Susah Punya Anak, Pasangan Ini Adopsi Embrio yang Sudah Dibekukan 20 Tahun!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 02 Desember 2020 | 15:08 WIB
Susah Punya Anak, Pasangan Ini Adopsi Embrio yang Sudah Dibekukan 20 Tahun!
Ilustrasi bayi (Unsplash/Liane)

Suara.com - Pasangan Kris dan Emily Burns memiliki buah hati dari adopsi embrio yang mereka lakukan setelah divonis mandul lebih dari dua tahun lalu. Mereka memutuskan mengadopsi embrio usai menjalani kontrol dengan dokter yang tak terhitung jumlahnya dan ribuan dolar melayang, tapi mereka tetap tidak bisa punya anak.

Uniknya, embrio yang mereka adopsi ternyata sudah dibekukan selama 20 tahun lamanya di laboratorium. Terkadang kenyataan ini membuat Burns tidak percaya.

"Ada waktu ketika aku, seperti (tidak percaya), dia dibekukan dalam waktu dua puluh tahun dan sekarang dia berlarian di ruang tamu kami," ujar Emily, dilansir Insider.

Embrio ini sekarang tumbuh menjadi anak laki-laki bernama Ellis.

Pasangan asal Louisville, Kentucky, ini sepakat untuk terbuka dengan putranya tentang kisah pembuahannya dan bagaimana mereka tumbuh menjadi keluarga.

Keluarga Burns (YouTube/WHAS11)
Keluarga Burns (YouTube/WHAS11)

"Itu tidak akan pernah menjadi rahasia," sambungnya.

Apa itu adopsi embrio?

Berdasarkan National Registry for Adoption AS, adopsi embrio merupakan proses di mana pasangan yang telah mendonorkan embrio mereka untuk dibekukan dan 'dipindahkan' ke pasangan angkat.

Kemungkinan besar keluarga angkat tidak akan tahu keluarga penyumbang. Jika cocok, proses Frozen Embryo Transfer (FET) akan dilakukan.

Menurut pemfasilitas pertama adopsi embrio Nightlight Christian Adoption, ada tingkat keberhasilan hamil secara alami dalam satu tahun percobaan, dikelompokkan berdasarkan usia:

- Wanita berusia 20 hingga 24 tahun memiliki peluang 86%.
- Wanita berusia 25 hingga 29 tahun memiliki peluang 78%.
- Wanita berusia 30 hingga 34 memiliki peluang 63%.
- Wanita berusia 35 hingga 39 tahun memiliki peluang 52%.
- Wanita berusia 40 hingga 44 tahun memiliki peluang 36%.
- Wanita berusia 45 hingga 49 tahun memiliki peluang 5%.
- Wanita yang lebih tua dari 50 memiliki peluang kurang dari 1%.

Namun, tidak ada aturan yang tegas dan cepat tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk hamil. Ini hanyalah gambaran dari peluang. Setiap wanita berbeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertama Kalinya, Ilmuwan Ungkap Penampakan Embrio Dinosaurus

Pertama Kalinya, Ilmuwan Ungkap Penampakan Embrio Dinosaurus

Tekno | Minggu, 30 Agustus 2020 | 14:15 WIB

3 Potret Zaskia Sungkar Jalani Transfer Embrio, Perut Dihujani Ciuman Suami

3 Potret Zaskia Sungkar Jalani Transfer Embrio, Perut Dihujani Ciuman Suami

Entertainment | Kamis, 30 Juli 2020 | 11:35 WIB

Zaskia Sungkar Sudah Transfer Embrio, Tinggal Tunggu Hasil

Zaskia Sungkar Sudah Transfer Embrio, Tinggal Tunggu Hasil

Entertainment | Senin, 27 Juli 2020 | 16:38 WIB

Terkini

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB