Peran Penting Posyandu di Masa Pandemi

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 07 Desember 2020 | 11:00 WIB
Peran Penting Posyandu di Masa Pandemi
Ilustrasi - Tes cepat massal yang dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

Suara.com - Berdasarkan pada data 2019, terdapat 298.058 Posyandu dan baru 65,42 persen yang aktif. Angka ini masih jauh dari target nasional yaitu 80 persen. Pada 2020, cakupan diperkirakan turun karena di masa pandemi kegiatan Posyandu sebagian besar dihentikan.

Aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) juga menjadi penyebab terbatasnya bahkan tidak adanya pelayanan di Posyandu demi menghindari terjadinya kerumunan orang karena berpotensi terhadap terjadinya penularan. Vakumnya pelayanan di Posyandu sementara berdampak pada tidak terpantaunya kondisi ibu hamil dan balita yang merupakan kelompok rentan. Imbasnya, pemantauan perkembangan balita pun tertunda.

Langkah awal yang paling penting untuk mendapatkan anak yang sehat dan cerdas adalah dengan pemenuhan gizi pada anak sejakdini, yaitu saat masih dalam kandungan sampai anak berusia 2 tahunatau yang dikenal dengan 1.000 hari pertama kehidupan. Makanan selama periode tersebut dapat mempengaruhi fungsi intelektual, memori, konsentrasi dan emosi anak di kemudian hari.

“Posyandu berperan memantau tumbuh kembang anaksejak dalam kandungan hingga kesehatan ibu menyusui. Jika Posyandu tidak berjalan, berarti akan menunda memantau kondisi dari 1.000 hari pertama kehidupan,” ujar Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan.

Mengingat pentingnya peran Posyandu, maka aktivitas pemantauan pertumbuhan balita sebagai bagian dari program pencegahan stunting tetap harus dijalankan. Jaminan pelayanan kesehatan kepada balita dan ibu hamil melalui kegiatan Posyandu tersebut sesuai arahan Presiden Joko Widodo pada Rapat Terbatas 5 Agustus2020. Kala itu Presiden meminta agar Posyandu dibuka kembali dengan memerhatikan protokol kesehatan.

Posyandu yang terletak pada daerah zona merah, zona oranye, dan zona kuning tidak dapat melakukan kegiatan hari buka Posyandu. Meski demikian, tetap melakukan fungsi penggerakan agar masyarakat melakukan kegiatan utama yaitu kesehatan ibu dan anak, gizi, imunisasi, keluarga berencana, serta peningkatan perilakuhidup sehat dan kegiatan tambahan. Kegiatan tersebut dapat dilakukan secara mandiri, janji temu kunjungan rumah, atau janji temu di fasilitas pelayanan kesehatan yang harus melakukan konsultasi atau pemeriksaan langsung dengan tenaga kesehatan.

Kegiatan lain yang tidak kalah penting adalah melaksanakan surveilans kesehatan berbasis masyarakat di Posyandu. Hasil surveilans akan sangat membantu dalam menyusun intervensi kegiatan di masa pandemi di wilayah kerja Posyandu karena dapat menjadi data dasardalam mengubah perilaku masyarakat yang tentu harus dikerjakan bersama dengan Satuan Tugas di wilayah desa/kecamatan/RW/RT.

Kepala Puskesmas Wanasari dr. Kristina Br Ginting mengungkapkan, kader Posyandu sangat membantu dalam menyukseskan kegiatan Posyandu di masa pandemi. Para kader mendatangi rumah sasaran yang tidak datang ke Posyandu untuk memperoleh informasi kondisi balita melalui janji temu sebelumnya.

Selain itu, keberadaan Posyandu juga bisa meningkatkan pemberdayaan masyarakat. Hal ini dilakukan melalui tiga hal, yakni peran serta masyarakat sekitar dalam persiapan dan pelaksanaan haribuka Posyandu, pemberian budidaya ikan dalam ember (budikdamber) untuk dikelola bersama, dan peningkatan peran lembaga yang ada.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Tunjuk 5 Jubir Terkait Vaksinasi, Ini Nama dan Tugasnya

Pemerintah Tunjuk 5 Jubir Terkait Vaksinasi, Ini Nama dan Tugasnya

News | Senin, 07 Desember 2020 | 10:59 WIB

MUI Depok: Calon Wali Kota Bagi-bagi Duit dan Sembako Masuk Neraka!

MUI Depok: Calon Wali Kota Bagi-bagi Duit dan Sembako Masuk Neraka!

Jakarta | Senin, 07 Desember 2020 | 10:59 WIB

Bagaimana Pasien Covid-19 Gunakan Hak Suara di Pilkada Kabupaten Bandung?

Bagaimana Pasien Covid-19 Gunakan Hak Suara di Pilkada Kabupaten Bandung?

Jabar | Senin, 07 Desember 2020 | 10:58 WIB

Vivo X60 Muncul di Sertifikasi 3C, Gunakan Fast Charging 33W?

Vivo X60 Muncul di Sertifikasi 3C, Gunakan Fast Charging 33W?

Tekno | Senin, 07 Desember 2020 | 11:00 WIB

Contoh Teks Anekdot dan Pengertiannya

Contoh Teks Anekdot dan Pengertiannya

News | Senin, 07 Desember 2020 | 10:57 WIB

Vaksin Sinovac Datang, Pemerintah RI: Terima Kasih China

Vaksin Sinovac Datang, Pemerintah RI: Terima Kasih China

News | Senin, 07 Desember 2020 | 10:57 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×