Sean Connery Pneumonia, Ternyata Ini Bisa Sebabkan Gagal Jantung!

Senin, 30 November 2020 | 10:12 WIB
Sean Connery Pneumonia, Ternyata Ini Bisa Sebabkan Gagal Jantung!
Sean Connery, James Bond pertama (Instagram/@seanconnerydaily)

Suara.com - Penyebab kematian pemeran James Bond pertama, Sean Connery akhirnya terungkap, yakni pneumonia dan gagal jantung. Informasi ini diperoleh dari sertifikat kematian Sean Connery.

Sertifikat kematian itu juga menunjukkan Sean Connery mengalami gagal napas akibat pneumonia dan fibrilasi atrium yang bisa menyebabkan gagal jantung.

Pneumonia adalah penyakit infeksi paru yang menyebabkan kantung udara di dalam paru meradang dan membengkak. Kondisi ini sering kali disebut dengan paru-paru basah karena paru dipenuhi oleh air atau cairan lendir.

Pneumonia yang semakin parah memang bisa menyebabkan sejumlah komplikasi medis, salah satunya gagal jantung.

Penelitian yang dilansir dari WebMD menunjukkan bahwa 20 persen orang yang dirawat di rumah sakit karena pneumonia juga memiliki masalah jantung.

Ilustrasi paru-paru, pneumonia (Pixabay/oracast)
Ilustrasi paru-paru, pneumonia (Pixabay/oracast)

Beberapa kemungkinan penyebabnya termasuk bakteri yang masuk ke jantung, stres akibat penyakit yang meningkatkan risiko masalah jantung atau tubuh tidak bisa mengirimkan cukup oksigen ke organ.

Keterikatan pneumonia dan masalah jantung lebih tinggi bila Anda sudah tua, sudah memiliki penyakit jantung dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Karena itu, Anda harus segera menerima bantuan medis bila mengalami kesulitan bernapas, detak jantung tidak normal, batuk lendir, mengi, kelelahan, bengkak di kaki atau perut, kehilangan nafsu makan dan kebingungan.

Selain gagal jantung, pneumonia juga bisa menyebabkan kegagalan pernapasan. Kondisi ini akan membuat pasokan oksigen ke darah tidak cukup atau membuang karbon dioksida dalam darah.

Baca Juga: Penyebab Orang dengan Kolesterol Tinggi Berisiko Terinfeksi Virus Corona

Hal ini termasuk kondisi serius karena organ membutuhkan oksigen untuk bekerja. Pasien pneumonia lebih berisiko mengalami gagal napas jika sistem kekebalannya lemah, memiliki riwayat sering minum alkohol dan lanjut usia (lansia).

Adapun gejala yang membutuhkan bantuan medis segera termasuk nafas cepat, detak jantung tidak teratur, kebingungan, kegelishan esktrim, kelelahan, berkeringat dan warna kebiruan pada kulit, ujung jari dan bibir biru.

Dokter bisa mengetahui Anda mengalami gagal napas atau tidak menggunakan alat sinar-X, CT scan, tes darah dan oksimeter denyut. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah memberinya oksigen melalui selang hidung atau alat yang dipasang di atas mulut dan hidung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI