Catat! Ini Lima Penyakit Bawaan yang Bikin Covid-19 Lebih Mematikan

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 27 November 2020 | 06:15 WIB
Catat! Ini Lima Penyakit Bawaan yang Bikin Covid-19 Lebih Mematikan
Ilustrasi Lima Penyakit Bawaan yang Bikin Covid-19 Lebih Mematikan. (Shutterstock)

Suara.com - Studi kasus pada pasien yang tertular virus corona baru menemukan bahwa orang tua dan mereka yang memiliki kondisi kesehatan yang sudah ada sebelumnya lebih sering mengalami gejala yang parah.

Menurut laporan tentang karakteristik pasien dari Institut Kesehatan Nasional Italia yang dirilis pada 17 Maret, pada awal pandemi, 99 persem pasien Covid-19 yang meninggal memiliki setidaknya satu kondisi yang sudah ada sebelumnya.

Dilansir dari Business Insider, kondisi berbeda yang sudah ada sebelumnya - termasuk penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit ginjal - ditemukan pada tingkat yang bervariasi di antara pasien yang meninggal.

Baru-baru ini, data yang dilaporkan ke Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit hingga 30 Mei menunjukkan penyakit jantung, penyakit paru-paru, dan diabetes termasuk di antara komorbiditas paling umum dengan Covid- 19.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Pasien dengan kondisi kesehatan yang mendasarinya 12 kali lebih mungkin meninggal karena Covid-19 dibandingkan dengan pasien sehat.

Inilah sejumlah penyakit bawaan yang membuat Covid-19 lebih mematikan.

Hipertensi

Hampir setengah dari semua orang Amerika memiliki tingkat tekanan darah tinggi, yang berarti mereka mungkin lebih rentan terhadap beberapa efek virus corona yang lebih berbahaya.

Menurut data negara, 56,7 persen pasien yang meninggal karena Covid-19 di New York juga memiliki tekanan darah tinggi. Di Lousiana, angka itu mencapai 59,8 persen per April.

baca juga
Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)
Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)

Dalam studi retrospektif terhadap lebih dari 2.800 pasien yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19 di Wuhan, China, mereka yang memiliki tekanan darah tinggi memiliki kemungkinan dua kali lebih besar untuk meninggal dibandingkan dengan pasien dengan tekanan darah normal.

Penyakit jantung

Segala jenis kondisi kardiovaskular dapat membuat pasien lebih rentan terhadap penyakit parah akibat virus.

Meski para ahli tidak yakin tentang mengapa orang dengan kesehatan kardiovaskular yang buruk berisiko lebih tinggi meninggal akibat virus, dokter percaya bahwa tekanan Covid-19 di paru-paru dapat membebani jantung juga.

Orang dengan masalah jantung mungkin juga memiliki sistem kekebalan yang lebih lemah, dan virus dapat berdampak negatif pada mereka yang memiliki plak di arteri mereka, menurut American Heart Association.

Fibrilasi atrium

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seberapa Penting Penerapan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata?

Seberapa Penting Penerapan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata?

Video | Kamis, 26 November 2020 | 20:40 WIB

CDC: Kasus Covid-19 AS Delapan Kali Lipat Lebih Banyak dari yang Tercatat

CDC: Kasus Covid-19 AS Delapan Kali Lipat Lebih Banyak dari yang Tercatat

Health | Kamis, 26 November 2020 | 20:52 WIB

Dilaksanakan di Masa Pandemi, PIMNAS Ke-33 Justru Diikuti Lebih Banyak Tim

Dilaksanakan di Masa Pandemi, PIMNAS Ke-33 Justru Diikuti Lebih Banyak Tim

Jogja | Kamis, 26 November 2020 | 20:40 WIB

Terkini

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

×