Vidi Aldiano Sempat Pneumonia Sebulan Sebelum Meninggal, Ini Bahayanya bagi Pasien Kanker Ginjal

Agatha Vidya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:21 WIB
Vidi Aldiano Sempat Pneumonia Sebulan Sebelum Meninggal, Ini Bahayanya bagi Pasien Kanker Ginjal
Potret Vidi Aldiano (Instagram/vidialdiano)
baca 10 detik
  • Vidi Aldiano sempat menjalani rawat inap 10 hari akibat komplikasi pneumonia.

  • Kanker ginjal menurunkan imunitas tubuh sehingga infeksi paru menjadi sangat fatal.

  • Waspadai gejala sesak napas dan batuk berdahak pada pasien berisiko tinggi.

Suara.com - Sebulan sebelum dikabarkan meninggal dunia pada 7 Maret 2026, penyanyi Vidi Aldiano ternyata sempat berjuang melawan komplikasi paru-paru.

Hal ini terungkap dari pesan singkat antara Vidi Aldiano pada 9 Februari 2026 yang lalu yang diunggah di Instagram Daniel Mananta.

Dalam pesan tersebut, pelantun "Status Palsu" ini mengabarkan baru saja pulang setelah menjalani rawat inap selama 10 hari akibat pneumonia.

Vidi mengaku kondisinya harus benar-benar steril, bahkan ia sebenarnya belum diizinkan pulang oleh dokter tetapi dirinya sudah merasa jenuh terus berada di rumah sakit.

"Aku baru bangeet balik ke rumah nih after 10 days of opname. Masih harus steril karena pneumonia," pesan Vidi Aldiano pada Daniel Mananta yang menanyakan kabarnya.

Hubungan Fatal Kanker Ginjal dan Pneumonia

Bagi masyarakat awam, pneumonia mungkin terdengar seperti infeksi paru biasa. Namun, bagi pasien dengan gangguan ginjal kronis atau kanker ginjal stadium lanjut, pneumonia adalah ancaman nyawa yang sangat serius.

Kanker ginjal menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun drastis (imunosupresi). Kondisi ini membuat tubuh kesulitan melawan bakteri atau virus.

Selain itu, gangguan fungsi ginjal dapat memicu penumpukan racun dalam darah (uremia) yang mengganggu kerja sel darah putih, sehingga infeksi paru lebih mudah masuk dan berkembang menjadi parah.

baca juga

Mengapa Lebih Mematikan daripada Penyakit Lain?

Penelitian menunjukkan bahwa risiko pneumonia pada pasien ginjal jauh lebih tinggi dibandingkan penderita diabetes atau penyakit paru lainnya.

Pasien dengan gangguan ginjal memiliki risiko dirawat inap akibat pneumonia 2,17 kali lebih tinggi dibandingkan orang sehat.

Beberapa faktor yang membuat kondisi ini fatal antara lain:

  1. Imunitas yang Lumpuh: Kanker dan uremia merusak monosit serta limfosit T dan B yang berfungsi sebagai pasukan pertahanan tubuh.
  2. Bakteri Kebal Obat: Pasien kanker sering kali terinfeksi bakteri multiresisten (MDR) seperti Acinetobacter baumannii. Bakteri ini kebal terhadap berbagai jenis antibiotik, sehingga pengobatannya sangat sulit.
  3. Komplikasi Ginjal Akut: Pneumonia berat dapat memicu syok septik yang menyebabkan ginjal kekurangan oksigen, memperparah kondisi gagal ginjal yang sudah ada.

Waspadai Gejala Pneumonia pada Pasien Berisiko

Gejala pneumonia pada pasien kanker sering kali muncul lebih intens dan memerlukan observasi ketat. Segera hubungi dokter jika muncul tanda-tanda berikut ini:

  1. Demam tinggi disertai menggigil.
  2. Batuk berdahak kental, bahkan terkadang bercampur darah.
  3. Sesak napas hebat dan napas pendek terengah-engah.
  4. Nyeri dada yang tajam saat menarik napas.
  5. Kelelahan ekstrem dan penurunan kesadaran (terutama pada pasien lemah).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Janji Haji Bareng Vidi Aldiano, Yura Yunita Langsung Terbang dari Madinah Demi Hadiri Pemakaman

Janji Haji Bareng Vidi Aldiano, Yura Yunita Langsung Terbang dari Madinah Demi Hadiri Pemakaman

Entertainment | Minggu, 08 Maret 2026 | 11:58 WIB

Isak Tangis Keluarga dan Sahabat Iringi Pemakaman Vidi Aldiano

Isak Tangis Keluarga dan Sahabat Iringi Pemakaman Vidi Aldiano

Entertainment | Minggu, 08 Maret 2026 | 11:37 WIB

Vidi Aldiano Meninggal di Bulan Ramadan dan Momen Nuzulul Quran, Apa Maknanya?

Vidi Aldiano Meninggal di Bulan Ramadan dan Momen Nuzulul Quran, Apa Maknanya?

Lifestyle | Minggu, 08 Maret 2026 | 11:27 WIB

Usai Saksikan Napas Terakhir Vidi Aldiano, Nadin Amizah Tetap Hibur Penonton Sambil Tahan Tangis

Usai Saksikan Napas Terakhir Vidi Aldiano, Nadin Amizah Tetap Hibur Penonton Sambil Tahan Tangis

Entertainment | Minggu, 08 Maret 2026 | 11:10 WIB

Kisah Cinta Vidi Aldiano dan Sheila Dara yang Dipisahkan oleh Maut

Kisah Cinta Vidi Aldiano dan Sheila Dara yang Dipisahkan oleh Maut

Lifestyle | Minggu, 08 Maret 2026 | 11:09 WIB

4 Potret Foto Keluarga Vidi Aldiano setiap Ramadan yang Unik, Selalu Dinanti!

4 Potret Foto Keluarga Vidi Aldiano setiap Ramadan yang Unik, Selalu Dinanti!

Lifestyle | Minggu, 08 Maret 2026 | 11:04 WIB

Terkini

Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta

Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 16:18 WIB

Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa

Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa

Jogja | Rabu, 16 September 2026 | 16:16 WIB

Disimpan di Gudang Jakut, Penyelundupan Kacang Tanah 49,50 Ton Asal India Terbongkar

Disimpan di Gudang Jakut, Penyelundupan Kacang Tanah 49,50 Ton Asal India Terbongkar

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:13 WIB

Sudah Sukses, Jangan Lupa! Alumni Penerima KIP Kuliah Diminta Balas Budi ke Adik Kelas

Sudah Sukses, Jangan Lupa! Alumni Penerima KIP Kuliah Diminta Balas Budi ke Adik Kelas

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:12 WIB

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Kepergok Curi Sawit-Bacok Warga, Pria Ini Ditangkap saat Sembunyi Bersama Istri Siri

Kepergok Curi Sawit-Bacok Warga, Pria Ini Ditangkap saat Sembunyi Bersama Istri Siri

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Peneliti Ubah Kotoran Sapi Menjadi Bahan Baku Lilin: Bagaimana Caranya?

Peneliti Ubah Kotoran Sapi Menjadi Bahan Baku Lilin: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Prabowo: Kalau Tak Kuat Jadi Petugas Rakyat, Harus Minggir

Prabowo: Kalau Tak Kuat Jadi Petugas Rakyat, Harus Minggir

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:09 WIB

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 16:06 WIB

Tas Multifungsi Jadi Andalan, Siluet Clean dengan Material Leather Kian Diminati

Tas Multifungsi Jadi Andalan, Siluet Clean dengan Material Leather Kian Diminati

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:05 WIB

×