Studi: Kurang Aktivitas, Pandemi Covid-19 Mengubah Kebiasaan Anak-Anak

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 07 Desember 2020 | 13:04 WIB
Studi: Kurang Aktivitas, Pandemi Covid-19 Mengubah Kebiasaan Anak-Anak
Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona Covid-19 memberikan dampak pada semua lapisan masyarakat, termasuk anak-anak. Dalam hal ini para peneliti menemukan bahwa pandemi Covid-19 mengubah aktivitas anak-anak, seperti waktu mereka di depan layar, makan, dan rutinitas tidur.

Perubahan pada anak-anak tersebut dinyatakan dalam penltiain yang diterbitkan pada medRxiv dan belum diperiksa oleh rekan sejawat. Studi ini dilakukan oleh peneliti Universitas Birmingham, Universitas Glasgow, dan Universitas Bristol.

Melansir dari News Medical, para orang tua melaporkan bahwa anak-anak lebih banyak mengonsumsi makanan ringan. Mereka juga menghabiskan lebih banyak waktu untuk menyiapkan makanan dan makan bersama.

Selain itu, para orang tua melaporkan berkurangnya aktivitas fisik anak-anak. Mereka juga cenderung menghabiskan lebih banyak waktu menggunakan gadget dan komputer.

Karena kebanyakan anak tidak diperbolehkan keluar, tingkat aktivitas fisik mereka berkurang. Namun, di beberapa rumah tangga yang anak-anaknya memiliki saudara kandung, mereka masih bisa bermain.

Ilustrasi anak bosan. (Shutterstock)
Ilustrasi anak bosan. (Shutterstock)

Studi tersebut menyoroti pentingnya bimbingan dan dukungan untuk keluarga selama masa pembatasan Covid-19. Hal ini dapat membantu anak-anak mempertahankan aktivitas, makan, waktu layar, dan rutinitas tidur yang sehat untuk anak-anak mereka.

Selain itu, membimbing anak-anak selama waktu ini dapat memastikan bahwa kebiasaan tidak sehat tidak diterapkan dan bertahan setelah pandemi.

Lima Cara Atasi Bosan Anak selama di Rumah

Berikut beberapa tips kegiatan yang mungkin bisa Anda lakulan di rumah bersama anak-anak, antara lain:

1. Bekreasi Lewat Seni
2. Mencoba resep masalan yang baru bersama anak
3. Mengajak anak berkebun
4. Menonton film favoritnya
5. Berolahraga dan berjemur di teras rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1,2 Juta Vaksin Covid-19 Buatan China Tiba di Indonesia

1,2 Juta Vaksin Covid-19 Buatan China Tiba di Indonesia

Riau | Senin, 07 Desember 2020 | 12:15 WIB

Dirjen WHO Ingatkan Pentingnya Investasi Kesehatan untuk Hadapi Pandemi

Dirjen WHO Ingatkan Pentingnya Investasi Kesehatan untuk Hadapi Pandemi

Health | Senin, 07 Desember 2020 | 11:51 WIB

Hanya dalam 2 Minggu, Kurang Aktivitas Fisik Dapat Berefek pada Kesehatan

Hanya dalam 2 Minggu, Kurang Aktivitas Fisik Dapat Berefek pada Kesehatan

Health | Senin, 07 Desember 2020 | 12:03 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB