alexametrics

Jelang Libur Natal, Filipina Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

M. Reza Sulaiman
Jelang Libur Natal, Filipina Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19
Ilustrasi Bendera Filipina. (Shutterstock)

Libur Natal dan Tahun Baru diwaspadai menjadi faktor penyebab lonjakan kasus Covid-19 di Filipina.

Suara.com - Libur Natal dan Tahun Baru diwaspadai menjadi faktor penyebab lonjakan kasus Covid-19 di Filipina.

Untuk itu, pemerintah Filipina berencana membuat strategi khusus untuk mengantisipasi lonjakan ini.

"DOH [Departemen Kesehatan] akan membuat rencana darurat jika terjadi lonjakan jumlah kasus. Sementara ini infeksi melambat, namun tidak berarti bahwa kita akan lalai atau berpuas diri," ujar Sekretaris Kesehatan Francisco Duque III, dilansir Anadolu Agency.

Sebelumnya, foto yang viral di media sosial menunjukkan bagaimana warga berkerumun di pusat komersial Divisoria di Manila, seiring musim berlibur yang semakin dekat.

Baca Juga: Semakin Membaik, Pasien yang Sembuh Covid-19 di Kaltim Tambah 132 Orang

Sementara Filipina adalah negara di Asia Tenggara dengan jumlah kasus Covid-19 tertinggi kedua, setelah Indonesia.

Sekretaris Keuangan Sonny Dominguez mengatakan pemerintah Filipina akan memperoleh dana dari tiga sumber untuk pembelian vaksin.

Dana akan diperoleh dari lembaga multilateral seperti Bank Pembangunan Asia dan Bank Dunia yang menyetujui pinjaman berbiaya rendah dan jangka panjang.

Sumber kedua dari dalam negeri, seperti Bank Tanah Filipina, Bank Pembangunan Filipina, dan perusahaan negara.

Sementara sisanya akan dipenuhi dari kerja sama bilateral dengan negara lain, seperti Inggris atau Amerika Serikat.

Baca Juga: Anies Evaluasi SKPD Setelah Hajatan Rizieq, Bakal Dicopot?

Komentar