WHO Buat Pedoman Baru Pemakaian Masker selama Pandemi

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 03 Desember 2020 | 14:34 WIB
WHO Buat Pedoman Baru Pemakaian Masker selama Pandemi
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan pedoman baru mengenai pemakaian masker dalam upaya melindungi diri dari virus corona Covid-19 untuk pertama kalinya selama hampir 6 bulan pandemi.

Dalam pedoman baru ini, WHO menyarankan penggunaan masker sebagai bagian dari tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran virus corona Covid-19.

"Penggunaan masker dengan baik dan benar pun tidak memberikan perlindungan yang cukup. Tindakan pencegahan dan pengendalian infeksi lainnya, seperti mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari menyentuh wajah, sirkulasi udara yang baik dan isolasi tetap diperlukan," kata pedoman tersebut dikutip dari Fox News.

Tapi sekarang, WHO mengatakan tingkat efektivitas masker sebagai langkah perlindungan diri tergantung pada jenis maskernya.

Masker bisa digunakan dengan baik untuk melindungi orang yang sehat dan mencegah penularan virus corona tergantung pada jenis maskernya.

Ilustrasi masker N95. (Unsplash)
Ilustrasi masker N95. (Unsplash)

WHO merekomendasikan semua orang yang mengalami gejala mirip virus corona atau sudah dinyatakan positif Covid-19 wajib memakai masker saat berhadapan dengan orang lain.

Tak hanya itu, mereka juga perlu memperhatikan cara penggunaan, penyimpanan, pembersihan, dan pembuangannya secara tepat untuk menjaga efektivitasnya.

Saat ini WHO menyarankan untuk menggunakan pendekatan berbasis risiko terkait penggunaan masker di masa pandemi virus corona Covid-19.

"WHO menyarankan masyarakat memakai masker nonmedis di tempat kerja bersama dalam ruangan, sekolah maupun di luar ruangan meski bisa mengatur jarak fisik 1 meter, baik di daerah yang diduga sumber penularan virus corona maupun tidak," lanjut pedoman tersebut.

Jika Anda berada di dalam ruangan dengan sejumlah orang dan ventilasi udara dirasa cukup baik, WHO menyarankan masyarakat umum harus memakai masker nonmedis, terlepas dari semua orang bisa menjaga jarak fisik atau tidak.

Sementara itu, WHO juga menyarankan anak-anak di bawah usia 5 tahun tidak perlu memakai masker. Sebelumnya, banyak orang yang memakaikan masker pada anak-anak balita.

"Anak-anak usia 5 tahun baiknya tidak memakai masker untuk mencegah penularan virus corona Covid-19. Bagi anak-anak usia 6 sampai 11 tahun, pendekatan berbasis risiko mengharuskan penggunaan masker," jelas WHO.

Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam pendekatan berbasis risiko, termasuk intensitas penularan virus corona, kapasitas anak untuk mematuhi penggunaan masker, lingkungan sosial dann budaya setempat, aturan khusus bagi rumah tangga yang memiliki lansia serta pengawasan orang dewasa.

Saat ini kasus virus corona Covid-19 masih terus meningkat secara global maupun di Indonesia sendiri. WHO juga terus waspada jika semakin banyak orang beranggapan face shield dianggap setara dengan masker.

Karena, sekarang ini banyak orang memakai face shield untuk melindungi diri dari tetesan pernapasan atau mengendalikan sumber penularan virus corona. Apalagi face shield ini dianggap lebih mudah dipakai daripada masker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Vaksin Pfizer Harus Disimpan di Suhu -70 Derajat Celcius?

Kenapa Vaksin Pfizer Harus Disimpan di Suhu -70 Derajat Celcius?

Health | Kamis, 03 Desember 2020 | 11:56 WIB

Vaksin Covid-19 Tak Diprioritaskan Bagi Ibu Hamil dan Anak, Ini Sebabnya!

Vaksin Covid-19 Tak Diprioritaskan Bagi Ibu Hamil dan Anak, Ini Sebabnya!

Health | Kamis, 03 Desember 2020 | 11:26 WIB

Ahli Sebut Vaksin Pfizer Beri Kekebalan Terhadap Virus Corona Selama 7 Hari

Ahli Sebut Vaksin Pfizer Beri Kekebalan Terhadap Virus Corona Selama 7 Hari

Health | Kamis, 03 Desember 2020 | 10:40 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB