhi tubuh dan menggunakan pengetahuan itu untuk memahami arsitektur metabolik di sekitar pola respons olahraga," kata Dr. Ravi Shah dari bagian Gagal Jantung dan Transplantasi di Divisi Kardiologi MGH.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI