Kemenkes Bongkar Biaya Harian Rawat Pasien Covid-19, Sampai Belasan Juta!

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 01 Desember 2020 | 13:05 WIB
Kemenkes Bongkar Biaya Harian Rawat Pasien Covid-19, Sampai Belasan Juta!
Ilustrasi pasien covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengungkapkan biaya pengobatan pasien Covid-19 di rumah sakit per hari.

Staf ahli bidang Ekonomi Kesehatan Kemenkes dr. H. Mohammad Subuh, MPPM. mengatakan bahwa biaya yang dibutuhkan tergantung dari kondisi pasien bersangkutan.

Tapi idealnya, penggunaan ruang intensive care unit atau ICU per hari adalah Rp 15 juta. ICU sendiri digunakan jika pasien Covid-19 memiliki komorbid (penyakit penyerta) dan bergejala berat.

"ICU per hari 15 juta, kali aja berapa hari dia dirawat, 7 hari udah ratusan juta. Apalagi menggunakan ventilator. Kemudian kalau dia positif tapi dengan komorbid misalnya diebetes, jantung, gangguan paru tambah lagi itu rata-rata per hari dua juta. Jadi 17 juta per hari," paparnya dalam dialog produktif Vaksinasi: Pencegahan vs Pengobatan, Selasa (1/12/2020). 

Sementara jika pasien hanya perlu menjalani perawatan isolasi karena tanpa gejala, biaya dipastikan akan jauh lebih murah.

"Kalau isolasi tanpa gejala, kita lakukan pengawasan seperti di Wisma Atlet, saya rasa biayanya lebih murah. Tapi kalau dia gejala kemudian membutuhkan perawatan mungkin lebih mahal," kata Subuh lagi.

Ia menyampaikan bahwa biaya itu ditanggung penuh oleh pemerintah, sesuai dengan keputusan Menteri Kesehatan no. 413 tahun 2020. Penanggungan biaya juga bisa dilakukan jika pasien dirawat di rumah sakit swasta, dengan catatan rumah sakit bersedia menerima pasien Covid-19.

"Itu diatur dalam keputusan Menkes nomor 413 tahun 2020. Jadi bagi pasien yang suspect dirawat rumah sakit mana pun maka akan dibiayi negara. Jadi selama rumah sakit menerima rujukan untuk perawatan Covid. Jadi tidak di rumah sakit pemerintah saja, swasta juga selama dia menerima perawatan pasien covid, negara akan bayar sesuai hitungan pemerintah," ujarnya. 

Ia menyebut, penanggungan biaya itu bukan jadi beban bagi negara. Tetapi justru kewajiban negara terhadap masyarakat. Hanya saja, pembiayaan tersebut perlu disesuaikan dengan batasan sumber daya yang dimiliki pemerintah.

baca juga

"Bukan jadi beban bagi negara tapi kewajiban bagi negara. Bahkan Menteri Keuangan sudah bilang 'kalau kurang kami tambah'. Tapi kami punya batasan dengan limited resource. Makanya bagaimana kita kelola resource yang benar-benar ada ini kita optimalkan tidak terlalu sakit nantinya dengan cara-cara upaya pencegahan," pungkas Subuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Didominasi Orang Bergejala, RSD Wisma Atlet Rawat 3.339 Pasien Corona

Didominasi Orang Bergejala, RSD Wisma Atlet Rawat 3.339 Pasien Corona

Jakarta | Selasa, 01 Desember 2020 | 09:54 WIB

Pasien COVID-19 di DIY Terancam Tak Bisa Ikut Pilkada 2020

Pasien COVID-19 di DIY Terancam Tak Bisa Ikut Pilkada 2020

Jogja | Senin, 30 November 2020 | 18:40 WIB

Tempat Tidur Pasien Covid-19 Hampir Penuh, Pemkot Lirik Stadion GBLA

Tempat Tidur Pasien Covid-19 Hampir Penuh, Pemkot Lirik Stadion GBLA

Jabar | Senin, 30 November 2020 | 17:33 WIB

Terkini

Seni Menghadapi Drama Teman Kantor yang Suka Ambil Hati Hal-Hal Sepele

Seni Menghadapi Drama Teman Kantor yang Suka Ambil Hati Hal-Hal Sepele

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:35 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir dan Hoki Berdatangan

4 Shio Paling Beruntung 3 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir dan Hoki Berdatangan

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

×