Manfaat Kesehatan Sup Tomat, Salah Satunya Tingkatkan Kesuburan Pria

Vania Rossa | Luthfi Khairul Fikri | Suara.com

Sabtu, 05 Desember 2020 | 16:13 WIB
Manfaat Kesehatan Sup Tomat, Salah Satunya Tingkatkan Kesuburan Pria
Ilustrasi sup tomat. (sumber: Shutterstock)

Suara.com - Siapa yang tak mengenal tomat. Selain menjadi garnish atau pelengkap dalam sajian makanan, tomat juga bisa dioah menjadi sup tomat. Menurut para peneliti, menikmati sup tomat merupakan cara yang lezat untuk memanfaatkan tomat secara maksimal. Terlebih, di musaim hujan seperti sekarang ini. Lalu, apa manfaat kesehatan di balik sup tomat? Simak deretan manfaatnya, seperti dilansir dari Healthline, Sabtu (5/12/2020).

1. Bergizi tinggi
Tomat (Solanum lycopersicum) memiliki kalori yang relatif sedikit, tetapi mengandung nutrisi yang bermanfaat. Berikut adalah profil nutrisi dari satu tomat mentah berukuran besar (182 gram):

  • Kalori: 33
  • Karbohidrat: 7 gram
  • Serat: 2 gram
  • Protein: 1,6 gram
  • Lemak: 0,4 gram
  • Vitamin C: 28% dari nilai harian
  • Vitamin K: 12% dari nilai harian
  • Vitamin A: 8% dari nilai harian
  • Kalium: 9% dari nilai harian

2. Kaya akan antioksidan
Antioksidan adalah senyawa yang membantu menetralkan efek berbahaya dari stres oksidatif. Ini terjadi ketika molekul perusak sel yang disebut radikal bebas terakumulasi di dalam tubuh.

Mengonsumsi antioksidan telah dikaitkan dengan penurunan risiko kanker dan penyakit terkait peradangan, seperti obesitas dan penyakit jantung.

Selain itu, penelitian telah menunjukkan bahwa aksi antioksidan vitamin C dan flavonoid dapat membantu melindungi dari diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan penyakit otak.

3. Memiliki sifat melawan kanker
Tomat diyakini memiliki khasiat melawan kanker karena kandungan likopennya yang tinggi, termasuk efektif melawan kanker prostat dan kanker payudara.

Kanker prostat adalah penyebab utama kelima kematian terkait kanker secara global, dan kanker yang paling sering terdiagnosis kedua di antara pria.

Berbagai penelitian telah menemukan hubungan langsung antara asupan likopen yang tinggi, khususnya dari tomat yang dimasak, dan penurunan risiko kanker prostat.

Penelitian menunjukkan bahwa likopen dapat menyebabkan kematian sel kanker. Ini juga dapat memperlambat pertumbuhan tumor dalam proses yang disebut anti-angiogenesis.

Mengonsumsi karotenoid dalam jumlah yang lebih tinggi dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara hingga 28%. Karotenoid ini termasuk alfa karoten, beta karoten, dan likopen.

4. Meningkatkan kesehatan kulit dan penglihatan
Menikmati semangkuk sup tomat juga dapat bermanfaat bagi kesehatan mata dan kulit Anda. Dalam hal kesehatan kulit, beta karoten dan likopen dapat melindungi Anda dari sengatan matahari dengan menyerap sinar ultraviolet (UV) untuk meningkatkan pertahanan kulit terhadap kerusakan yang disebabkan oleh UV.

Dalam satu penelitian, 149 orang dewasa sehat diberi suplemen yang mengandung 15 mg likopen, 0,8 mg beta karoten, dan beberapa antioksidan tambahan. Studi tersebut menemukan bahwa suplemen secara signifikan melindungi kulit peserta dari kerusakan akibat sinar UV.

Selain itu, makanan seperti tomat yang kaya karotenoid dan vitamin A juga dapat bermanfaat bagi kesehatan mata. Makan tomat telah dikaitkan dengan penurunan risiko degenerasi makula terkait usia, atau kehilangan penglihatan seiring bertambahnya usia.

Sekali lagi, efek perlindungannya tampaknya berasal dari sifat antioksidannya, yang mengurangi stres oksidatif di makula, bagian penting dari mata. Selain itu, tubuh mengubah beta karoten menjadi retinol, senyawa penting untuk penglihatan.

5. Meningkatkan kesehatan tulang
Osteoporosis adalah penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kerapuhan dan patah tulang. Ini dianggap sebagai salah satu komplikasi postmenopause yang paling penting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alamak, Covid-19 Juga Bisa Menyerang Kesuburan Pria

Alamak, Covid-19 Juga Bisa Menyerang Kesuburan Pria

Health | Jum'at, 27 November 2020 | 07:05 WIB

Termasuk Kurangi Kedelai, Simak 3 Pola Makan Tingkatkan Kesuburan Pria

Termasuk Kurangi Kedelai, Simak 3 Pola Makan Tingkatkan Kesuburan Pria

Health | Sabtu, 14 November 2020 | 05:30 WIB

Tingkatkan Kesuburan Pria, 4 Aktivitas Ini Bisa Menyehatkan Produksi Sperma

Tingkatkan Kesuburan Pria, 4 Aktivitas Ini Bisa Menyehatkan Produksi Sperma

Health | Kamis, 24 September 2020 | 13:47 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB